AMERIKA SERIKAT – VENEZUELA: DARI MINYAK BUMI KE POLITIK GLOBAL, SITUASI PASAR



Kisah Amerika Serikat – Venezuela melampaui masalah minyak mentah tunggal dan berkembang menjadi gambaran geopolitik global, mempengaruhi energi, pertahanan, hubungan AS – Tiongkok, Taiwan, dan bahkan Greenland.

Hari ini muncul informasi bahwa Michael Burry, investor terkenal dari The Big Short, berbagi bahwa dia memegang saham Valero Energy sejak 2020 dan semakin percaya diri terhadap investasi ini saat Amerika memiliki prospek untuk terlibat lebih dalam dalam pemulihan industri minyak Venezuela. Banyak pabrik pengolahan minyak di wilayah Teluk Meksiko dirancang khusus untuk memproses minyak berat Venezuela, tetapi selama bertahun-tahun harus menggunakan sumber minyak yang kurang optimal, sehingga margin keuntungan terbatas. Jika minyak Venezuela kembali ke pasar, margin keuntungan produk seperti diesel, jet fuel, dan asphalt dapat meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, Burry menyatakan bahwa dia akan terus memegang Valero dalam jangka panjang, dan reaksi positif pasar saat saham ini naik tajam juga mencerminkan pandangan tersebut.

Tidak hanya pabrik pengolahan minyak, perusahaan jasa minyak AS juga dinilai memiliki keunggulan, karena infrastruktur minyak Venezuela telah mengalami kerusakan serius setelah puluhan tahun kurang investasi. Perusahaan seperti Halliburton, Schlumberger, dan Baker Hughes dapat terlibat dalam perbaikan pipa, pabrik pengolahan minyak, dan seluruh rantai infrastruktur energi, sehingga mendapatkan manfaat jangka panjang dari proses investasi dan rekonstruksi.

Seiring dengan energi, perusahaan pertahanan dan infrastruktur AS juga dapat memperoleh manfaat saat ketegangan geopolitik meningkat. Pengeluaran pertahanan biasanya meningkat selama masa ketidakstabilan, yang mendorong permintaan akan senjata, teknologi, konstruksi, dan logistik, menciptakan arus kas yang bersifat struktural dalam jangka menengah.

Sebaliknya, Tiongkok mengalami dampak negatif yang lebih nyata. Dalam sesi perdagangan hari ini, banyak saham perusahaan minyak besar Tiongkok di Hong Kong turun tajam saat pasar khawatir Beijing mungkin dibatasi aksesnya ke minyak Venezuela setelah AS mengeluarkan Presiden Nicolás Maduro. Secara spesifik, CNOOC turun sekitar 3% dan PetroChina turun sekitar 5%, mencerminkan kekhawatiran tentang pasokan minyak berat yang biasanya menyumbang sekitar 5–8% dari total impor minyak Tiongkok. Minyak ini sangat cocok untuk pabrik pengolahan minyak yang telah diinvestasikan besar-besaran oleh Tiongkok selama bertahun-tahun. Jika rantai pasok ini terganggu, perusahaan minyak Tiongkok bisa menghadapi kesulitan dalam mempertahankan produksi dan keuntungan.

Secara geopolitik, peristiwa di Venezuela memicu banyak perdebatan seputar preseden dalam hubungan internasional dan konsep zona pengaruh, dengan kaitan ke titik panas seperti Taiwan dan Greenland. Beberapa pendapat khawatir bahwa jika AS bertindak keras di “halaman belakang” mereka, hal ini bisa dijadikan alasan oleh kekuatan lain dalam konteks berbeda, seperti isu Tiongkok – Taiwan.

Sejalan dengan itu, Greenland juga mulai dibahas secara serius setelah peristiwa Venezuela. Meskipun sebagian besar ahli berpendapat bahwa kemungkinan AS bertindak serupa sangat kecil, reaksi keras dari Eropa menunjukkan bahwa sekutu-sekutu AS mulai khawatir tentang konsep zona pengaruh dan preseden geopolitik. Hal-hal yang sebelumnya dianggap “tidak mungkin” kini lebih banyak dibahas, meskipun sebagian besar masih sebatas spekulasi.

Yang perlu ditekankan adalah selalu ada suara yang mendukung dan menentang apa yang terjadi akhir pekan lalu. Masing-masing pihak memiliki alasan sendiri untuk tindakan mereka, dan alasan sebenarnya sering kali tidak sepenuhnya terungkap di media. Pasar keuangan tidak menilai benar atau salah, tetapi mencerminkan konsekuensi ekonomi, arus kas, dan harapan masa depan.

Saat ini, reaksi pasar cukup positif. Dalam sesi hari ini, saham, kripto, minyak, emas, dan perak semuanya naik secara bersamaan, sebuah perkembangan langka di mana banyak aset bergerak naik bersamaan. Ini menunjukkan bahwa pasar belum terburu-buru menilai skenario negatif, terutama terhadap harga minyak, dan masih dalam mode menunggu perkembangan selanjutnya.

Singkatnya, hanya dari satu peristiwa di Venezuela, pasar telah mencerminkan banyak lapisan dampak: Amerika dan perusahaan energi, pertahanan, dan infrastruktur bisa mendapatkan manfaat dalam jangka menengah; Tiongkok menghadapi tekanan pasokan dan posisi strategis; sementara pasar global secara hati-hati menilai kembali risiko geopolitik, zona pengaruh, dan keseimbangan kekuasaan di masa depan.
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)