Mayoritas trader Forex masih belum terlalu memperhatikan “biaya tersembunyi” yang bernama Swap. Biasanya kita melihat Spread dan komisi, tetapi Swap? Diam-diam menguras uang setiap malam saat Anda memegang order. Kebanyakan trader pemula tidak tahu ke mana hilangnya keuntungan mereka.
Apa itu Swap? Biaya yang Anda “tidak lihat”
Swap secara sederhana adalah bunga yang timbul dari memegang posisi trading (Position) semalam. Ini adalah selisih tingkat bunga antara dua mata uang yang Anda tradingkan.
Ketika Anda trading Forex pasangan mata uang seperti EUR/USD, sebenarnya Anda sedang:
Jika Buy (Long): membeli EUR dan meminjam USD
Jika Sell (Short): meminjam EUR dan memegang USD
Setiap mata uang memiliki tingkat kebijakan bunga sendiri yang ditetapkan oleh bank sentral. Swap adalah selisih antara bunga yang harus Anda bayar dan bunga yang Anda terima.
Mengapa harus membayar Swap? Cerita di baliknya
Bayangkan jika tingkat bunga EUR adalah 4.0% per tahun dan USD adalah 5.0% per tahun:
Buy EUR/USD: Anda mendapatkan bunga EUR (4.0%) tetapi membayar bunga USD (5.0%) → selisihnya negatif -1.0% per tahun
Sell EUR/USD: Anda membayar bunga EUR (4.0%) tetapi mendapatkan bunga USD (5.0%) → selisihnya positif +1.0% per tahun
Namun sebenarnya Anda tidak mendapatkan / membayar jumlah penuh karena platform trading (Broker) akan menambahkan “biaya administrasi” mereka sendiri. Jadi, meskipun secara teori Anda seharusnya mendapatkan Swap positif, platform bisa memotong biaya tersebut, sehingga Anda hanya mendapatkan sebagian atau bahkan menjadi negatif.
Swap Long vs Swap Short: Mengapa tidak sama?
Inilah alasan mengapa Swap Long (untuk order Buy) dan Swap Short (untuk order Sell) tidak pernah sama.
Angka-angka ini berbeda karena platform trading mengenakan biaya dari kedua sisi. Selisih Swap Long dan Swap Short terkadang bisa sampai 2-3 kali lipat, tergantung broker.
Swap 3-Hari: Hari “Trader Dihantui”
Ini adalah bagian yang kebanyakan trader pemula tidak tahu:
Mengapa ada Swap 3-Hari?
Pasar Forex tutup Sabtu dan Minggu, tetapi bunga di dunia keuangan berjalan setiap hari, termasuk hari libur. Jadi, platform trading harus mengakumulasi Swap hari Sabtu-Minggu ke hari kerja.
Biasanya, malam Rabu adalah hari di mana Swap dihitung 3 kali (beberapa platform mungkin hari Jumat). Alasan teknisnya adalah siklus settlement (Settlement) dari pasar Forex adalah T+2 (2 hari kerja setelah trading).
Contoh: Jika Anda trading Buy 1 Lot EUR/USD dengan Swap Long = -8.5 Points
Nilai 1 Pip (10 Points) = $10 USD
Jadi 1 Point = $1 USD
Swap per malam biasanya = -8.5 USD
Swap malam Rabu = -8.5 × 3 = -25.5 USD
Jumlah ini tidak kecil, bukan?
Cara menghitung biaya Swap secara akurat
Cara 1: Hitung dari persen (%) per malam
Rumus: Swap (dalam uang) = Nilai posisi × Persentase Swap ÷ 100
Contoh nyata:
Anda Buy 1 Lot EUR/USD (100,000 unit)
Harga EUR/USD = 1.0900
Persentase Swap Buy = -0.008% per malam
Langkah 1: Hitung nilai posisi = 1 × 100,000 × 1.0900 = 109,000 USD
Langkah 2: Hitung Swap = 109,000 × (-0.008 ÷ 100) = -8.72 USD per malam
Anda mungkin mendapatkan keuntungan 50 USD dari pergerakan harga, tetapi jika memegang order selama 5 malam (termasuk 1 kali Swap 3-Hari):
Swap biasa: -8.72 USD × 4 malam = -34.88 USD
Swap 3-Hari: -26.16 USD
Total Swap = -60.88 USD
Ini membuat keuntungan 50 USD hilang dan malah menjadi kerugian 10.88 USD.
Risiko 2: Memaksa menutup posisi
Dalam pasar yang tenang (Sideways), memegang order dengan Swap Negatif berarti Anda kehilangan uang setiap hari. Banyak trader tidak tahan dan harus menutup posisi meskipun rencana awal menunggu harga membaik.
Risiko 3: Margin call akibat biaya
Ingat bahwa Swap dihitung dari nilai “penuh” posisi, bukan dari Margin yang Anda gunakan.
Jika Anda leverage 1:100 untuk membuka 1 Lot:
Margin yang diperlukan: ≈1,090 USD
Swap per malam: 8.72 USD
Jika dibandingkan Margin: 8.72 ÷ 1,090 × 100 ≈ 0.8% per malam**
Jika 10 malam berturut-turut Swap Negatif, bisa menghapus Margin karena 0.8% × 10 = 8% dari Margin.
Peluang dari Swap: Strategi Carry Trade
Tidak semua hal buruk. Beberapa trader menggunakan Swap sebagai “sumber pendapatan” melalui strategi Carry Trade.
Ide
Cari pasangan mata uang yang:
Meminjam mata uang dengan bunga sangat rendah (seperti JPY dari Jepang, CHF dari Swiss)
Membeli mata uang dengan bunga tinggi (seperti AUD, NZD, atau terkadang MXN, TRY)
Tujuan: Mendapat Swap positif setiap hari
Contoh: Buy AUD/JPY
Mendapat bunga AUD (yang saat ini sekitar 4.35%)
Membayar bunga JPY (yang sekitar -0.10% atau hampir 0)
Selisih lebih dari 4% per tahun → Swap positif!
Risiko
Carry Trade bukan tanpa risiko. Risiko utamanya adalah perubahan nilai tukar yang bisa menghapus keuntungan Swap.
Misalnya, AUD/JPY turun 10% dalam setengah tahun, kerugian dari perubahan nilai tukar bisa jauh melebihi keuntungan Swap.
Carry Trade cocok saat pasar stabil dan tren jelas.
Akun Swap-Free: Pilihan untuk Trader Posisi
Jika ingin menghindari semua biaya Swap, beberapa platform menawarkan Akun Swap-Free (atau Islamic Account).
Keuntungan:
Tidak ada Swap, berapa lama pun memegang order
Cocok untuk Swing Traders dan Position Traders
Tidak perlu khawatir Swap mengurangi keuntungan
Kekurangan:
Spread bisa lebih lebar 1-2 pips
Beberapa platform mungkin mengenakan biaya administrasi tetap
Konsultasi dan persiapan
Sebelum membuka order, apa yang harus dilakukan?
Periksa Swap pasangan mata uang yang diinginkan - lihat apakah Swap Long dan Swap Short positif atau negatif
Hitung biaya Swap - gunakan rumus di atas untuk tahu berapa uang yang hilang per malam
Pertimbangkan durasi memegang posisi - jika hanya sebentar, tidak perlu terlalu dipikirkan. Tapi jika lama, harus dipertimbangkan matang-matang
Pilih gaya trading - Scalper tidak perlu khawatir, Position Trader harus memilih antara Swap positif atau akun Swap-Free
Cara melihat info Swap
Sebagian besar platform trading (MT4, MT5, dan platform lain) menampilkan Swap langsung:
Buka Market Watch
Klik kanan pada aset
Pilih Specification atau Properties
Cari “Swap Long” dan “Swap Short”
Atau cukup arahkan mouse ke nama aset, info akan muncul otomatis.
