12 bank Eropa bergandengan tangan melawan dolar digital, membawa euro ke blockchain

TapChiBitcoin
DEFI4,69%

12 bank Eropa berkolaborasi untuk melawan dolar digital, membawa euro ke blockchain

Gelombang stablecoin yang dipatok terhadap USD semakin mendominasi pasar crypto global, memaksa Eropa untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pembayaran digital berbasis euro. Dalam konteks tersebut, sebuah aliansi yang terdiri dari 12 bank besar di Eropa sedang bersama-sama menerapkan rencana untuk membawa euro ke onchain, dengan tujuan mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan melindungi posisi mata uang kawasan itu.

Eropa khawatir “digital dollarization”

Menurut CoinDesk, kekhawatiran terbesar bank-bank Eropa bukan hanya terkait dominasi USD dalam keuangan tradisional, tetapi juga karena dolar sedang memperluas pengaruhnya secara kuat ke ranah aset digital. Sebagian besar stablecoin yang populer saat ini dipatok pada USD, sehingga likuiditas, transaksi, dan beragam aplikasi crypto internasional makin berpusat pada mata uang Amerika itu.

Hal ini menciptakan risiko yang oleh kalangan keuangan Eropa disebut “digital dollarization” – dollarization di lingkungan digital. Jika tren ini berlanjut, euro bisa perlahan kehilangan peran dalam transaksi digital, meskipun tetap menjadi salah satu mata uang terbesar di dunia.

Aliansi 12 bank ingin membawa euro ke onchain

Untuk mengatasi hal tersebut, 12 bank Eropa tengah bergandengan tangan untuk mengembangkan aset digital yang dipatok terhadap euro dan dijalankan di blockchain. Tujuan proyek ini adalah menciptakan opsi pembayaran dan transfer uang digital yang standar bagi Eropa, sehingga membangun ekosistem keuangan digital yang lebih independen dari USD.

Menurut pernyataan CEO dari aliansi dalam sebuah wawancara dengan CoinDesk, ini tidak hanya merupakan inisiatif teknologi, melainkan juga langkah yang bersifat strategis. Di tengah kondisi stablecoin dan aset digital yang kian menjadi infrastruktur baru bagi pembayaran global, keberadaan euro di blockchain dipandang sebagai sesuatu yang perlu agar Eropa tidak tertinggal.

Tujuan: pembayaran lebih cepat, lebih murah, dan kedaulatan yang lebih tinggi

Jika diterapkan dengan sukses, euro onchain dapat memberikan banyak manfaat seperti:

– Pembayaran lintas batas lebih cepat

– Menurunkan biaya transaksi

– Meningkatkan kemampuan integrasi dengan aplikasi DeFi dan Web3

– Memperkuat peran euro dalam ekonomi digital

Lebih penting lagi, proyek ini juga mencerminkan upaya Eropa untuk menjaga otonomi finansial digital, alih-alih membiarkan infrastruktur pembayaran global dikuasai oleh stablecoin yang dipatok pada USD.

Stablecoin dan perlombaan memperebutkan kendali likuiditas digital

Stablecoin saat ini merupakan salah satu komponen paling penting di pasar crypto. Stablecoin digunakan sebagai alat untuk transaksi, penyimpanan nilai sementara, dan penghubung antara keuangan tradisional dengan aset digital. Namun, ketika sebagian besar stablecoin dipatok pada dolar AS, likuiditas di pasar crypto juga secara otomatis cenderung berpihak pada USD.

Inilah alasan yang membuat banyak institusi keuangan Eropa khawatir. Jika euro tidak memiliki versi onchain yang cukup kuat, mata uang ini berisiko tersingkir dari lapisan infrastruktur pembayaran masa depan, bahkan jika tetap memegang peran dalam sistem perbankan tradisional.

Langkah strategis dari sistem perbankan Eropa

Inisiatif dari 12 bank itu bukan sekadar produk uji coba, melainkan sinyal bahwa institusi keuangan besar di Eropa telah mulai memandang blockchain sebagai bagian yang tak terelakkan dari masa depan uang. Alih-alih berdiri di luar permainan, mereka ingin secara proaktif membangun solusi mereka sendiri untuk bersaing dengan model stablecoin privat yang sedang meledak.

Dalam jangka panjang, perlombaan ini tidak hanya berkaitan dengan teknologi, melainkan juga terkait langsung dengan kekuasaan moneter, pengaruh geopolitik, dan posisi Eropa di era keuangan digital.

Kesimpulan

Keterkaitan 12 bank Eropa untuk membawa euro ke blockchain menunjukkan tekanan yang semakin besar akibat dominasi USD dalam pasar crypto. Menghadapi ancaman “digital dollarization”, Eropa harus bertindak jika ingin menjaga euro tetap berada di pusat ekosistem keuangan masa depan. Proyek ini dapat menjadi titik balik penting dalam upaya membangun sistem pembayaran digital dengan identitas khas Eropa.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar