Pemerintah AS telah menyita kapal tanker minyak Venezuela dan mulai memasarkan minyak mentah tersebut untuk penjualan komersial. Langkah ini menandakan meningkatnya tekanan sanksi terhadap sektor energi Venezuela dan menambah lapisan kompleksitas lain pada dinamika minyak global.
Bagi trader kripto dan investor yang fokus pada makro, ini lebih penting daripada yang terlihat sekilas. Volatilitas komoditas energi biasanya berkorelasi dengan ekspektasi inflasi dan kekuatan dolar—dua faktor yang secara langsung mempengaruhi posisi Bitcoin dan altcoin. Ketika ketegangan geopolitik meningkat, kita sering melihat perilaku lari ke aman, dengan beberapa manajer portofolio beralih ke aset yang tidak berkorelasi seperti kripto.
Gambaran yang lebih luas: pemerintah mempolitisasi aliran komoditas, tekanan mata uang meningkat, dan pasar tradisional memperhitungkan ketidakpastian. Kondisi ini secara historis memicu minat baru dalam keuangan terdesentralisasi dan aset non-kustodian. Perlu dipantau bagaimana pergerakan harga minyak akan berkembang selama sesi perdagangan berikutnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GovernancePretender
· 01-07 22:05
Apakah kenaikan harga minyak ini dapat mendorong Bitcoin menembus, rasanya tidak begitu langsung
Lihat AsliBalas0
SudoRm-RfWallet/
· 01-07 22:04
Amerika kembali memainkan perang komoditas, ini justru menjadi sinyal bagi dunia kripto... setiap kali ketegangan geopolitik meningkat, uang pintar akan mengalir ke blockchain
Lihat AsliBalas0
MevSandwich
· 01-07 21:49
Amerika Serikat kembali bermain permainan geopolitik, fluktuasi harga minyak sebenarnya adalah permainan dolar AS, ini berarti apa bagi dunia kripto pasti sudah paham...
Lihat AsliBalas0
LightningLady
· 01-07 21:41
Amerika Serikat kembali memulai perang minyak, Venezuela kali ini benar-benar merasa sulit... Tapi sejujurnya, ini justru menjadi sinyal bagi dunia kripto, ketika geopolitik memanas, lembaga besar mulai melakukan pembelian aset non-kedaulaan.
Pemerintah AS telah menyita kapal tanker minyak Venezuela dan mulai memasarkan minyak mentah tersebut untuk penjualan komersial. Langkah ini menandakan meningkatnya tekanan sanksi terhadap sektor energi Venezuela dan menambah lapisan kompleksitas lain pada dinamika minyak global.
Bagi trader kripto dan investor yang fokus pada makro, ini lebih penting daripada yang terlihat sekilas. Volatilitas komoditas energi biasanya berkorelasi dengan ekspektasi inflasi dan kekuatan dolar—dua faktor yang secara langsung mempengaruhi posisi Bitcoin dan altcoin. Ketika ketegangan geopolitik meningkat, kita sering melihat perilaku lari ke aman, dengan beberapa manajer portofolio beralih ke aset yang tidak berkorelasi seperti kripto.
Gambaran yang lebih luas: pemerintah mempolitisasi aliran komoditas, tekanan mata uang meningkat, dan pasar tradisional memperhitungkan ketidakpastian. Kondisi ini secara historis memicu minat baru dalam keuangan terdesentralisasi dan aset non-kustodian. Perlu dipantau bagaimana pergerakan harga minyak akan berkembang selama sesi perdagangan berikutnya.