Inflasi dan deflasi: Apa perbedaan dan bagaimana Anda harus menyesuaikan diri

Zaman sekarang sumber daya semakin langka. Permintaan barang meningkat pesat, tetapi volume produksi tidak cukup memenuhi kebutuhan. Ini adalah alasan utama mengapa kita menghadapi ekonomi yang berubah dengan cepat. Isu ini mempengaruhi kehidupan, investasi, dan perencanaan keuangan semua orang. Artikel ini akan membahas secara mendalam penyebab dan solusi agar investor dapat membuat keputusan dengan bijak.

Inflasi: Dari Teori ke Kehidupan Nyata

Makna sebenarnya

Inflasi adalah kondisi di mana tingkat harga barang dan jasa meningkat secara berkelanjutan mengikuti siklus ekonomi, atau dari sudut pandang lain, nilai uang menurun. Hasilnya: dengan jumlah uang yang sama, Anda membeli lebih sedikit barang.

Contoh sederhana: Bapak A memiliki uang 50 Baht. Tahun lalu, dia bisa membeli 5 piring nasi, tetapi hari ini dengan jumlah uang yang sama, dia hanya bisa membeli 2 piring karena harga nasi naik. Ini adalah inflasi dalam kehidupan sehari-hari.

Mengapa inflasi terjadi

Inflasi disebabkan oleh tiga faktor utama:

1. Demand Pull Inflation (Inflasi dari permintaan)

Ketika ekonomi pulih setelah resesi, masyarakat menjadi lebih percaya diri dan daya beli meningkat. Mereka mulai melakukan “revenge spending” — pengeluaran besar-besaran yang tertunda, dalam satu hari. Namun, pabrik belum mampu meningkatkan volume produksi secara cukup. Hasilnya: penjual menaikkan harga.

2. Cost Push Inflation (Inflasi dari biaya)

Biaya produksi meningkat — baik dari biaya bahan baku, bahan bakar (minyak mentah, gas alam), maupun upah tenaga kerja. Ketika biaya tinggi, produsen harus menaikkan harga produk untuk mempertahankan laba.

3. Printing Money Inflation (Inflasi dari pencetakan uang)

Ketika pemerintah mencetak uang dalam jumlah besar melebihi volume barang di pasar, jumlah uang bertambah tetapi barang tidak bertambah. Uang kehilangan nilainya.

Situasi saat ini: Ketika inflasi melanda dunia

Saat ini, inflasi global disebabkan oleh kombinasi ketiga faktor tersebut secara bersamaan:

  • Pemulihan ekonomi yang tidak stabil: Ekonomi dunia berusaha pulih dari COVID-19, tetapi menghadapi masalah ketegangan geopolitik (seperti Perang Rusia-Ukraina)

  • Keterbatasan rantai pasok (Supply Chain Crisis): Kontainer kosong, chip semikonduktor habis, pabrik berhenti produksi, menyebabkan kekurangan barang.

  • Harga energi melonjak: Harga minyak mentah dari rekor terendah tahun 2020 (masa lockdown) melonjak ke rekor tertinggi tahun 2021-2022 saat negara-negara membuka kembali.

  • Banyak negara melakukan stimulus ekonomi besar-besaran: Mengakibatkan jumlah uang dalam sistem meningkat.

Data nyata dari Thailand

Indeks Harga Konsumen (CPI) yang berubah

Kementerian Perdagangan memantau harga 430 item setiap bulan. Hasilnya adalah Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index: CPI)

Data terbaru (Januari 2567):

  • CPI berada di angka 110.3 (basis 2562 = 100)
  • Tingkat inflasi (YoY) sebesar 1.11%, menurun dari tahun sebelumnya
  • Terendah dalam 35 bulan terakhir

Berapa kenaikan harga barang kebutuhan pokok

Sekarang, mari kita lihat barang yang kita gunakan sehari-hari dan berapa kenaikannya:

