Ada sebuah pola lama yang sangat akurat yang sekali lagi terbukti: sekitar 18 bulan setelah Halving, Bitcoin sering kali mencapai puncaknya.
Dengan melihat ritme dari putaran sebelumnya, kita bisa memahaminya. Pada tahun 2020 terjadi Halving, kemudian pada November 2021, Bitcoin melambung ke harga tertinggi dalam sejarah sebesar 69 ribu dolar AS, lalu datanglah mimpi buruk selama setahun—anjlok 77%, langsung jatuh ke 15,5 ribu dolar AS pada akhir 2022. Berdasarkan "naskah" ini, apakah dari Halving yang dimulai pada April 2024, kita bisa memperkirakan bahwa pada sekitar Oktober 2025, akan ada puncak sejarah lagi, kemudian terjebak dalam siklus penurunan yang kejam?
Namun kali ini ada banyak variabel yang berubah. Bitcoin spot ETF telah disetujui, dan yang memimpin adalah raksasa keuangan tradisional seperti BlackRock. Ini bukan sekadar menambah alat perdagangan — ini mungkin akan secara mendasar mengubah logika siklus asli Bitcoin. Mengacu pada kinerja jangka panjang emas setelah ETF disetujui pada tahun 2010, pasar mulai memiliki imajinasi baru: pada tahun 2030, apakah Bitcoin juga bisa tumbuh puluhan kali lipat? Dari titik awal 39.000 dolar AS saat ETF disetujui, jika dihitung dengan 10-20 kali lipat, ini tampaknya tidak lagi menjadi mimpi yang mustahil.
Namun yang datang bersamanya adalah "gangguan kebahagiaan": banyak dana institusi mengalir ke ETF, yang mungkin akan mengangkat dasar Bitcoin, sekaligus menekan volatilitas. Dengan kata lain, kesempatan bagi ritel untuk dengan tenang membeli di dasar setelah penurunan lebih dari 70% yang umum di masa lalu, mungkin akan semakin jarang. Jika tingkat penurunan ditekan hingga 60%, maka kenaikan yang diperlukan untuk rebound dari dasar kembali ke puncak sebelumnya, tidak akan memiliki ruang beberapa kali lipat seperti di masa lalu.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ada sebuah pola lama yang sangat akurat yang sekali lagi terbukti: sekitar 18 bulan setelah Halving, Bitcoin sering kali mencapai puncaknya.
Dengan melihat ritme dari putaran sebelumnya, kita bisa memahaminya. Pada tahun 2020 terjadi Halving, kemudian pada November 2021, Bitcoin melambung ke harga tertinggi dalam sejarah sebesar 69 ribu dolar AS, lalu datanglah mimpi buruk selama setahun—anjlok 77%, langsung jatuh ke 15,5 ribu dolar AS pada akhir 2022. Berdasarkan "naskah" ini, apakah dari Halving yang dimulai pada April 2024, kita bisa memperkirakan bahwa pada sekitar Oktober 2025, akan ada puncak sejarah lagi, kemudian terjebak dalam siklus penurunan yang kejam?
Namun kali ini ada banyak variabel yang berubah. Bitcoin spot ETF telah disetujui, dan yang memimpin adalah raksasa keuangan tradisional seperti BlackRock. Ini bukan sekadar menambah alat perdagangan — ini mungkin akan secara mendasar mengubah logika siklus asli Bitcoin. Mengacu pada kinerja jangka panjang emas setelah ETF disetujui pada tahun 2010, pasar mulai memiliki imajinasi baru: pada tahun 2030, apakah Bitcoin juga bisa tumbuh puluhan kali lipat? Dari titik awal 39.000 dolar AS saat ETF disetujui, jika dihitung dengan 10-20 kali lipat, ini tampaknya tidak lagi menjadi mimpi yang mustahil.
Namun yang datang bersamanya adalah "gangguan kebahagiaan": banyak dana institusi mengalir ke ETF, yang mungkin akan mengangkat dasar Bitcoin, sekaligus menekan volatilitas. Dengan kata lain, kesempatan bagi ritel untuk dengan tenang membeli di dasar setelah penurunan lebih dari 70% yang umum di masa lalu, mungkin akan semakin jarang. Jika tingkat penurunan ditekan hingga 60%, maka kenaikan yang diperlukan untuk rebound dari dasar kembali ke puncak sebelumnya, tidak akan memiliki ruang beberapa kali lipat seperti di masa lalu.