Pembaruan Regulasi AI AS: Tiga RUU di Georgia menunggu tanda tangan, chatbot wajib dimasukkan ke dalam sistem regulasi

GateNews

Gate News kabar, pertemuan legislatif negara bagian Georgia di AS resmi ditutup pada 6 April 2026, tiga rancangan undang-undang terkait kecerdasan buatan telah diajukan untuk ditandatangani oleh gubernur Brian Kemp, dengan rancangan undang-undang pengaturan AI chatbot menjadi yang paling mendapat perhatian, dan berpotensi menjadi contoh bagi ekosistem kepatuhan AI di seluruh AS.

Rancangan undang-undang inti SB 540 mengharuskan platform chatbot secara jelas mengungkapkan “identitas AI”, serta menetapkan batasan untuk penggunaan oleh anak di bawah umur, sekaligus wajib menyediakan alat perlindungan privasi, dan memulai mekanisme intervensi ketika pengguna menunjukkan kecenderungan menyakiti diri sendiri atau bunuh diri. Perlu dicatat bahwa rancangan undang-undang ini tidak menetapkan ketentuan pengecualian untuk industri, yang berarti platform teknologi besar juga harus mematuhinya; kekuatan pengawasannya jelas lebih ketat dibanding sebagian besar legislasi tingkat negara bagian.

Sementara itu, rancangan undang-undang SB 444 secara tegas melarang membuat keputusan penjaminan asuransi kesehatan hanya berdasarkan sistem AI, dan mengharuskan adanya peninjauan oleh manusia, agar sistem otomatis tidak menggantikan penilaian klinis. Keputusan lain, SR 789, mengusulkan pembentukan komite khusus untuk terus mengevaluasi dampak jangka panjang kecerdasan buatan terhadap sosial dan ekonomi.

Perkembangan legislasi ini terjadi pada saat negara bagian di AS tengah mempercepat upaya pengaturan AI. Data menunjukkan bahwa pada 2026, lebih dari 27 negara bagian telah mendorong rancangan undang-undang keamanan chatbot yang serupa, dengan fokus utama pada perlindungan anak di bawah umur dan transparansi algoritma. Namun, pada tingkat federal, tren ini masih disikapi dengan kehati-hatian. Pemerintahan Trump sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika negara bagian membuat aturan masing-masing, hal itu dapat menyebabkan fragmentasi pengaturan, dan mendorong pembentukan standar nasional yang seragam.

Dari sudut pandang sinyal kebijakan, langkah Georgia ini berpotensi menjadi tonggak penting dalam penguatan pengaturan AI. Jika rancangan undang-undang tersebut disahkan, diperkirakan akan meningkatkan biaya kepatuhan platform, sekaligus mempercepat evolusi industri menuju kerangka tanggung jawab yang lebih ketat.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar