Hakim Federal Mengesahkan Gugatan Kelas Terhadap Nvidia atas Dugaan Penyekapan Pendapatan Penambangan Kripto

CryptopulseElite

Federal Judge Certifies Class Action Against Nvidia Over Alleged Concealment of Crypto Mining Revenue Seorang hakim federal di California mengesahkan gugatan class action terhadap Nvidia dan CEO Jensen Huang pada 25 Maret 2026, memutuskan bahwa investor dapat melanjutkan klaim secara kolektif bahwa perusahaan menyembunyikan lebih dari $1 miliar penjualan GPU yang terkait dengan penambangan cryptocurrency antara 2017 dan 2018, yang menyebabkan penurunan harga saham yang signifikan ketika pengungkapan tersebut terungkap.

Hakim Haywood S. Gilliam Jr. menemukan bahwa Nvidia gagal membantah anggapan bahwa pernyataannya tentang pendapatan dari penambangan crypto tidak berpengaruh terhadap harga sahamnya, dengan mengutip email internal di mana seorang eksekutif Nvidia “menyatakan bahwa harga sahamnya tetap tinggi” karena pernyataan tersebut. Kelas yang disahkan mencakup investor yang membeli saham Nvidia antara 10 Agustus 2017 dan 15 November 2018, dengan konferensi kasus dijadwalkan pada 21 April 2026.

Tuduhan dan Latar Belakang

Penyembunyian Pendapatan dari Crypto

Investor pertama kali menggugat Nvidia pada 2018, menuduh perusahaan menyembunyikan bahwa sebagian besar pendapatan GPU gaming-nya didorong oleh permintaan penambangan cryptocurrency. Penggugat mengklaim bahwa Nvidia mencatat sebagian besar penjualan terkait penambangan di segmen gaming-nya, yang mengekspos perusahaan terhadap volatilitas yang terkait dengan siklus pasar crypto sambil meremehkan skala permintaan tersebut. Pada 2022, SEC mendenda Nvidia sebesar $5,5 juta karena gagal mengungkapkan dampak penambangan cryptocurrency terhadap bisnisnya.

Pembelaan Nvidia

Nvidia berpendapat bahwa penambangan cryptocurrency hanya menyumbang sedikit dari bisnisnya dan bahwa sebagian besar penjualan terkait penambangan dicatat secara terpisah dari divisi gaming utamanya. Perusahaan juga menyatakan bahwa mereka mengendalikan rantai pasokan dan dapat mengosongkan inventaris kartu grafis berlebih tanpa masalah.

Bukti Utama dan Dampak Harga Saham

Email Internal yang Dikutip

Pengadilan menunjuk email internal dari seorang wakil presiden Nvidia sebagai bukti yang sangat penting. Hakim Gilliam menulis: “Salah satu eksekutif Nvidia sendiri menyatakan bahwa harga sahamnya tetap tinggi karena pernyataan sebelumnya, dan pengadilan tidak dapat menyimpulkan bahwa tidak ada dampak harga dari bukti tersebut.”

Pengungkapan November 2018 dan Penurunan Saham

Penggugat menunjuk pada pengungkapan tahun 2018 yang mengungkapkan eksposur Nvidia terhadap crypto. Pada 15 Agustus 2018, Nvidia mengurangi panduan dan mengakui kelebihan inventaris, menyatakan bahwa permintaan crypto telah menurun. Eksposur tersebut lebih lengkap diungkapkan pada 15 November 2018, ketika CFO Nvidia Colette Kress menyatakan bahwa segmen gaming “kurang dari ekspektasi karena inventaris saluran pasca crypto membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan untuk dijual,” dan bahwa harga kartu gaming “butuh waktu lebih lama dari yang diperkirakan untuk kembali normal” setelah “penurunan tajam crypto.” Setelah pengungkapan November tersebut, harga saham Nvidia turun sekitar 28,5% selama dua sesi perdagangan berikutnya.

Proses Hukum dan Sertifikasi Kelas

Riwayat Kasus

Gugatan awalnya dibatalkan pada 2021 tetapi kemudian dihidupkan kembali melalui banding dan bertahan dari upaya Nvidia yang gagal agar Mahkamah Agung AS meninjau kasus ini. Sertifikasi kelas memungkinkan investor mengejar klaim sebagai kelompok daripada melalui gugatan individual; ini tidak menentukan tanggung jawab Nvidia tetapi mendekatkan kasus ke persidangan.

Langkah Selanjutnya

Konferensi kasus dijadwalkan pada 21 April 2026, di mana hakim akan memetakan langkah selanjutnya dalam proses hukum.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa isi gugatan class action terhadap Nvidia?

Gugatan tersebut menuduh Nvidia dan CEO Jensen Huang menyembunyikan lebih dari $1 miliar penjualan GPU yang terkait dengan penambangan cryptocurrency antara 2017 dan 2018, mencatat pendapatan terkait penambangan di segmen gaming perusahaan sambil meremehkan skala permintaan crypto. Investor mengklaim bahwa ketika eksposur tersebut terungkap pada November 2018, harga saham turun sekitar 28,5%.

Bukti apa yang dianggap penting oleh pengadilan?

Hakim Haywood S. Gilliam Jr. menyebutkan email internal di mana seorang eksekutif Nvidia “menyatakan bahwa harga sahamnya tetap tinggi” karena pernyataan perusahaan tentang pendapatan terkait crypto. Pengadilan menemukan bahwa Nvidia gagal membantah anggapan bahwa pernyataan tersebut mempengaruhi harga sahamnya.

Apa arti sertifikasi kelas bagi kasus ini?

Sertifikasi kelas memungkinkan investor yang membeli saham Nvidia antara 10 Agustus 2017 dan 15 November 2018 untuk mengejar klaim sebagai satu kelompok daripada melalui gugatan individual. Ini tidak menentukan apakah Nvidia bertanggung jawab tetapi mendekatkan kasus ke persidangan, dengan konferensi kasus dijadwalkan pada 21 April 2026.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar