Apa itu futures? Singkatnya, futures adalah kontrak standar yang disepakati di bursa, di mana kedua belah pihak setuju untuk melakukan pengiriman atau penyerahan suatu aset tertentu pada waktu tertentu di masa depan dengan harga yang telah disepakati sebelumnya. Aset tersebut bisa berupa indeks saham, minyak mentah, emas, valuta asing, obligasi, dan berbagai produk keuangan atau barang fisik lainnya.
Karakteristik utama dari perdagangan futures: Setelah order dipasang dan transaksi selesai di bursa, kontrak akan mencatat tanggal jatuh tempo yang jelas, dan saat tiba waktunya, harus dilakukan penyelesaian (pengiriman fisik atau penyelesaian tunai). Di Taiwan, produk futures yang paling populer adalah futures indeks yang berbasis indeks weighted, yaitu futures Taiwan Index (TAIEX futures), yang juga merupakan pasar yang paling sering diakses oleh investor ritel.
Dua, Rincian Kontrak Futures
Setiap kontrak futures ditetapkan oleh bursa dengan spesifikasi lengkap, meliputi:
Kode dan nama produk aset dasar
Ukuran kontrak (spesifikasi volume transaksi)
Titik harga minimum (unit perubahan harga terkecil)
Jam perdagangan
Tanggal jatuh tempo
Metode penyelesaian (fisik atau tunai)
Sebagai contoh, untuk futures indeks utama di Taiwan, margin awal sekitar NT$300.000; untuk mini futures indeks sekitar NT$76.000; sedangkan untuk futures luar negeri seperti Nasdaq 100 futures, Brent crude oil futures, dan lain-lain, margin yang dibutuhkan juga berbeda-beda. Sebelum membuka rekening, investor disarankan untuk memeriksa spesifikasi kontrak dari produk yang akan diperdagangkan secara detail.
Tiga, Lima Poin Penting Sebelum Main Futures
Investor harus memahami konsep berikut sebelum masuk ke pasar:
Karakteristik Margin Trading: Futures menggunakan sistem margin, di mana hanya perlu membayar sebagian dari nilai kontrak (biasanya 5-10%) untuk melakukan trading seluruh kontrak, yang dikenal sebagai efek leverage.
Fleksibilitas Operasi Dua Arah: Bisa melakukan posisi long (beli dulu dengan harapan naik) maupun short (jual dulu dengan harapan turun), tanpa perlu mengajukan izin khusus seperti margin trading saham.
Efek Leverage yang Memperbesar: Leverage adalah pedang bermata dua, keuntungan dan kerugian akan diperbesar. Jika salah prediksi, risiko margin call dan likuidasi paksa (margin call atau “爆倉”) sangat tinggi.
Batas Waktu Kontrak: Futures memiliki tanggal jatuh tempo yang pasti. Kontrak bulan dekat memiliki likuiditas terbaik, sedangkan kontrak jangka panjang biasanya kurang likuid.
Keunggulan Dibanding Saham: Biaya transaksi lebih rendah, fleksibilitas trading lebih tinggi, tetapi pengelolaan risiko lebih ketat.
Dibandingkan dengan investasi saham, perdagangan futures tampak lebih mudah diakses, tetapi sebenarnya membutuhkan kompetensi dan disiplin yang lebih tinggi. Banyak pemula tertarik karena leverage, namun akhirnya mengalami kerugian besar akibat manajemen risiko yang buruk. Untuk bertahan dan meraih profit di pasar futures, penting membangun strategi trading yang sistematis dan menjalankannya secara disiplin, sebagai fondasi keberhasilan jangka panjang.
Empat, Bagaimana Cara Operasi Futures? Delapan Langkah Kunci Pemula
Langkah pertama: Bangun dasar pemahaman pasar
Sebelum benar-benar bertransaksi, perlu memahami logika kerja pasar futures: persyaratan margin, mekanisme leverage, tanggal jatuh tempo kontrak, serta aturan trading di bursa. Hanya dengan memahami aspek-aspek ini, trader bisa membuat keputusan yang lebih rasional.
Langkah kedua: Tentukan gaya investasi sendiri
Evaluasi pengalaman investasi sebelumnya dan tentukan apakah cenderung investasi jangka panjang atau trading jangka pendek. Investor jangka panjang biasanya tidak cocok menggunakan futures sebagai alat utama, melainkan sebagai alat hedging; sedangkan trader jangka pendek bisa memanfaatkan fleksibilitas futures secara optimal.
Langkah ketiga: Pilih broker futures yang tepat
Futures diterbitkan oleh berbagai bursa (misalnya Taiwan Futures Exchange, CME Chicago, NYMEX New York, dll), dan investor harus membuka rekening melalui broker yang menyediakan layanan futures. Saat memilih broker, pertimbangkan: variasi produk, kecepatan harga, biaya transaksi, layanan pelanggan, dan lain-lain. Di Taiwan, broker futures meliputi Yuanta, KGI, Cathay, dan lain-lain; platform internasional juga banyak tersedia.
Langkah keempat: Gunakan akun demo untuk uji strategi
Setelah membuka rekening, jangan langsung trading dengan uang asli. Gunakan akun demo untuk latihan, menguji strategi trading secara virtual. Pada tahap ini, penting membiasakan diri dengan pengaturan stop loss dan take profit. Disarankan pemula menggunakan mini futures untuk latihan.
Langkah kelima: Pilih instrumen futures yang akan diperdagangkan
Pasar menawarkan beragam instrumen futures:
Kategori
Produk Umum
Futures indeks
S&P 500, Nasdaq 100, VIX, Dow Jones
Futures suku bunga
Obligasi AS (2, 5, 10 tahun), suku bunga zona Euro
Futures komoditas
Gandum, jagung, kedelai
Futures logam
Emas, perak, tembaga, platinum
Futures energi
Minyak mentah, gas alam, bensin, minyak pemanas
Futures komoditas lunak
Kapas, kakao, kopi, gula
Pemula disarankan memulai dari futures indeks yang paling likuid atau produk utama.
Langkah keenam: Persiapkan margin yang cukup
Sebelum trading, harus melakukan deposit margin. Persyaratan margin berbeda-beda tergantung produk. Misalnya, untuk futures indeks utama di Taiwan, margin bisa mencapai puluhan juta rupiah, sedangkan kontrak mini lebih rendah. Pastikan memeriksa kebutuhan margin dari produk yang dipilih sebelum deposit.
Langkah ketujuh: Pelajari cara mengenali sinyal trading
Kunci keberhasilan trading futures adalah menemukan sinyal masuk yang andal. Trader biasanya menggunakan analisis fundamental (data ekonomi, kebijakan) atau analisis teknikal (grafik, indikator, pola) untuk menentukan arah harga. Karena futures memiliki tanggal jatuh tempo, disarankan masuk posisi saat sinyal teknikal mulai muncul, agar arah lebih pasti.
Langkah kedelapan: Laksanakan strategi beli/jual
Strategi long: Harapkan kenaikan aset, beli kontrak dulu, lalu jual saat harga naik untuk meraih profit. Contohnya, bullish terhadap pasar saham AS, bisa beli futures S&P 500 E-mini; bullish minyak, bisa beli futures minyak mentah.
Strategi short: Harapkan penurunan aset, jual kontrak dulu, lalu beli kembali saat harga turun untuk meraih profit. Contohnya, prediksi pasar saham akan koreksi, bisa jual futures indeks untuk melakukan short.
Pengelolaan risiko: Baik posisi long maupun short, harus menetapkan stop loss dan take profit secara jelas. Disarankan pemula menggunakan stop loss yang ketat dan posisi kecil, lalu tingkatkan secara bertahap seiring pengalaman.
Lima, Peluang dan Risiko dalam Perdagangan Futures
Keunggulan utama futures
Efek leverage yang memperbesar keuntungan: Dengan modal kecil, bisa mengendalikan kontrak besar, sehingga potensi keuntungan besar dengan modal terbatas.
Perdagangan dua arah yang mudah: Bisa melakukan posisi long maupun short tanpa perlu pinjam saham, melampaui batasan pasar saham yang satu arah.
Alat lindung nilai (hedging): Bisa menggunakan posisi futures short untuk melindungi portofolio dari risiko penurunan pasar saham, sebagai perlindungan terhadap posisi long di pasar spot.
Likuiditas tinggi: Pasar futures internasional sangat aktif, harga transparan, cocok untuk aliran dana besar.
Risiko utama futures
Risiko leverage yang mematikan: Leverage memperbesar keuntungan, tapi juga memperbesar kerugian. Jika prediksi salah dan tidak ada stop loss yang ketat, kerugian bisa cepat membengkak.
Risiko kerugian tak terbatas: Berbeda dengan saham yang kerugiannya terbatas pada modal yang diinvestasikan, futures bisa menyebabkan kerugian melebihi margin awal, bahkan berutang ke broker.
Tingkat profesional yang tinggi: Membutuhkan pemahaman pasar dan teknik trading yang lebih baik, tidak cocok untuk pemula total.
Spesifikasi kontrak yang standar: Kontrak sudah distandarisasi, volume dan tanggal jatuh tempo sudah ditetapkan, tidak bisa diubah-ubah.
Tekanan waktu: Kontrak memiliki tanggal jatuh tempo, harus terus memperhatikan rolling over, dan tekanan psikologis cukup besar.
Enam, Kontrak Perbedaan Harga (CFD) – Menyimpan Keunggulan Futures, Mengurangi Hambatan Masuk
CFD adalah instrumen derivatif keuangan yang berada di antara futures dan spot. Pembeli dan penjual menyepakati kontrak berdasarkan harga spot aset dasar, dan hanya menyelesaikan selisih harga (profit/loss). Tidak ada pengiriman fisik dan tidak ada tanggal jatuh tempo tetap.
Keunggulan CFD dibanding futures
Beragam instrumen dasar: Lebih banyak pilihan dibandingkan futures yang terbatas, termasuk saham, valuta asing, cryptocurrency, komoditas, dan lebih dari 400 aset lainnya.
Spesifikasi kontrak fleksibel: Leverage bisa disesuaikan (biasanya 1-200 kali), volume trading juga bisa dipilih (misalnya 0.01 lot sampai 30 lot), sesuai risiko yang diambil.
Biaya margin rendah: Modal masuk lebih kecil, leverage tinggi, tidak terbatas oleh margin tinggi seperti futures.
Tanpa tanggal jatuh tempo: Bisa dipertahankan tanpa batas waktu, tidak perlu rollover, cocok untuk posisi jangka menengah dan panjang.
Inti operasional CFD
1. Pilih leverage dengan hati-hati
Sesuaikan leverage dengan volatilitas aset. Valas yang stabil bisa pakai leverage tinggi; saham dan komoditas volatil harus pakai leverage lebih rendah untuk mengendalikan risiko.
2. Buat rencana trading lengkap
Punya logika masuk dan keluar yang jelas, serta mekanisme stop loss dan take profit. Bukan sekadar beli murah dan jual mahal, tetapi juga mengatur rasio risiko-imbalan agar profit bisa dihasilkan dalam batas risiko yang terkendali.
Tujuh, Saran Akhir dan Peringatan Risiko
Futures dan CFD adalah instrumen keuangan berisiko tinggi, tidak cocok untuk investor yang tidak cukup persiapan. Sebelum masuk, lakukan hal berikut:
Pelajari secara mendalam dasar-dasar pasar dan manajemen risiko
Latihan di akun demo untuk menguji strategi dan logika trading
Bangun disiplin trading yang ketat, tetapkan stop loss yang wajib dipatuhi
Batasi risiko per transaksi, disarankan tidak lebih dari 2-5% dari total modal
Jangan terbuai janji keuntungan besar dengan leverage dan iming-iming profit cepat, kestabilan lebih penting daripada keuntungan sesaat
Untuk bertahan di pasar futures jangka panjang, yang dibutuhkan bukan keberuntungan, melainkan metodologi sistematis dan disiplin yang keras. Jangan gegabah masuk pasar, mulai dari akun demo, dan tingkatkan pengalaman secara bertahap.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Panduan Pemula untuk Kontrak Berjangka|Bagaimana Pemula Memulai Perdagangan Kontrak Berjangka? Penilaian Risiko dan Panduan Praktis
一、什麼是期貨?基本概念解析
Apa itu futures? Singkatnya, futures adalah kontrak standar yang disepakati di bursa, di mana kedua belah pihak setuju untuk melakukan pengiriman atau penyerahan suatu aset tertentu pada waktu tertentu di masa depan dengan harga yang telah disepakati sebelumnya. Aset tersebut bisa berupa indeks saham, minyak mentah, emas, valuta asing, obligasi, dan berbagai produk keuangan atau barang fisik lainnya.
Karakteristik utama dari perdagangan futures: Setelah order dipasang dan transaksi selesai di bursa, kontrak akan mencatat tanggal jatuh tempo yang jelas, dan saat tiba waktunya, harus dilakukan penyelesaian (pengiriman fisik atau penyelesaian tunai). Di Taiwan, produk futures yang paling populer adalah futures indeks yang berbasis indeks weighted, yaitu futures Taiwan Index (TAIEX futures), yang juga merupakan pasar yang paling sering diakses oleh investor ritel.
Dua, Rincian Kontrak Futures
Setiap kontrak futures ditetapkan oleh bursa dengan spesifikasi lengkap, meliputi:
Sebagai contoh, untuk futures indeks utama di Taiwan, margin awal sekitar NT$300.000; untuk mini futures indeks sekitar NT$76.000; sedangkan untuk futures luar negeri seperti Nasdaq 100 futures, Brent crude oil futures, dan lain-lain, margin yang dibutuhkan juga berbeda-beda. Sebelum membuka rekening, investor disarankan untuk memeriksa spesifikasi kontrak dari produk yang akan diperdagangkan secara detail.
Tiga, Lima Poin Penting Sebelum Main Futures
Investor harus memahami konsep berikut sebelum masuk ke pasar:
Karakteristik Margin Trading: Futures menggunakan sistem margin, di mana hanya perlu membayar sebagian dari nilai kontrak (biasanya 5-10%) untuk melakukan trading seluruh kontrak, yang dikenal sebagai efek leverage.
Fleksibilitas Operasi Dua Arah: Bisa melakukan posisi long (beli dulu dengan harapan naik) maupun short (jual dulu dengan harapan turun), tanpa perlu mengajukan izin khusus seperti margin trading saham.
Efek Leverage yang Memperbesar: Leverage adalah pedang bermata dua, keuntungan dan kerugian akan diperbesar. Jika salah prediksi, risiko margin call dan likuidasi paksa (margin call atau “爆倉”) sangat tinggi.
Batas Waktu Kontrak: Futures memiliki tanggal jatuh tempo yang pasti. Kontrak bulan dekat memiliki likuiditas terbaik, sedangkan kontrak jangka panjang biasanya kurang likuid.
Keunggulan Dibanding Saham: Biaya transaksi lebih rendah, fleksibilitas trading lebih tinggi, tetapi pengelolaan risiko lebih ketat.
Dibandingkan dengan investasi saham, perdagangan futures tampak lebih mudah diakses, tetapi sebenarnya membutuhkan kompetensi dan disiplin yang lebih tinggi. Banyak pemula tertarik karena leverage, namun akhirnya mengalami kerugian besar akibat manajemen risiko yang buruk. Untuk bertahan dan meraih profit di pasar futures, penting membangun strategi trading yang sistematis dan menjalankannya secara disiplin, sebagai fondasi keberhasilan jangka panjang.
Empat, Bagaimana Cara Operasi Futures? Delapan Langkah Kunci Pemula
Langkah pertama: Bangun dasar pemahaman pasar
Sebelum benar-benar bertransaksi, perlu memahami logika kerja pasar futures: persyaratan margin, mekanisme leverage, tanggal jatuh tempo kontrak, serta aturan trading di bursa. Hanya dengan memahami aspek-aspek ini, trader bisa membuat keputusan yang lebih rasional.
Langkah kedua: Tentukan gaya investasi sendiri
Evaluasi pengalaman investasi sebelumnya dan tentukan apakah cenderung investasi jangka panjang atau trading jangka pendek. Investor jangka panjang biasanya tidak cocok menggunakan futures sebagai alat utama, melainkan sebagai alat hedging; sedangkan trader jangka pendek bisa memanfaatkan fleksibilitas futures secara optimal.
Langkah ketiga: Pilih broker futures yang tepat
Futures diterbitkan oleh berbagai bursa (misalnya Taiwan Futures Exchange, CME Chicago, NYMEX New York, dll), dan investor harus membuka rekening melalui broker yang menyediakan layanan futures. Saat memilih broker, pertimbangkan: variasi produk, kecepatan harga, biaya transaksi, layanan pelanggan, dan lain-lain. Di Taiwan, broker futures meliputi Yuanta, KGI, Cathay, dan lain-lain; platform internasional juga banyak tersedia.
Langkah keempat: Gunakan akun demo untuk uji strategi
Setelah membuka rekening, jangan langsung trading dengan uang asli. Gunakan akun demo untuk latihan, menguji strategi trading secara virtual. Pada tahap ini, penting membiasakan diri dengan pengaturan stop loss dan take profit. Disarankan pemula menggunakan mini futures untuk latihan.
Langkah kelima: Pilih instrumen futures yang akan diperdagangkan
Pasar menawarkan beragam instrumen futures:
Pemula disarankan memulai dari futures indeks yang paling likuid atau produk utama.
Langkah keenam: Persiapkan margin yang cukup
Sebelum trading, harus melakukan deposit margin. Persyaratan margin berbeda-beda tergantung produk. Misalnya, untuk futures indeks utama di Taiwan, margin bisa mencapai puluhan juta rupiah, sedangkan kontrak mini lebih rendah. Pastikan memeriksa kebutuhan margin dari produk yang dipilih sebelum deposit.
Langkah ketujuh: Pelajari cara mengenali sinyal trading
Kunci keberhasilan trading futures adalah menemukan sinyal masuk yang andal. Trader biasanya menggunakan analisis fundamental (data ekonomi, kebijakan) atau analisis teknikal (grafik, indikator, pola) untuk menentukan arah harga. Karena futures memiliki tanggal jatuh tempo, disarankan masuk posisi saat sinyal teknikal mulai muncul, agar arah lebih pasti.
Langkah kedelapan: Laksanakan strategi beli/jual
Strategi long: Harapkan kenaikan aset, beli kontrak dulu, lalu jual saat harga naik untuk meraih profit. Contohnya, bullish terhadap pasar saham AS, bisa beli futures S&P 500 E-mini; bullish minyak, bisa beli futures minyak mentah.
Strategi short: Harapkan penurunan aset, jual kontrak dulu, lalu beli kembali saat harga turun untuk meraih profit. Contohnya, prediksi pasar saham akan koreksi, bisa jual futures indeks untuk melakukan short.
Pengelolaan risiko: Baik posisi long maupun short, harus menetapkan stop loss dan take profit secara jelas. Disarankan pemula menggunakan stop loss yang ketat dan posisi kecil, lalu tingkatkan secara bertahap seiring pengalaman.
Lima, Peluang dan Risiko dalam Perdagangan Futures
Keunggulan utama futures
Efek leverage yang memperbesar keuntungan: Dengan modal kecil, bisa mengendalikan kontrak besar, sehingga potensi keuntungan besar dengan modal terbatas.
Perdagangan dua arah yang mudah: Bisa melakukan posisi long maupun short tanpa perlu pinjam saham, melampaui batasan pasar saham yang satu arah.
Alat lindung nilai (hedging): Bisa menggunakan posisi futures short untuk melindungi portofolio dari risiko penurunan pasar saham, sebagai perlindungan terhadap posisi long di pasar spot.
Likuiditas tinggi: Pasar futures internasional sangat aktif, harga transparan, cocok untuk aliran dana besar.
Risiko utama futures
Risiko leverage yang mematikan: Leverage memperbesar keuntungan, tapi juga memperbesar kerugian. Jika prediksi salah dan tidak ada stop loss yang ketat, kerugian bisa cepat membengkak.
Risiko kerugian tak terbatas: Berbeda dengan saham yang kerugiannya terbatas pada modal yang diinvestasikan, futures bisa menyebabkan kerugian melebihi margin awal, bahkan berutang ke broker.
Tingkat profesional yang tinggi: Membutuhkan pemahaman pasar dan teknik trading yang lebih baik, tidak cocok untuk pemula total.
Spesifikasi kontrak yang standar: Kontrak sudah distandarisasi, volume dan tanggal jatuh tempo sudah ditetapkan, tidak bisa diubah-ubah.
Tekanan waktu: Kontrak memiliki tanggal jatuh tempo, harus terus memperhatikan rolling over, dan tekanan psikologis cukup besar.
Enam, Kontrak Perbedaan Harga (CFD) – Menyimpan Keunggulan Futures, Mengurangi Hambatan Masuk
CFD adalah instrumen derivatif keuangan yang berada di antara futures dan spot. Pembeli dan penjual menyepakati kontrak berdasarkan harga spot aset dasar, dan hanya menyelesaikan selisih harga (profit/loss). Tidak ada pengiriman fisik dan tidak ada tanggal jatuh tempo tetap.
Keunggulan CFD dibanding futures
Beragam instrumen dasar: Lebih banyak pilihan dibandingkan futures yang terbatas, termasuk saham, valuta asing, cryptocurrency, komoditas, dan lebih dari 400 aset lainnya.
Spesifikasi kontrak fleksibel: Leverage bisa disesuaikan (biasanya 1-200 kali), volume trading juga bisa dipilih (misalnya 0.01 lot sampai 30 lot), sesuai risiko yang diambil.
Biaya margin rendah: Modal masuk lebih kecil, leverage tinggi, tidak terbatas oleh margin tinggi seperti futures.
Tanpa tanggal jatuh tempo: Bisa dipertahankan tanpa batas waktu, tidak perlu rollover, cocok untuk posisi jangka menengah dan panjang.
Inti operasional CFD
1. Pilih leverage dengan hati-hati
Sesuaikan leverage dengan volatilitas aset. Valas yang stabil bisa pakai leverage tinggi; saham dan komoditas volatil harus pakai leverage lebih rendah untuk mengendalikan risiko.
2. Buat rencana trading lengkap
Punya logika masuk dan keluar yang jelas, serta mekanisme stop loss dan take profit. Bukan sekadar beli murah dan jual mahal, tetapi juga mengatur rasio risiko-imbalan agar profit bisa dihasilkan dalam batas risiko yang terkendali.
Tujuh, Saran Akhir dan Peringatan Risiko
Futures dan CFD adalah instrumen keuangan berisiko tinggi, tidak cocok untuk investor yang tidak cukup persiapan. Sebelum masuk, lakukan hal berikut:
Untuk bertahan di pasar futures jangka panjang, yang dibutuhkan bukan keberuntungan, melainkan metodologi sistematis dan disiplin yang keras. Jangan gegabah masuk pasar, mulai dari akun demo, dan tingkatkan pengalaman secara bertahap.