Tantangan kuantum Bitcoin adalah “lebih sosial daripada teknis”: Grayscale

Cointelegraph
BTC-0,46%
SOL-2,29%
XRP-1,49%
ETH-1,19%

Tantangan untuk menyelesaikan ancaman kuantum terhadap Bitcoin mungkin lebih bersifat sosial daripada teknis, menurut kepala riset Grayscale, terutama jika komunitas gagal mencapai kesepakatan mengenai beberapa isu yang kontroversial.

Google merilis sebuah makalah yang mengguncang industri kripto pada 30 Maret, menyiratkan bahwa komputer kuantum berpotensi memecahkan kriptografi yang melindungi Bitcoin (BTC) dengan sumber daya yang jauh lebih sedikit daripada yang sebelumnya diperkirakan.

Namun, kepala riset Grayscale Zach Pandl justru menyarankan bahwa masalah untuk Bitcoin bukan berasal dari solusi teknisnya, karena “bitcoin memiliki risiko lebih rendah dibandingkan mata uang kripto lain” karena menggunakan model UTXO dan konsensus proof-of-work, tidak memiliki kontrak pintar bawaan, dan jenis alamat tertentu tidak rentan terhadap kuantum.

Sebaliknya, tantangannya adalah bagi komunitas untuk mengambil keputusan mengenai arah ke depan, kata Pandl.

Komunitas Bitcoin telah berdebat dengan sengit tentang apa yang harus dilakukan terhadap koin lama yang menganggur, khususnya sekitar 1,7 juta BTC yang terkunci di alamat P2PK awal, termasuk cadangan sekitar 1 juta BTC milik Satoshi yang diperkirakan, yang saat ini bernilai sekitar $68 miliar.

Komunitas Bitcoin punya tiga opsi

Komunitas Bitcoin perlu memutuskan apa yang harus dilakukan dengan koin di mana kunci privat telah hilang atau sebaliknya tidak dapat diakses, tulis Pandl.

Mereka memiliki tiga opsi utama: membakar koin tersebut, dengan sengaja memperlambat pelepasannya dengan membatasi tingkat pengeluaran dari alamat yang rentan, atau tidak melakukan apa pun.

“Semua secara konseptual bisa dilakukan, tetapi tantangannya adalah mencapai sebuah keputusan, dan komunitas Bitcoin memiliki sejarah perdebatan yang penuh perselisihan mengenai perubahan protokol, termasuk perselisihan tahun lalu seputar data gambar yang disimpan dalam blok.”

Pandl merujuk pada keributan besar yang meletus pada 2023 terkait penggunaan blockspace untuk Bitcoin Ordinals, teknologi yang memungkinkan pencantuman data seperti teks dan gambar ke sebuah satoshi, unit terkecil dari Bitcoin.

Dua tahun kemudian, perdebatan mungkin telah mereda, tetapi kedua pihak terus memegang pandangan yang saling bertentangan.

**Terkait: **__Peneliti mengatakan komputer kuantum bisa, secara teori, siap pada 2030

Sekitar 1,7 juta BTC rentan terhadap ancaman kuantum. Sumber: Grayscale

Tidak ada ancaman sekarang, tapi saatnya mulai

Pandl memperingatkan bahwa ini “waktunya untuk mulai” dan bahwa blockchain perlu mengadopsi kriptografi pasca-kuantum, menggemakan sentimen dari Google.

Baik Solana maupun XRP Ledger sudah bereksperimen dengan kriptografi pasca-kuantum, tulis Pandl. Sementara itu, Ethereum Foundation merilis peta jalan pasca-kuantum pada bulan Februari.

Pandl menyimpulkan bahwa para investor “tidak perlu khawatir” untuk saat ini, tetapi inilah waktunya untuk mempercepat upaya agar siap menghadapi masa depan pasca-kuantum kita.

“Menurut pandangan kami, tidak ada ancaman keamanan bagi blockchain publik dari komputer kuantum saat ini.”

**Majalah: **__Tidak ada yang tahu apakah kriptografi yang aman terhadap kuantum bahkan akan berfungsi

Cointelegraph berkomitmen pada jurnalisme independen dan transparan. Artikel berita ini diproduksi sesuai dengan Kebijakan Editorial Cointelegraph dan bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Pembaca didorong untuk memverifikasi informasi secara independen. Baca Kebijakan Editorial kami https://cointelegraph.com/editorial-policy

  • #Bitcoin
  • #Kryptografi
  • #Grayscale
  • #Komputasi Kuantum
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar