Tahun lalu Q3, Arweave、Filecoin dan Storj, tiga jaringan penyimpanan terdesentralisasi utama, secara kolektif memasuki masa ledakan.
Pertama, lihat datanya: kapasitas penyimpanan permanen Arweave menembus angka 200TB, biaya penyimpanan per unit turun menjadi $0.03 per GB/tahun—harga ini membuat solusi penyimpanan cloud tradisional mulai merasa agak canggung. Pada periode yang sama, penyedia layanan penyimpanan Filecoin melampaui 4000 perusahaan, dan kapasitas penyimpanan keseluruhan mencapai 25EB yang mengagumkan. Banyak orang mungkin tidak punya konsep, ini setara dengan jumlah data selama sepuluh tahun dari sebuah perusahaan internet kecil.
Pertumbuhan Storj lebih langsung—pengguna perusahaan meningkat 150% dari bulan ke bulan, dan perusahaan besar seperti Netflix dan Disney juga mulai mengalihkan sebagian kebutuhan penyimpanan mereka ke platform mereka. Ini menunjukkan bahwa penyimpanan terdesentralisasi mulai diakui secara mainstream oleh para pelaku konten utama dari teknologi yang awalnya dianggap niche.
Dari segi biaya, hasil perbandingan secara keseluruhan membuat mata terbelalak: total biaya solusi penyimpanan terdesentralisasi sudah lebih rendah dari harga penyimpanan standar AWS S3. Tapi kenyataannya juga cukup menyakitkan—dalam hal kecepatan pencarian data, solusi terdesentralisasi ini masih 5-10 kali lebih lambat. Gap ini berarti mereka sementara belum bisa menggantikan skenario yang membutuhkan kecepatan respons yang ketat, tetapi sebagai penyimpanan dingin, cadangan, bahkan gudang media, potensi mereka memang besar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BlockchainArchaeologist
· 9jam yang lalu
0.03 dolar AS per GB per tahun? AWS pasti menangis, tapi masalah kecepatan yang lambat ini benar-benar harus diatasi, kalau tidak hanya omong kosong saja
Lihat AsliBalas0
MetaverseLandlady
· 20jam yang lalu
Sial, $0.03/GB/tahun? AWS pasti panik, harga ini benar-benar menyentuh titik lemah mereka
Lihat AsliBalas0
ResearchChadButBroke
· 2025-12-30 13:50
Sungguh? Netflix bahkan mulai menggunakan Storj? Ini benar-benar bukan sekadar hype.
Lihat AsliBalas0
BoredStaker
· 2025-12-30 13:49
Wah, AWS mulai panik, biaya langsung ditekan ke bawah dan digosok-gosok.
Lihat AsliBalas0
4am_degen
· 2025-12-30 13:44
Wah, Netflix dan Disney sudah mulai menggunakan Storj? Ini benar-benar memecahkan batasan, tidak lagi hanya dalam lingkaran kecil yang bersenang-senang sendiri.
Kecepatan yang 5-10 kali lebih lambat memang sedikit menyakitkan, tetapi jalur penyimpanan dingin cukup besar, hanya 0.03 dolar AS per G/tahun, AWS menangis pingsan di toilet.
Lihat AsliBalas0
GasFeeCryBaby
· 2025-12-30 13:36
Akhirnya ada yang menjelaskan ini dengan jelas, lambat tapi murah, penyimpanan dingin memang solusi.
Lihat AsliBalas0
FarmToRiches
· 2025-12-30 13:21
Biaya mengalahkan AWS tetapi kecepatan menurun, inilah gambaran nyata dari penyimpanan terdesentralisasi, jalur penyimpanan dingin memang memiliki potensi
Tahun lalu Q3, Arweave、Filecoin dan Storj, tiga jaringan penyimpanan terdesentralisasi utama, secara kolektif memasuki masa ledakan.
Pertama, lihat datanya: kapasitas penyimpanan permanen Arweave menembus angka 200TB, biaya penyimpanan per unit turun menjadi $0.03 per GB/tahun—harga ini membuat solusi penyimpanan cloud tradisional mulai merasa agak canggung. Pada periode yang sama, penyedia layanan penyimpanan Filecoin melampaui 4000 perusahaan, dan kapasitas penyimpanan keseluruhan mencapai 25EB yang mengagumkan. Banyak orang mungkin tidak punya konsep, ini setara dengan jumlah data selama sepuluh tahun dari sebuah perusahaan internet kecil.
Pertumbuhan Storj lebih langsung—pengguna perusahaan meningkat 150% dari bulan ke bulan, dan perusahaan besar seperti Netflix dan Disney juga mulai mengalihkan sebagian kebutuhan penyimpanan mereka ke platform mereka. Ini menunjukkan bahwa penyimpanan terdesentralisasi mulai diakui secara mainstream oleh para pelaku konten utama dari teknologi yang awalnya dianggap niche.
Dari segi biaya, hasil perbandingan secara keseluruhan membuat mata terbelalak: total biaya solusi penyimpanan terdesentralisasi sudah lebih rendah dari harga penyimpanan standar AWS S3. Tapi kenyataannya juga cukup menyakitkan—dalam hal kecepatan pencarian data, solusi terdesentralisasi ini masih 5-10 kali lebih lambat. Gap ini berarti mereka sementara belum bisa menggantikan skenario yang membutuhkan kecepatan respons yang ketat, tetapi sebagai penyimpanan dingin, cadangan, bahkan gudang media, potensi mereka memang besar.