Volume spot CEX turun menjadi $986B pada Maret 2026, turun 59% dari puncak Oktober 2025, menandai level aktivitas terendah dalam 24 bulan.
Aktivitas pertukaran kripto melambat dalam beberapa bulan terakhir. Volume spot bursa terpusat mencapai titik terendah dalam 24 bulan pada Maret 2026.
Total volume turun menjadi $986 miliar dari $2,4 triliun pada Oktober 2025. Para trader kini mengawasi dengan saksama untuk menentukan apakah ini mencerminkan perataan ulang (reset) atau perlambatan yang lebih dalam.
Baca juga:
Crypto Exchange Gemini Memotong hingga 25% Staf: Bloomberg
Bursa terpusat mencatat penurunan tajam dalam aktivitas perdagangan spot selama Maret 2026. Total volume mencapai $986 miliar, menandai level terendah dalam dua tahun. Ini mengikuti periode partisipasi kuat yang terlihat pada akhir 2025.
📊volume spot CEX mencapai titik terendah 24 bulan pada Mar’26.
Total volume spot turun menjadi $986B, turun ~59% ⬇️ dari puncak Oct’25 sebesar $2,4T.
Volume kini turun di 4 dari 5 bulan terakhir, dengan setiap bursa utama berada jauh di bawah puncak sebelumnya. pic.twitter.com/z4lGGe44cH
— CryptoRank.io (@CryptoRank_io) 1 April 2026
Aktivitas perdagangan menurun secara bertahap dalam beberapa bulan terakhir. Volume turun di empat dari lima bulan terakhir, menunjukkan pola yang konsisten. Tren ini mengindikasikan perlambatan yang lebih luas, bukan fluktuasi jangka pendek.
Semua bursa utama mengalami aktivitas yang lebih rendah dibanding puncak sebelumnya.
Tingkat partisipasi tetap lesu di seluruh platform. Para analis memantau tren ini untuk lebih memahami perilaku pasar saat ini.
Data regional juga menunjukkan berkurangnya keterlibatan dari para trader. Aktivitas ritel dan institusional terlihat lebih rendah dibanding sebelumnya. Perubahan ini terus membentuk kinerja keseluruhan bursa.
Penurunan berkelanjutan dalam aktivitas perdagangan telah memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar.
Salah satu laporan menyebutkan, “Jika turun secara material di bawah support sebelumnya, kontraksi tersebut dapat mencerminkan kemerosotan yang lebih dalam.” Ini menunjukkan bahwa level saat ini dipantau secara ketat.
Aktivitas Bursa Kembali ke Level Reset — Atau Kehilangan Relevansi?
“Jika turun secara material di bawah support sebelumnya, maka kali ini kontraksinya akan tampak lebih kurang seperti reset yang sehat dan lebih seperti kemerosotan yang lebih dalam dalam keterlibatan pasar.” – Oleh @MorenoDV_ pic.twitter.com/lsOijUgqVB
— CryptoQuant.com (@cryptoquant_com) 2 April 2026
Pola perdagangan menunjukkan pendekatan yang lebih hati-hati dari para peserta. Lebih sedikit transaksi besar yang tercatat di seluruh bursa. Ini mengindikasikan laju aktivitas pasar yang lebih lambat.
Sebagian trader mungkin beralih ke derivatif atau platform alternatif.
Namun, perdagangan spot tetap menjadi ukuran utama untuk keterlibatan secara keseluruhan. Perubahan pada volume spot dipantau secara ketat.
Tidak adanya pemulihan dalam beberapa bulan terakhir menambah ketidakpastian. Volume tetap rendah meskipun ada pergerakan pasar. Tren berkelanjutan ini terus memengaruhi ekspektasi.
Perbedaan antara volume saat ini dan volume masa lalu menunjukkan perlambatan yang jelas. Pada Oktober 2025, volume perdagangan spot mencapai $2,4 triliun. Pada Maret 2026, volume itu turun menjadi $986 miliar.
Perubahan ini mewakili penurunan hampir 59% dalam periode singkat.
Penurunan tersebut mencerminkan berkurangnya partisipasi dan momentum perdagangan yang lebih rendah. Kondisi pasar sekarang berbeda dari fase puncak aktivitas yang sebelumnya.
Selama periode puncak, aktivitas perdagangan lebih menyebar. Banyak peserta aktif di pasar. Data saat ini menunjukkan lingkungan yang lebih terukur.
Perubahan seperti ini sering terjadi selama siklus pasar. Periode aktivitas kuat diikuti oleh fase yang lebih lambat. Para trader menggunakan pola-pola ini untuk menyesuaikan strategi.
Bacaan terkait:
Kecelakaan pada Bursa Kripto Besar Tidak Sengaja Mengembalikan $10,5Juta, Bukan $100: Ini yang Terjadi Setelahnya
Level volume saat ini berada dekat zona support historis yang penting. Para trader menunggu untuk melihat apakah aktivitas akan stabil di level-level ini. Penurunan lebih lanjut dapat mengindikasikan kelemahan yang berlanjut.
Pada saat yang sama, beberapa peserta melihat ini sebagai bagian dari siklus yang lebih luas. Pasar sering melambat setelah periode pertumbuhan yang cepat. Hal ini dapat menyebabkan pengurangan sementara dalam aktivitas.
Volume bursa tetap menjadi indikator kunci kondisi pasar. Ini mencerminkan seberapa aktif para peserta melakukan perdagangan. Memantau level-level ini membantu menilai keterlibatan.
Perhatian kini tertuju pada data masa depan dan perilaku pasar. Para trader menunggu tanda pemulihan atau penurunan lebih lanjut. Sinyal-sinyal ini akan menjadi panduan ekspektasi pada minggu-minggu mendatang.