Barang Tahun 2564 Tahun 2565 Tahun 2566 Tahun 2567
Daging babi merah 137.5 Baht/kg 205 Baht/kg 125 Baht/kg 133.31 Baht/kg
Dada ayam 67.5 Baht/kg 105 Baht/kg 80 Baht/kg 80 Baht/kg
Telur ayam 4.45 Baht/butir 5 Baht/butir 3.83-4 Baht/butir 3.9 Baht/butir
Cabai 45 Baht/kg 185 Baht/kg 200 Baht/kg 50-250 Baht/kg
Daun ketumbar 130 Baht/kg 175 Baht/kg 123 Baht/kg 84 Baht/kg
Gas LPG 318 Baht/tabung 393 Baht/tabung 423 Baht/tabung 423 Baht/tabung
Gasohol 28.75 Baht/liter 37.15 Baht/liter 35.08 Baht/liter 39.15 Baht/liter
Solar 28.29 Baht/liter 34.94 Baht/liter 33.44 Baht/liter 40.24 Baht/liter

Terlihat bahwa tahun 2565 adalah tahun dengan kenaikan harga tertinggi, terutama cabai (naik 4 kali lipat!) dan daging, yang mendominasi pasar.

Inflasi: Pemenang dan pecundang

Siapa yang diuntungkan dari inflasi

Pengusaha dan pemilik bisnis - Bisa menaikkan harga barang dan jasa, keluar dari tekanan ✅ Pemegang saham perusahaan energi - P.T. Pertamina, tahun 2565 laba bersih 64.419 miliar Baht, naik 12.7% dibanding tahun sebelumnya ✅ Bankir - Saat suku bunga tinggi, bank menaikkan biaya pinjaman, laba meningkat ✅ Debitur - Siapa yang meminjam uang, uang yang dipinjamkan bulan ini akan terasa lebih mahal di akhir bulan berikutnya

Siapa yang dirugikan oleh inflasi

Penerima pendapatan tetap - Gaji naik 3%, tetapi inflasi 7% = kerugian ❌ Pemilik uang tunai - Nilai uang yang disimpan menurun setiap hari ❌ Pemberi pinjaman - Jika bunga tetap, mereka akan mengalami kerugian nyata ❌ Masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah - Biaya hidup meningkat, pendapatan tidak cukup

Dampak inflasi terhadap kehidupan

Dampak terhadap masyarakat

Biaya hidup meningkat cepat - Harga barang naik, uang berkurang nilainya, daya beli menurun. Orang harus memilih membeli barang yang benar-benar diperlukan.

Penghematan berkurang - Orang beralih dari menabung uang tunai ke investasi (yang berisiko) untuk melawan kehilangan nilai.

Dampak terhadap bisnis

Penjualan menurun setelah kenaikan harga - Setelah menaikkan harga, pembeli berkurang. Beberapa toko setelah menaikkan harga, penjualannya turun 20-30%.

Laba berkurang - Biaya tinggi, penjualan menurun, laba stagnan. Beberapa bisnis mengalami utang besar dan harus mem-PHK karyawan.

Dampak terhadap negara

Ekonomi melambat - Bisnis utama mengurangi investasi, pengurangan lapangan kerja, tingkat pengangguran meningkat, GDP melambat.

Stagflasi menyusul - Harga tinggi tetapi ekonomi tidak tumbuh, situasi yang sangat berbahaya (meskipun Thailand belum sampai ke tingkat ini)

Utang rumah tangga meningkat - Orang harus meminjam uang untuk menutupi biaya hidup, utang menumpuk.

Deflasi (Deflation): Musuh lain

Apa itu deflasi

Deflasi adalah kondisi sebaliknya — harga-harga menurun secara terus-menerus, disebabkan oleh permintaan rendah atau jumlah uang dalam sistem tidak cukup.

Inflasi vs deflasi - Mana yang lebih buruk

Aspek Inflasi Deflasi
Tingkat harga Naik Turun
Daya beli Menurun Meningkat (tapi…)
Motivasi investasi Meningkat Menurun
Risiko Sedang Sangat tinggi
Dampak ekonomi Sedang (Jika dalam batas wajar) Sangat besar (Ekonomi melambat selama bertahun-tahun)

Faktanya, baik inflasi maupun deflasi yang ekstrem keduanya berbahaya bagi negara.

Cara mengatasi inflasi: Panduan praktis

1. Rencanakan investasi secara strategis

Ketika suku bunga deposito rendah, alihkan dana ke investasi yang memberikan hasil lebih tinggi.

Pilihan:

  • Saham dan reksa dana
  • Properti
  • Emas (aset lindung nilai)
  • Surat utang berbunga mengambang

2. Hindari utang “Juni”

Utang yang tidak menghasilkan pendapatan — seperti belanja tidak perlu, pinjaman konsumtif — adalah jebakan.

Langkah:

  • Anggaran ketat
  • Hilangkan pembelian yang tidak perlu
  • Cari sumber pendapatan tambahan

3. Investasikan dalam aset lindung nilai

Emas, uang tunai asli, aset bernilai intrinsik — ini adalah tempat berlindung saat inflasi tinggi.

4. Pantau berita ekonomi secara dekat

Kebijakan Bank Indonesia, perubahan suku bunga, dan pengawasan ketat — ini indikator perubahan ekonomi.

Investasi apa yang baik saat inflasi

Pilihan 1: Deposito berjangka tinggi

Banyak bank menawarkan deposito 12-36 bulan dengan bunga tinggi, tetapi harus mengunci dana.

Keuntungan: Aman, bunga lebih tinggi dari sebelumnya Kekurangan: Imbal hasil tidak cukup tinggi dibandingkan inflasi nyata

Pilihan 2: Investasi saham (pilih sektor yang cerdas)

Saat inflasi tinggi, beberapa sektor saham menguntungkan:

Saham bank - Suku bunga naik → laba naik Saham asuransi - Investasi obligasi dengan hasil tinggi Saham energi - Minyak dan gas mahal → laba melonjak Saham makanan - Orang harus makan → kekuatan tawar menaikkan harga

Pilihan 3: Properti

Sewa mengikuti inflasi, tidak berfluktuasi seperti pasar saham. Jika punya modal, ini investasi jangka panjang yang baik.

Pilihan 4: Emas

Aset paling tahan terhadap inflasi, semakin tinggi inflasi, harga emas naik.

Teknik lanjutan: Trading CFD emas — mendapatkan keuntungan dari kenaikan dan penurunan harga tanpa membeli emas fisik (Risiko tinggi, pelajari sebelum berinvestasi)

Pilihan 5: Surat utang floating rate

Obligasi yang suku bunganya disesuaikan dengan perubahan inflasi dan suku bunga pasar.

Keuntungan: Perlindungan saat inflasi tinggi, hasil meningkat Kekurangan: Perlu mempelajari kredibilitas penerbit obligasi

Situasi ekonomi dunia: Melihat ke depan

Prediksi IMF (Januari 2567)

  • Ekonomi global diperkirakan tumbuh moderat di angka 3.1% tahun 2567 dan 3.2% tahun 2568
  • Tantangan: Kebijakan moneter ketat, pengurangan stimulus, produktivitas melambat
  • Sinyal positif: Inflasi mulai menurun di seluruh dunia
  • Risiko: Ketegangan geopolitik, gangguan pasokan

Situasi Thailand: Belum masuk ke Stagflation

Meskipun inflasi masih di 1.11% (di bawah target), ekonomi Thailand belum sepenuhnya pulih. Pantau terus perkembangan ke depan.

Riwayat inflasi Thailand: Pelajaran dari masa lalu

  • 2560: Inflasi melewati 24.3% karena harga minyak melonjak (perang Timur Tengah)
  • 2564: Inflasi tinggi akibat perang Irak-Iran
  • 2560: Setelah krisis ekonomi, Baht melemah, inflasi mencapai 7.89%
  • 2564: Inflasi turun menjadi 5.51%
  • 2565: Stabil di sekitar 5%, terakhir 7.10% (Perang Rusia-Ukraina)

Semua ini didorong oleh sejarah, alam, dan konflik — semuanya memicu inflasi.

Kesimpulan

Inflasi adalah fenomena ekonomi yang tidak bisa dihindari, tetapi bisa dikelola.

Anda harus: ✓ Memahami penyebab dan dampaknya ✓ Memilih aset lindung nilai (emas, properti) ✓ Hindari menyimpan uang tunai tanpa strategi ✓ Pantau berita ekonomi ✓ Investasikan dalam saham yang diuntungkan

Pemahaman + persiapan = kemenangan dalam permainan ekonomi. Investor yang cerdas tahu bahwa inflasi bukan hal menakutkan, melainkan peluang untuk merencanakan keuangan dengan lebih baik.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)