NEAR Protocol Mengintegrasikan Litecoin melalui Intents untuk Swap Lintas-Rantai yang Mulus

Pasar
Diperbarui: 11/12/2025 09:11

Dalam lanskap blockchain yang berkembang pesat saat ini, interoperabilitas lintas rantai telah menjadi pendorong utama pertumbuhan industri. Baru-baru ini, NEAR Protocol mencapai tonggak penting dengan mengintegrasikan Litecoin melalui arsitektur Intents yang inovatif, memungkinkan pengguna untuk menukar Litecoin dengan mata uang kripto lain secara langsung di dalam ekosistem NEAR.

Terobosan ini memanfaatkan teknologi chain abstraction NEAR, sehingga pengguna cukup menyampaikan keinginan transaksi mereka tanpa perlu memikirkan detail teknis yang rumit—menghadirkan pengalaman multichain yang benar-benar mulus.

01 NEAR Intents: Penggerak Utama Chain Abstraction

Sejak diluncurkan pada November 2024, NEAR Intents telah menjadi komponen inti dari kerangka kerja chain abstraction NEAR.

Pada dasarnya, ini adalah infrastruktur transaksi jenis baru yang memungkinkan pengguna menentukan hasil transaksi yang diinginkan tanpa harus terjun ke kompleksitas teknis.

Sebagai contoh, seorang pengguna cukup menyatakan, "Tukar Litecoin dengan token NEAR pada kurs terbaik yang tersedia," dan sistem akan secara otomatis menangani seluruh proses rumit di balik layar.

Proses ini didukung oleh jaringan solver khusus. Para solver ini bersaing untuk memenuhi intent pengguna dengan cara paling efisien, sehingga sangat menyederhanakan operasi lintas rantai yang kompleks.

Baru-baru ini, NEAR Intents mencatat pertumbuhan aktivitas yang signifikan, dengan volume transaksi harian melebihi $200 juta dan biaya terkait melampaui $400.000.

02 Chain Abstraction: Gerbang Terpadu Menuju Dunia Multichain

Chain abstraction merupakan solusi inovatif NEAR Protocol terhadap fragmentasi blockchain, memungkinkan pengguna maupun pengembang berinteraksi dengan berbagai blockchain hanya melalui satu akun NEAR.

Baik itu Ethereum, Bitcoin, Solana, maupun Litecoin yang baru saja terintegrasi, pengguna tidak perlu lagi berganti dompet, mengelola token gas lintas rantai, atau bahkan mengetahui jaringan mana yang sedang digunakan.

Dari sisi teknis, chain abstraction didukung oleh chain signatures—sistem kriptografi multi-chain yang memungkinkan akun NEAR menandatangani dan mengirim transaksi ke blockchain mana pun yang didukung.

Artinya, pengguna hanya perlu memiliki akun NEAR untuk dengan mudah mengelola dan berinteraksi dengan berbagai aset kripto, termasuk Litecoin.

03 Nightshade Sharding: Fondasi Performa Tinggi

Kemampuan NEAR Protocol dalam mendukung operasi lintas rantai yang efisien berakar pada teknologi intinya—Nightshade sharding.

Sharding membagi jaringan blockchain menjadi beberapa shard paralel yang memproses transaksi secara independen, sehingga kapasitas jaringan dapat meningkat mengikuti permintaan.

Per tahun 2025, NEAR mengoperasikan 8 shard aktif. Berkat pembaruan terbaru, NEAR mampu mencapai finalitas transaksi dalam waktu sekitar 600 milidetik—salah satu kecepatan tercepat di ranah Web3.

NEAR juga telah memperkenalkan stateless validation, memungkinkan validator memproses transaksi tanpa harus menyimpan seluruh state dari setiap shard. Hal ini tidak hanya menurunkan kebutuhan perangkat keras, tetapi juga semakin meningkatkan desentralisasi jaringan.

04 Swap Lintas Rantai: Prinsip Teknis dan Manfaat bagi Pengguna

Swap token lintas rantai adalah teknologi inovatif yang memungkinkan pertukaran mata uang kripto secara langsung antar blockchain yang berbeda.

Dengan mengandalkan sistem smart contract, swap ini memungkinkan pengguna memperdagangkan aset digital langsung dari dompet pribadi mereka.

Dari sudut pandang pengguna, menukar NEAR dan Litecoin secara lintas rantai di Gate sangatlah mudah:

  • Pengguna menyampaikan intent transaksi, misalnya "Tukar LTC dengan NEAR"
  • Sistem secara otomatis menghitung rute dan kurs terbaik
  • Pengguna mengonfirmasi transaksi, dan seluruh proses lintas rantai ditangani di belakang layar
  • Aset dengan cepat dikirimkan ke akun tujuan

Dibandingkan dengan jembatan lintas rantai tradisional, NEAR Intents secara drastis menurunkan hambatan operasional dan biaya transaksi bagi pengguna—terutama saat terjadi kemacetan jaringan, di mana keunggulannya semakin terasa.

05 Melihat ke Depan: Dari DeFi Menuju Aplikasi yang Lebih Luas

Meskipun saat ini NEAR Intents berfokus pada sektor DeFi, potensi teknologinya jauh melampaui itu.

Dalam jangka panjang, teknologi ini diproyeksikan akan merambah ke Web2 dan berbagai kasus penggunaan di dunia nyata.

Ke depannya, pengguna mungkin cukup menyampaikan intent seperti "Bantu saya pesan tiket pesawat" atau "Pesan pizza," dan jaringan solver akan secara otomatis menemukan serta mengeksekusi solusi terbaik.

Seiring dengan semakin terintegrasinya AI dan blockchain, kerangka chain abstraction NEAR dapat memungkinkan agen AI berpartisipasi langsung dalam transaksi kripto—termasuk pengelolaan dan alokasi aset digital seperti Litecoin secara otomatis.

Prospek Masa Depan

Tujuan akhir dari teknologi lintas rantai adalah menjadi tak kasat mata. Sama seperti pengguna internet saat ini tidak perlu memahami bagaimana paket data dirutekan, pengguna kripto di masa depan pun tidak perlu memikirkan kompleksitas blockchain di baliknya.

Arsitektur Intents milik NEAR Protocol tengah mewujudkan visi ini, dengan memungkinkan mata uang kripto lama seperti Litecoin terintegrasi langsung ke dalam ekosistem multichain—tanpa perlu wrapping.

Dengan kemajuan chain abstraction yang terus berlangsung, dunia multichain yang benar-benar berpusat pada pengguna kini mulai terwujud di depan mata kita.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten