Model onchain jangka panjang Bitcoin mengarah ke zona dasar yang mungkin antara $46,000 dan $54,000, memberikan gambaran kasar bagi para trader mengenai di mana penurunan saat ini pada akhirnya bisa menetap. Kerangka kerja, yang dijelaskan oleh analis Willy Woo, bukanlah target harga dalam pengertian yang biasa. Itu lebih seperti pita support yang telah diuji melalui skenario tekanan (stress-tested), dibangun dari perilaku siklus sebelumnya. Salah satu penanda kunci dalam pengaturan itu adalah CVDD Floor Model, yang Woo tempatkan di dekat $45,500 dan mengatakan bahwa model tersebut masih cenderung naik. Dalam konteks kripto, ini menyiratkan bahwa lantai struktural Bitcoin telah terus meningkat dari waktu ke waktu, meskipun fluktuasi harga spot tetap tajam dan sentimen masih rapuh. Ini adalah jenis chart yang dilihat trader ketika pasar mulai bertanya apakah ini hanya koreksi lain yang buruk, atau sesuatu yang lebih berat. Lantai naik, tetapi modal mulai memudar Sinyal yang lebih tidak nyaman justru berada di bawah model lantai tersebut. Woo mencatat bahwa garis oranye, yang mencerminkan modal yang tersimpan dalam Bitcoin, telah menurun sejak November. Itu tidak otomatis berarti BTC harus menguji kembali ujung bawah dari kisaran tersebut, tetapi itu menunjukkan bahwa jaringan telah menyerap lebih sedikit modal dengan keyakinan (conviction capital) dalam beberapa bulan terakhir. Bagi pelaku pasar, hal itu menciptakan perpecahan yang canggung. Pita support historis masih ada, tetapi modal yang menopangnya saat ini tidak terlihat terlalu kuat. Dengan kata lain, model tersebut menawarkan zona lantai, bukan jaminan rasa aman. Peringatan Woo yang lebih besar justru terkait model itu sendiri. Kerangka onchain ini didasarkan pada hanya empat bear market sebelumnya, yang semuanya terjadi di dalam siklus bull yang lebih luas untuk aset berisiko. Jika fondasi makro itu berubah, ia berpendapat, Bitcoin mungkin tidak mengikuti naskah pemulihan biasanya. Bitcoin bisa bergerak ke fase bear yang lebih dalam dan kurang familiar, di mana model-model lantai historis menjadi kurang dapat diandalkan daripada yang diinginkan trader.