Bagi investor Taiwan yang ingin memperluas peta investasi mereka, saham Hong Kong sudah bukan lagi pilihan yang asing. Dibandingkan dengan saham Jepang yang melonjak tajam tahun ini dan saham AS yang mendekati level tertinggi sejarah, pasar saham Hong Kong saat ini berada di posisi relatif rendah, justru menjadi peluang emas bagi investor nilai.
Mengapa Saham Hong Kong Layak Dipertimbangkan Kembali
Pasar saham Hong Kong memiliki sejarah perdagangan lebih dari 150 tahun, menduduki posisi penting dalam sistem keuangan internasional. Hingga akhir Mei 2025, total kapitalisasi pasar saham Hong Kong sekitar 5,2 triliun dolar AS, menempati peringkat teratas di pasar sekuritas global, dengan sistem pengawasan pasar yang matang dan aturan perdagangan yang jelas menjadikannya salah satu pasar saham paling adil dan transparan di Asia.
Bagi investor Taiwan, keunggulan saham Hong Kong sangat jelas. Pertama, keunggulan geografis dan zona waktu yang mencolok—waktu perdagangan Hong Kong dan Taiwan hampir tidak berbeda, tidak seperti saham AS yang harus begadang; kedua, komunikasi bahasa tanpa hambatan, sehingga biaya pemahaman tentang kebijakan lokal dan tren perusahaan jauh lebih rendah dibandingkan pasar Eropa dan Amerika; terakhir, hubungan ekonomi antara Hong Kong, Makau, dan Taiwan semakin erat, saling memahami secara mendalam, memudahkan pelacakan fundamental perusahaan.
Sekilas Aturan Perdagangan Saham Hong Kong
Pasar saham Hong Kong terbagi menjadi dua tingkat: papan utama dan papan inovasi. Papan utama menampung perusahaan besar seperti Tencent, Alibaba, HSBC, sementara papan inovasi lebih fokus pada perusahaan kecil dan menengah yang inovatif.
Dari segi klasifikasi, saham Hong Kong dibagi menjadi saham blue chip (perusahaan berkualitas tinggi dalam indeks Hang Seng), H-share (perusahaan Tiongkok yang terdaftar di Hong Kong), dan red chip (perusahaan asing yang terdaftar di Hong Kong).
Waktu perdagangan adalah dari pukul 09:30 hingga 12:00 dan 13:00 hingga 16:00 waktu Taiwan, dengan istirahat makan siang selama 1 jam. Unit transaksi terkecil adalah “lot”, jumlahnya ditentukan oleh masing-masing perusahaan. Saham Hong Kong menerapkan sistem “T+0”, di mana saham yang dibeli hari itu dapat dijual kembali hari yang sama, meningkatkan efisiensi penggunaan modal secara signifikan; waktu penyelesaian transaksi adalah T+2, yaitu dua hari kerja setelah transaksi selesai, untuk transfer dana dan saham.
Perlu dicatat bahwa saham Hong Kong tidak memiliki batas kenaikan dan penurunan harian, yang berarti investor harus lebih berhati-hati dalam manajemen risiko, karena volatilitas harga saham di sana jauh lebih besar dibandingkan saham Taiwan dan pasar saham Tiongkok.
Perbandingan Hong Kong vs. AS: Perbedaan yang Perlu Diketahui Investor
Item
Saham Hong Kong
Saham AS
Waktu Perdagangan
09:30–16:00 waktu Taipei
Musim panas: 21:30–04:00 Musim dingin: 22:30–05:00
Industri Utama
Keuangan, properti, teknologi Tiongkok
Teknologi, konsumsi, kesehatan, semikonduktor
Batas kenaikan/penurunan
Tidak ada
Tidak ada
Unit transaksi minimum
1 lot (bisa bervariasi)
1 saham
Pajak dividen
10% (non-residen); 21% (warga Taiwan)
Berdasarkan perjanjian
Secara umum, mekanisme perdagangan saham Hong Kong dan AS hampir sama, tetapi bagi investor Taiwan, saham Hong Kong lebih “ramah” karena waktu perdagangan dan jam kerja yang sesuai, tanpa perlu menyesuaikan zona waktu AS.
Peluang Investasi Saat Ini di Saham Hong Kong
Pemimpin teknologi: Tencent
Sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di HKEX, Tencent (0700.HK) sangat penting. Perusahaan raksasa internet yang didirikan tahun 1998 ini menguasai sebagian besar bidang komunikasi dan sosial di Tiongkok, dengan banyak perusahaan internet yang menjadi investasinya.
Pada tahun 2021, harga saham Tencent sempat turun dari puncaknya di 775 HKD akibat regulasi game dan isu anti-monopoli. Namun, seiring stabilnya lingkungan kebijakan, harga sahamnya rebound dari level terendah, saat ini (Juni 2025) berada di kisaran 400–450 HKD, dengan PER sekitar 23 kali, lebih rendah dari rata-rata lima tahun, sehingga valuasi menjadi menarik. Ekosistem sosial yang stabil, sumber pendapatan yang beragam, dan perbaikan lingkungan kebijakan menjadikannya pilihan utama untuk investasi jangka panjang.
Pemimpin energi baru: BYD
BYD (1211.HK), yang didirikan tahun 1995 sebagai produsen baterai, telah berkembang menjadi pemimpin global di industri kendaraan energi baru. Pada 2024, penjualan global BYD mencapai 4,27 juta unit, melampaui Tesla dan menjadi juara penjualan kendaraan energi baru global, serta menempati posisi keempat dalam volume penjualan merek mobil dunia.
Kinerja keuangan juga mengesankan—pendapatan sekitar 107 miliar dolar AS pada 2024, meningkat 29% tahun ke tahun; laba bersih 40,25 miliar RMB, naik 34%. Margin laba per kendaraan 21,02%, lebih tinggi dari Tesla yang 17,9%. Dengan percepatan ekspansi internasional, BYD membangun basis produksi di berbagai negara, membantu menekan biaya dan memperbesar pangsa pasar.
Pendapatan stabil dari energi: CNOOC
CNOOC (China National Offshore Oil Corporation) adalah produsen minyak dan gas lepas pantai terbesar di Tiongkok. Pada 2024, produksi minyak mentah sekitar 530 juta barel, dan produksi gas alam sekitar 1150 miliar meter kubik. Menurut International Energy Agency, permintaan gas alam diperkirakan tumbuh sekitar 2% per tahun dalam dekade mendatang, memberi angin segar bagi bisnis gas CNOOC. Kinerja keuangan perusahaan stabil, cocok untuk investor yang mencari arus kas stabil.
Risiko yang perlu diperhatikan meliputi fluktuasi harga minyak global, perubahan kebijakan lingkungan menuju energi terbarukan, dan ketidakpastian geopolitik.
Bintang baru industri AI: Baidu
Baidu (9888.HK), sebagai pemimpin mesin pencari di Tiongkok dan pelopor teknologi AI, pada kuartal pertama 2025 meraih pendapatan sekitar 32,5 miliar RMB, meningkat hampir 3% tahun ke tahun, didorong oleh cloud computing dan bisnis AI.
Pasar cloud computing Tiongkok diperkirakan tumbuh rata-rata 30% per tahun di masa depan, dan platform pengemudian otomatis Baidu “Apollo” telah menjalin kerja sama dengan banyak produsen mobil, menyiapkan dasar pertumbuhan jangka panjang. Investor harus waspada terhadap kompetisi pasar yang semakin ketat (seperti munculnya ByteDance dan pemain baru lainnya) serta perubahan regulasi yang berpotensi membawa risiko.
Pemula industri mainan: Pop Mart
Pop Mart (9992.HK), terkenal dengan IP asli dan produk blind box, dengan seri Labubu yang mendadak populer dalam beberapa tahun terakhir, toko baru sering antre panjang. Memiliki lebih dari 500 toko dan 2000 vending machine di lebih dari 30 negara.
Pada kuartal pertama 2025, pendapatan meningkat 165% secara tahunan, dengan pertumbuhan luar biasa di pasar internasional (475%). JP Morgan memprediksi seri Labubu bisa mencapai penjualan 14 miliar RMB pada 2027. Pertumbuhan pesat dan ekspansi internasional yang menonjol membuatnya layak terus diikuti.
Tiga Cara Memulai Investasi di Saham Hong Kong
Perantara langsung: paling praktis tapi biaya tertinggi
Membuka rekening langsung di broker lokal Taiwan untuk transaksi saham Hong Kong, bisa menggunakan dolar Taiwan tanpa konversi mata uang, tetapi hanya bisa beli dan jual secara long saja, tidak bisa short atau leverage, biaya transaksi relatif lebih mahal.
Broker Hong Kong: biaya lebih murah tapi ada risiko selisih kurs
Broker Hong Kong seperti Interactive Brokers, Futu NiuNiu menawarkan biaya rendah, tetapi harus deposit dalam HKD atau USD. Jika membeli dalam USD, akan ada biaya selisih kurs. Leverage untuk beli jual saham Hong Kong juga terbatas.
Kontrak Perbedaan Harga (CFD): fleksibel tapi terbatas pada instrumen tertentu
CFD memungkinkan trader melakukan posisi dua arah (long dan short), menggunakan leverage, biaya rendah, dan tidak perlu khawatir soal selisih kurs. Kekurangannya, platform CFD biasanya hanya menyediakan saham blue chip dengan kapitalisasi besar, sedangkan saham kecil dan volume rendah tidak tersedia. Bagi investor yang mengutamakan fleksibilitas, ini solusi yang lebih adaptif.
Poin Manajemen Risiko Investasi di Saham Hong Kong
Pemilihan platform sangat penting — platform trading yang berkualitas harus dilengkapi sistem peringatan ketat dan pengelolaan risiko lengkap, untuk melindungi modal investor sepenuhnya.
Tentukan stop loss yang masuk akal — karena saham Hong Kong tidak memiliki batas kenaikan/penurunan harian, volatilitas harga sangat besar, sehingga harus menetapkan level stop loss sebelum membuka posisi, untuk menghindari kerugian tak terduga.
Diversifikasi dana — jangan menaruh semua dana pada satu saham saja. Diversifikasi portofolio dapat mengurangi risiko secara efektif, dan posisi terlalu besar akan memperbesar risiko kerugian finansial.
Penutup
Dibandingkan dengan saham Jepang yang mencapai level tertinggi tahun ini, saham AS yang mendekati rekor, dan saham Taiwan yang stabil, saham Hong Kong saat ini berada di posisi rendah, menawarkan lebih banyak peluang investasi nilai. Kecuali jika sepenuhnya pesimis terhadap prospek ekonomi Tiongkok, valuasi saat ini cukup menarik untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan unggulan tersebut. Saat yang tepat untuk masuk ke pasar saham Hong Kong ada di depan mata, kuncinya adalah memilih metode dan waktu investasi yang sesuai dengan toleransi risiko pribadi. Volatilitas tinggi membawa risiko sekaligus peluang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Panduan Memulai Pasar Hong Kong: Mengapa Sekarang Adalah Waktu Terbaik untuk Menyusun Strategi di Pasar Asia
Bagi investor Taiwan yang ingin memperluas peta investasi mereka, saham Hong Kong sudah bukan lagi pilihan yang asing. Dibandingkan dengan saham Jepang yang melonjak tajam tahun ini dan saham AS yang mendekati level tertinggi sejarah, pasar saham Hong Kong saat ini berada di posisi relatif rendah, justru menjadi peluang emas bagi investor nilai.
Mengapa Saham Hong Kong Layak Dipertimbangkan Kembali
Pasar saham Hong Kong memiliki sejarah perdagangan lebih dari 150 tahun, menduduki posisi penting dalam sistem keuangan internasional. Hingga akhir Mei 2025, total kapitalisasi pasar saham Hong Kong sekitar 5,2 triliun dolar AS, menempati peringkat teratas di pasar sekuritas global, dengan sistem pengawasan pasar yang matang dan aturan perdagangan yang jelas menjadikannya salah satu pasar saham paling adil dan transparan di Asia.
Bagi investor Taiwan, keunggulan saham Hong Kong sangat jelas. Pertama, keunggulan geografis dan zona waktu yang mencolok—waktu perdagangan Hong Kong dan Taiwan hampir tidak berbeda, tidak seperti saham AS yang harus begadang; kedua, komunikasi bahasa tanpa hambatan, sehingga biaya pemahaman tentang kebijakan lokal dan tren perusahaan jauh lebih rendah dibandingkan pasar Eropa dan Amerika; terakhir, hubungan ekonomi antara Hong Kong, Makau, dan Taiwan semakin erat, saling memahami secara mendalam, memudahkan pelacakan fundamental perusahaan.
Sekilas Aturan Perdagangan Saham Hong Kong
Pasar saham Hong Kong terbagi menjadi dua tingkat: papan utama dan papan inovasi. Papan utama menampung perusahaan besar seperti Tencent, Alibaba, HSBC, sementara papan inovasi lebih fokus pada perusahaan kecil dan menengah yang inovatif.
Dari segi klasifikasi, saham Hong Kong dibagi menjadi saham blue chip (perusahaan berkualitas tinggi dalam indeks Hang Seng), H-share (perusahaan Tiongkok yang terdaftar di Hong Kong), dan red chip (perusahaan asing yang terdaftar di Hong Kong).
Waktu perdagangan adalah dari pukul 09:30 hingga 12:00 dan 13:00 hingga 16:00 waktu Taiwan, dengan istirahat makan siang selama 1 jam. Unit transaksi terkecil adalah “lot”, jumlahnya ditentukan oleh masing-masing perusahaan. Saham Hong Kong menerapkan sistem “T+0”, di mana saham yang dibeli hari itu dapat dijual kembali hari yang sama, meningkatkan efisiensi penggunaan modal secara signifikan; waktu penyelesaian transaksi adalah T+2, yaitu dua hari kerja setelah transaksi selesai, untuk transfer dana dan saham.
Perlu dicatat bahwa saham Hong Kong tidak memiliki batas kenaikan dan penurunan harian, yang berarti investor harus lebih berhati-hati dalam manajemen risiko, karena volatilitas harga saham di sana jauh lebih besar dibandingkan saham Taiwan dan pasar saham Tiongkok.
Perbandingan Hong Kong vs. AS: Perbedaan yang Perlu Diketahui Investor
Secara umum, mekanisme perdagangan saham Hong Kong dan AS hampir sama, tetapi bagi investor Taiwan, saham Hong Kong lebih “ramah” karena waktu perdagangan dan jam kerja yang sesuai, tanpa perlu menyesuaikan zona waktu AS.
Peluang Investasi Saat Ini di Saham Hong Kong
Pemimpin teknologi: Tencent
Sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di HKEX, Tencent (0700.HK) sangat penting. Perusahaan raksasa internet yang didirikan tahun 1998 ini menguasai sebagian besar bidang komunikasi dan sosial di Tiongkok, dengan banyak perusahaan internet yang menjadi investasinya.
Pada tahun 2021, harga saham Tencent sempat turun dari puncaknya di 775 HKD akibat regulasi game dan isu anti-monopoli. Namun, seiring stabilnya lingkungan kebijakan, harga sahamnya rebound dari level terendah, saat ini (Juni 2025) berada di kisaran 400–450 HKD, dengan PER sekitar 23 kali, lebih rendah dari rata-rata lima tahun, sehingga valuasi menjadi menarik. Ekosistem sosial yang stabil, sumber pendapatan yang beragam, dan perbaikan lingkungan kebijakan menjadikannya pilihan utama untuk investasi jangka panjang.
Pemimpin energi baru: BYD
BYD (1211.HK), yang didirikan tahun 1995 sebagai produsen baterai, telah berkembang menjadi pemimpin global di industri kendaraan energi baru. Pada 2024, penjualan global BYD mencapai 4,27 juta unit, melampaui Tesla dan menjadi juara penjualan kendaraan energi baru global, serta menempati posisi keempat dalam volume penjualan merek mobil dunia.
Kinerja keuangan juga mengesankan—pendapatan sekitar 107 miliar dolar AS pada 2024, meningkat 29% tahun ke tahun; laba bersih 40,25 miliar RMB, naik 34%. Margin laba per kendaraan 21,02%, lebih tinggi dari Tesla yang 17,9%. Dengan percepatan ekspansi internasional, BYD membangun basis produksi di berbagai negara, membantu menekan biaya dan memperbesar pangsa pasar.
Pendapatan stabil dari energi: CNOOC
CNOOC (China National Offshore Oil Corporation) adalah produsen minyak dan gas lepas pantai terbesar di Tiongkok. Pada 2024, produksi minyak mentah sekitar 530 juta barel, dan produksi gas alam sekitar 1150 miliar meter kubik. Menurut International Energy Agency, permintaan gas alam diperkirakan tumbuh sekitar 2% per tahun dalam dekade mendatang, memberi angin segar bagi bisnis gas CNOOC. Kinerja keuangan perusahaan stabil, cocok untuk investor yang mencari arus kas stabil.
Risiko yang perlu diperhatikan meliputi fluktuasi harga minyak global, perubahan kebijakan lingkungan menuju energi terbarukan, dan ketidakpastian geopolitik.