Kesimpulan kecil: Seberapa besar pengaruh Swap terhadap Anda?
Trader Scalper (yang menutup order dalam detik atau menit) → hampir tidak berpengaruh
Trader Day Trader (yang menutup dalam hari) → pengaruh kecil, kadang tidak ada
Trader Swing Trader (yang memegang selama hari-minggu) → pengaruh besar, harus dipertimbangkan dan mungkin perlu akun Swap-Free
Investor Position Trader (yang memegang selama bulan-tahun) → pengaruh paling besar
Pelajaran penting: Sebelum membuka order, “pertimbangkan” Swap juga. Jangan biarkan itu menjadi “biaya tersembunyi” yang menguras uang tanpa Anda sadari.
Langkah ini akan membantu menghindari kejutan tidak menyenangkan saat menutup order yang Anda kira “menguntungkan”.
Investasi memiliki risiko, tidak cocok untuk semua orang. Pelajari dengan baik sebelum mulai trading.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa itu Swap Forex? Sebenarnya berapa banyak keuntungan Anda yang terkuras?
Mayoritas trader Forex masih belum terlalu memperhatikan “biaya tersembunyi” yang bernama Swap. Biasanya kita melihat Spread dan komisi, tetapi Swap? Diam-diam menguras uang setiap malam saat Anda memegang order. Kebanyakan trader pemula tidak tahu ke mana hilangnya keuntungan mereka.
Apa itu Swap? Biaya yang Anda “tidak lihat”
Swap secara sederhana adalah bunga yang timbul dari memegang posisi trading (Position) semalam. Ini adalah selisih tingkat bunga antara dua mata uang yang Anda tradingkan.
Ketika Anda trading Forex pasangan mata uang seperti EUR/USD, sebenarnya Anda sedang:
Setiap mata uang memiliki tingkat kebijakan bunga sendiri yang ditetapkan oleh bank sentral. Swap adalah selisih antara bunga yang harus Anda bayar dan bunga yang Anda terima.
Mengapa harus membayar Swap? Cerita di baliknya
Bayangkan jika tingkat bunga EUR adalah 4.0% per tahun dan USD adalah 5.0% per tahun:
Namun sebenarnya Anda tidak mendapatkan / membayar jumlah penuh karena platform trading (Broker) akan menambahkan “biaya administrasi” mereka sendiri. Jadi, meskipun secara teori Anda seharusnya mendapatkan Swap positif, platform bisa memotong biaya tersebut, sehingga Anda hanya mendapatkan sebagian atau bahkan menjadi negatif.
Swap Long vs Swap Short: Mengapa tidak sama?
Inilah alasan mengapa Swap Long (untuk order Buy) dan Swap Short (untuk order Sell) tidak pernah sama.
Angka-angka ini berbeda karena platform trading mengenakan biaya dari kedua sisi. Selisih Swap Long dan Swap Short terkadang bisa sampai 2-3 kali lipat, tergantung broker.
Swap 3-Hari: Hari “Trader Dihantui”
Ini adalah bagian yang kebanyakan trader pemula tidak tahu:
Mengapa ada Swap 3-Hari?
Pasar Forex tutup Sabtu dan Minggu, tetapi bunga di dunia keuangan berjalan setiap hari, termasuk hari libur. Jadi, platform trading harus mengakumulasi Swap hari Sabtu-Minggu ke hari kerja.
Biasanya, malam Rabu adalah hari di mana Swap dihitung 3 kali (beberapa platform mungkin hari Jumat). Alasan teknisnya adalah siklus settlement (Settlement) dari pasar Forex adalah T+2 (2 hari kerja setelah trading).
Contoh: Jika Anda trading Buy 1 Lot EUR/USD dengan Swap Long = -8.5 Points
Jumlah ini tidak kecil, bukan?
Cara menghitung biaya Swap secara akurat
Cara 1: Hitung dari persen (%) per malam
Rumus: Swap (dalam uang) = Nilai posisi × Persentase Swap ÷ 100
Contoh nyata:
Langkah 1: Hitung nilai posisi = 1 × 100,000 × 1.0900 = 109,000 USD
Langkah 2: Hitung Swap = 109,000 × (-0.008 ÷ 100) = -8.72 USD per malam
Langkah 3: Jika 3-Hari Swap = -8.72 × 3 = -26.16 USD
Cara 2: Lihat dari platform trading
Kebanyakan platform menampilkan Swap langsung:
Risiko Swap: Berapa sebenarnya uang yang dikuras?
Risiko 1: Mengurangi keuntungan
Anda mungkin mendapatkan keuntungan 50 USD dari pergerakan harga, tetapi jika memegang order selama 5 malam (termasuk 1 kali Swap 3-Hari):
Ini membuat keuntungan 50 USD hilang dan malah menjadi kerugian 10.88 USD.
Risiko 2: Memaksa menutup posisi
Dalam pasar yang tenang (Sideways), memegang order dengan Swap Negatif berarti Anda kehilangan uang setiap hari. Banyak trader tidak tahan dan harus menutup posisi meskipun rencana awal menunggu harga membaik.
Risiko 3: Margin call akibat biaya
Ingat bahwa Swap dihitung dari nilai “penuh” posisi, bukan dari Margin yang Anda gunakan.
Jika Anda leverage 1:100 untuk membuka 1 Lot:
Jika 10 malam berturut-turut Swap Negatif, bisa menghapus Margin karena 0.8% × 10 = 8% dari Margin.
Peluang dari Swap: Strategi Carry Trade
Tidak semua hal buruk. Beberapa trader menggunakan Swap sebagai “sumber pendapatan” melalui strategi Carry Trade.
Ide
Cari pasangan mata uang yang:
Contoh: Buy AUD/JPY
Risiko
Carry Trade bukan tanpa risiko. Risiko utamanya adalah perubahan nilai tukar yang bisa menghapus keuntungan Swap.
Misalnya, AUD/JPY turun 10% dalam setengah tahun, kerugian dari perubahan nilai tukar bisa jauh melebihi keuntungan Swap.
Carry Trade cocok saat pasar stabil dan tren jelas.
Akun Swap-Free: Pilihan untuk Trader Posisi
Jika ingin menghindari semua biaya Swap, beberapa platform menawarkan Akun Swap-Free (atau Islamic Account).
Keuntungan:
Kekurangan:
Konsultasi dan persiapan
Sebelum membuka order, apa yang harus dilakukan?
Cara melihat info Swap
Sebagian besar platform trading (MT4, MT5, dan platform lain) menampilkan Swap langsung:
Atau cukup arahkan mouse ke nama aset, info akan muncul otomatis.
Kesimpulan kecil: Seberapa besar pengaruh Swap terhadap Anda?
Trader Scalper (yang menutup order dalam detik atau menit) → hampir tidak berpengaruh
Trader Day Trader (yang menutup dalam hari) → pengaruh kecil, kadang tidak ada
Trader Swing Trader (yang memegang selama hari-minggu) → pengaruh besar, harus dipertimbangkan dan mungkin perlu akun Swap-Free
Investor Position Trader (yang memegang selama bulan-tahun) → pengaruh paling besar
Pelajaran penting: Sebelum membuka order, “pertimbangkan” Swap juga. Jangan biarkan itu menjadi “biaya tersembunyi” yang menguras uang tanpa Anda sadari.
Langkah ini akan membantu menghindari kejutan tidak menyenangkan saat menutup order yang Anda kira “menguntungkan”.
Investasi memiliki risiko, tidak cocok untuk semua orang. Pelajari dengan baik sebelum mulai trading.