Ada fenomena menarik: fluktuasi harga Bitcoin tampaknya mengikuti semacam pola waktu ajaib. Dari grafik tren sejak 2013 hingga sekarang, hal ini benar-benar terbukti.
Dengan menggunakan koordinat logaritmik untuk melihat tren selama lebih dari sepuluh tahun, Anda akan menemukan bahwa Bitcoin telah melewati tiga siklus bull dan bear yang relatif lengkap. Gelombang pertama dari 2015 hingga 2018, di mana harga naik hingga mencapai puncak di tahun 2015, kemudian mencapai titik tertinggi siklus pada akhir 2017, dan tahun 2018 adalah tahun koreksi. Gelombang kedua dimulai dari 2019, dari 2019 hingga 2021 adalah fase kenaikan, pada November 2021 mencapai rekor tertinggi baru, dan tahun 2022 adalah tahun koreksi dan penurunan. Gelombang ketiga dimulai dari 2023, dan saat ini masih dalam jalur kenaikan.
Yang lebih menarik lagi, tampaknya ada semacam irama tersembunyi di antara titik-titik siklus ini. Jika kita lihat semua tanggal puncak pasar bullish dan dasar pasar bearish — 17 Desember 2017, 10 November 2021, 7 Oktober 2025 adalah puncak pasar bullish; 14 Januari 2015, 15 Desember 2018, 22 November 2022 adalah dasar pasar bearish — lalu dikurangi secara berpasangan, semuanya berdekatan dengan angka 1430 hari. Kesalahan pengukuran sangat kecil dan mengagumkan.
Apa artinya ini? Siklus empat tahunan Bitcoin mungkin bukan kebetulan, melainkan semacam irama internal yang berjalan. Setiap sekitar 1430 hari, pasar akan menyelesaikan satu perubahan dari dasar ke puncak atau dari puncak ke dasar. Berdasarkan pola ini, kita juga bisa memperkirakan secara kasar waktu untuk dasar pasar bearish berikutnya.
Tentu saja, ini bukan berarti dengan menguasai kalender kita bisa mendapatkan keuntungan pasti. Pasar selalu lebih kompleks daripada data, tetapi pola siklik ini memang patut diperhatikan dan diverifikasi oleh para pelaku di dunia kripto. Kadang-kadang, pola yang paling sederhana justru paling mampu menjelaskan masalah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ZkProofPudding
· 6jam yang lalu
1430 hari? Bro, angka ini harus diverifikasi lagi, sejarah selalu suka mempermainkan orang
Lihat AsliBalas0
AlgoAlchemist
· 2025-12-30 15:47
1430 hari? Bro, data ini keren banget, rasanya kayak nemuin sesuatu yang luar biasa
Lihat AsliBalas0
MindsetExpander
· 2025-12-30 15:47
Angka 1430 hari ini agak ekstrem, tapi saya tetap tidak percaya bahwa dengan menentukan hari yang tepat, kita bisa santai mendapatkan keuntungan.
Lihat AsliBalas0
ReverseTradingGuru
· 2025-12-30 15:45
1430 hari? Bro, data ini agak terlalu ekstrem, rasanya seperti terlalu menyesuaikan diri dengan sejarah.
Lihat AsliBalas0
FallingLeaf
· 2025-12-30 15:37
1430 hari angka ini terlalu kebetulan, rasanya seperti ramalan
Tapi apakah Oktober 2025 akan menjadi lubang lagi, ya? Berapa banyak prediksi sebelumnya yang tepat
Siklus empat tahun? Saya percaya, lalu kehilangan selama tiga tahun
Jika pola ini benar-benar berlaku, pasti sudah ada orang yang kaya dari ini, kan
Ada fenomena menarik: fluktuasi harga Bitcoin tampaknya mengikuti semacam pola waktu ajaib. Dari grafik tren sejak 2013 hingga sekarang, hal ini benar-benar terbukti.
Dengan menggunakan koordinat logaritmik untuk melihat tren selama lebih dari sepuluh tahun, Anda akan menemukan bahwa Bitcoin telah melewati tiga siklus bull dan bear yang relatif lengkap. Gelombang pertama dari 2015 hingga 2018, di mana harga naik hingga mencapai puncak di tahun 2015, kemudian mencapai titik tertinggi siklus pada akhir 2017, dan tahun 2018 adalah tahun koreksi. Gelombang kedua dimulai dari 2019, dari 2019 hingga 2021 adalah fase kenaikan, pada November 2021 mencapai rekor tertinggi baru, dan tahun 2022 adalah tahun koreksi dan penurunan. Gelombang ketiga dimulai dari 2023, dan saat ini masih dalam jalur kenaikan.
Yang lebih menarik lagi, tampaknya ada semacam irama tersembunyi di antara titik-titik siklus ini. Jika kita lihat semua tanggal puncak pasar bullish dan dasar pasar bearish — 17 Desember 2017, 10 November 2021, 7 Oktober 2025 adalah puncak pasar bullish; 14 Januari 2015, 15 Desember 2018, 22 November 2022 adalah dasar pasar bearish — lalu dikurangi secara berpasangan, semuanya berdekatan dengan angka 1430 hari. Kesalahan pengukuran sangat kecil dan mengagumkan.
Apa artinya ini? Siklus empat tahunan Bitcoin mungkin bukan kebetulan, melainkan semacam irama internal yang berjalan. Setiap sekitar 1430 hari, pasar akan menyelesaikan satu perubahan dari dasar ke puncak atau dari puncak ke dasar. Berdasarkan pola ini, kita juga bisa memperkirakan secara kasar waktu untuk dasar pasar bearish berikutnya.
Tentu saja, ini bukan berarti dengan menguasai kalender kita bisa mendapatkan keuntungan pasti. Pasar selalu lebih kompleks daripada data, tetapi pola siklik ini memang patut diperhatikan dan diverifikasi oleh para pelaku di dunia kripto. Kadang-kadang, pola yang paling sederhana justru paling mampu menjelaskan masalah.