Kontraktor lepas pantai Norwegia Reach Subsea ASA mengungkapkan kontraksi signifikan dalam kinerja kuartal ketiga, dengan profitabilitas mengalami penurunan di berbagai metrik. Pendapatan bersih perusahaan turun menjadi NOK 38,96 juta, penurunan tajam dari NOK 92,05 juta pada periode tahun lalu.
Penurunan Keuangan Secara Menyeluruh
Penurunan tidak terbatas pada laba bersih. Laba per saham turun menjadi NOK 0.12 dari NOK 0.30, menandakan tantangan operasional yang lebih dalam. Di bidang operasional, EBITDA menyusut menjadi NOK 301.04 juta dibandingkan dengan NOK 363.16 juta sebelumnya, sementara EBIT mengalami penurunan yang lebih tajam, jatuh dari NOK 134.14 juta menjadi hanya NOK 50.63 juta.
Angka pendapatan menceritakan kisah kontraksi yang serupa. Penjualan garis atas merosot menjadi NOK 688,04 juta dari NOK 835,55 juta di kuartal yang sama tahun lalu—penurunan tahunan yang signifikan sebesar 17,7% yang menunjukkan permintaan pasar yang lebih lemah.
Mungkin yang paling mengkhawatirkan adalah penyusutan dalam backlog pesanan, yang turun menjadi NOK 1.050 juta dari NOK 1.500 juta per tahun. Terlepas dari hambatan ini, manajemen Reach Subsea tetap optimis, menunjukkan backlog yang tersisa sebesar NOK 1,05 miliar ditambah dengan saluran tender yang kuat senilai NOK 9 miliar sebagai jangkar untuk pertumbuhan masa depan.
Reaksi Pasar Mencerminkan Kehati-hatian Investor
Pasar mengambil pandangan hati-hati terhadap hasilnya. Pada hari Senin, saham Reach Subsea turun 2,88% untuk ditutup di NOK 6,75 di Bursa Efek Oslo, mencerminkan kekhawatiran investor tentang trajektori pendapatan jangka pendek di tengah kontraksi yang lebih luas dalam permintaan layanan lepas pantai.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Keterpurukan Q3 Reach Subsea: Penurunan Pendapatan di Tengah Hambatan Pasar
Kontraktor lepas pantai Norwegia Reach Subsea ASA mengungkapkan kontraksi signifikan dalam kinerja kuartal ketiga, dengan profitabilitas mengalami penurunan di berbagai metrik. Pendapatan bersih perusahaan turun menjadi NOK 38,96 juta, penurunan tajam dari NOK 92,05 juta pada periode tahun lalu.
Penurunan Keuangan Secara Menyeluruh
Penurunan tidak terbatas pada laba bersih. Laba per saham turun menjadi NOK 0.12 dari NOK 0.30, menandakan tantangan operasional yang lebih dalam. Di bidang operasional, EBITDA menyusut menjadi NOK 301.04 juta dibandingkan dengan NOK 363.16 juta sebelumnya, sementara EBIT mengalami penurunan yang lebih tajam, jatuh dari NOK 134.14 juta menjadi hanya NOK 50.63 juta.
Angka pendapatan menceritakan kisah kontraksi yang serupa. Penjualan garis atas merosot menjadi NOK 688,04 juta dari NOK 835,55 juta di kuartal yang sama tahun lalu—penurunan tahunan yang signifikan sebesar 17,7% yang menunjukkan permintaan pasar yang lebih lemah.
Kekhawatiran Pipeline Memengaruhi Prospek Jangka Pendek
Mungkin yang paling mengkhawatirkan adalah penyusutan dalam backlog pesanan, yang turun menjadi NOK 1.050 juta dari NOK 1.500 juta per tahun. Terlepas dari hambatan ini, manajemen Reach Subsea tetap optimis, menunjukkan backlog yang tersisa sebesar NOK 1,05 miliar ditambah dengan saluran tender yang kuat senilai NOK 9 miliar sebagai jangkar untuk pertumbuhan masa depan.
Reaksi Pasar Mencerminkan Kehati-hatian Investor
Pasar mengambil pandangan hati-hati terhadap hasilnya. Pada hari Senin, saham Reach Subsea turun 2,88% untuk ditutup di NOK 6,75 di Bursa Efek Oslo, mencerminkan kekhawatiran investor tentang trajektori pendapatan jangka pendek di tengah kontraksi yang lebih luas dalam permintaan layanan lepas pantai.