Administrasi Trump telah meningkatkan posisinya terkait regulasi digital internasional, dengan Departemen Luar Negeri mengumumkan pembatasan perjalanan terhadap mantan Komisaris UE Thierry Breton dan empat individu tambahan pada 24 Desember. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menggambarkan tindakan tersebut sebagai respons terhadap apa yang dia sebut sebagai upaya sistematis untuk memaksa perusahaan teknologi Amerika mematuhi kebijakan konten tertentu.
Latar Belakang: Konflik DSA
Situasi ini berasal dari ketegangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Uni Eropa terkait pendekatan regulasi terhadap platform utama. Digital Services Act (DSA), kerangka kerja komprehensif Eropa untuk tata kelola platform, menjadi titik nyala ketika Breton sebelumnya mengancam langkah penegakan terhadap platform X milik Musk. Kekhawatirannya khususnya berkaitan dengan sebuah wawancara yang belum melalui proses peninjauan yang dia anggap perlu, menyoroti ketidaksepakatan mendasar antara posisi AS dan UE mengenai kebebasan berbicara dan tanggung jawab platform.
Tanggapan Administrasi Trump
Menurut pernyataan Rubio, pemerintah federal memandang tindakan penegakan yang dipertanyakan sebagai tindakan berlebihan yang bertujuan mengendalikan ucapan dan membatasi kebebasan operasional perusahaan teknologi Amerika. Pembatasan perjalanan ini merupakan sinyal penolakan yang disengaja terhadap apa yang digambarkan pejabat sebagai tekanan regulasi ekstrateritorial.
Langkah ini mencerminkan sikap lebih luas administrasi Trump terhadap regulasi teknologi dan sengketa tata kelola internasional. Keputusan ini menegaskan ketegangan yang semakin dalam mengenai siapa yang berwenang menentukan bagaimana platform digital global harus beroperasi dan standar konten apa yang harus dipertahankan.
Implikasi Pasar
Peningkatan ketegangan antara Washington dan Brussels menimbulkan pertanyaan tentang hubungan masa depan antara platform teknologi utama seperti X dan badan regulasi internasional. Seiring kerangka regulasi terus menyimpang, platform yang beroperasi di berbagai yurisdiksi menghadapi tekanan yang meningkat untuk menavigasi tuntutan dan kebijakan yang bertentangan dari berbagai wilayah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
AS Memperketat Sikap terhadap Regulasi Digital: Pembatasan Perjalanan Dikeluarkan terhadap Mantan Pejabat Eropa atas Penegakan Konten Platform
Administrasi Trump telah meningkatkan posisinya terkait regulasi digital internasional, dengan Departemen Luar Negeri mengumumkan pembatasan perjalanan terhadap mantan Komisaris UE Thierry Breton dan empat individu tambahan pada 24 Desember. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menggambarkan tindakan tersebut sebagai respons terhadap apa yang dia sebut sebagai upaya sistematis untuk memaksa perusahaan teknologi Amerika mematuhi kebijakan konten tertentu.
Latar Belakang: Konflik DSA
Situasi ini berasal dari ketegangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Uni Eropa terkait pendekatan regulasi terhadap platform utama. Digital Services Act (DSA), kerangka kerja komprehensif Eropa untuk tata kelola platform, menjadi titik nyala ketika Breton sebelumnya mengancam langkah penegakan terhadap platform X milik Musk. Kekhawatirannya khususnya berkaitan dengan sebuah wawancara yang belum melalui proses peninjauan yang dia anggap perlu, menyoroti ketidaksepakatan mendasar antara posisi AS dan UE mengenai kebebasan berbicara dan tanggung jawab platform.
Tanggapan Administrasi Trump
Menurut pernyataan Rubio, pemerintah federal memandang tindakan penegakan yang dipertanyakan sebagai tindakan berlebihan yang bertujuan mengendalikan ucapan dan membatasi kebebasan operasional perusahaan teknologi Amerika. Pembatasan perjalanan ini merupakan sinyal penolakan yang disengaja terhadap apa yang digambarkan pejabat sebagai tekanan regulasi ekstrateritorial.
Langkah ini mencerminkan sikap lebih luas administrasi Trump terhadap regulasi teknologi dan sengketa tata kelola internasional. Keputusan ini menegaskan ketegangan yang semakin dalam mengenai siapa yang berwenang menentukan bagaimana platform digital global harus beroperasi dan standar konten apa yang harus dipertahankan.
Implikasi Pasar
Peningkatan ketegangan antara Washington dan Brussels menimbulkan pertanyaan tentang hubungan masa depan antara platform teknologi utama seperti X dan badan regulasi internasional. Seiring kerangka regulasi terus menyimpang, platform yang beroperasi di berbagai yurisdiksi menghadapi tekanan yang meningkat untuk menavigasi tuntutan dan kebijakan yang bertentangan dari berbagai wilayah.