Bintang baru industri AI: Baidu
Baidu (9888.HK), sebagai pemimpin mesin pencari di Tiongkok dan pelopor teknologi AI, pada kuartal pertama 2025 meraih pendapatan sekitar 32,5 miliar RMB, meningkat hampir 3% tahun ke tahun, didorong oleh cloud computing dan bisnis AI.
Pasar cloud computing Tiongkok diperkirakan tumbuh rata-rata 30% per tahun di masa depan, dan platform pengemudian otomatis Baidu “Apollo” telah menjalin kerja sama dengan banyak produsen mobil, menyiapkan dasar pertumbuhan jangka panjang. Investor harus waspada terhadap kompetisi pasar yang semakin ketat (seperti munculnya ByteDance dan pemain baru lainnya) serta perubahan regulasi yang berpotensi membawa risiko.
Pemula industri mainan: Pop Mart
Pop Mart (9992.HK), terkenal dengan IP asli dan produk blind box, dengan seri Labubu yang mendadak populer dalam beberapa tahun terakhir, toko baru sering antre panjang. Memiliki lebih dari 500 toko dan 2000 vending machine di lebih dari 30 negara.
Pada kuartal pertama 2025, pendapatan meningkat 165% secara tahunan, dengan pertumbuhan luar biasa di pasar internasional (475%). JP Morgan memprediksi seri Labubu bisa mencapai penjualan 14 miliar RMB pada 2027. Pertumbuhan pesat dan ekspansi internasional yang menonjol membuatnya layak terus diikuti.
Tiga Cara Memulai Investasi di Saham Hong Kong
Perantara langsung: paling praktis tapi biaya tertinggi
Membuka rekening langsung di broker lokal Taiwan untuk transaksi saham Hong Kong, bisa menggunakan dolar Taiwan tanpa konversi mata uang, tetapi hanya bisa beli dan jual secara long saja, tidak bisa short atau leverage, biaya transaksi relatif lebih mahal.
Broker Hong Kong: biaya lebih murah tapi ada risiko selisih kurs
Broker Hong Kong seperti Interactive Brokers, Futu NiuNiu menawarkan biaya rendah, tetapi harus deposit dalam HKD atau USD. Jika membeli dalam USD, akan ada biaya selisih kurs. Leverage untuk beli jual saham Hong Kong juga terbatas.
Kontrak Perbedaan Harga (CFD): fleksibel tapi terbatas pada instrumen tertentu
CFD memungkinkan trader melakukan posisi dua arah (long dan short), menggunakan leverage, biaya rendah, dan tidak perlu khawatir soal selisih kurs. Kekurangannya, platform CFD biasanya hanya menyediakan saham blue chip dengan kapitalisasi besar, sedangkan saham kecil dan volume rendah tidak tersedia. Bagi investor yang mengutamakan fleksibilitas, ini solusi yang lebih adaptif.
Poin Manajemen Risiko Investasi di Saham Hong Kong
Pemilihan platform sangat penting — platform trading yang berkualitas harus dilengkapi sistem peringatan ketat dan pengelolaan risiko lengkap, untuk melindungi modal investor sepenuhnya.
Tentukan stop loss yang masuk akal — karena saham Hong Kong tidak memiliki batas kenaikan/penurunan harian, volatilitas harga sangat besar, sehingga harus menetapkan level stop loss sebelum membuka posisi, untuk menghindari kerugian tak terduga.
Diversifikasi dana — jangan menaruh semua dana pada satu saham saja. Diversifikasi portofolio dapat mengurangi risiko secara efektif, dan posisi terlalu besar akan memperbesar risiko kerugian finansial.
Penutup
Dibandingkan dengan saham Jepang yang mencapai level tertinggi tahun ini, saham AS yang mendekati rekor, dan saham Taiwan yang stabil, saham Hong Kong saat ini berada di posisi rendah, menawarkan lebih banyak peluang investasi nilai. Kecuali jika sepenuhnya pesimis terhadap prospek ekonomi Tiongkok, valuasi saat ini cukup menarik untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan unggulan tersebut. Saat yang tepat untuk masuk ke pasar saham Hong Kong ada di depan mata, kuncinya adalah memilih metode dan waktu investasi yang sesuai dengan toleransi risiko pribadi. Volatilitas tinggi membawa risiko sekaligus peluang.