Upah riil Jepang mencatat penurunan terbesar sejak Januari pada bulan November, menandakan tekanan yang terus-menerus terhadap daya beli konsumen di ekonomi terbesar ketiga di dunia. Kontraksi ini mencerminkan stagnasi upah yang berkelanjutan di tengah inflasi, sebuah dinamika yang patut dipantau oleh trader makro. Ketika pendapatan riil menyusut, pengeluaran rumah tangga biasanya melemah, yang berdampak pada selera risiko global—including pasar aset digital. Hambatan ekonomi di ekonomi utama sering berkorelasi dengan pergeseran sentimen perdagangan kripto dan aliran modal. Data ini merupakan bagian dari pola yang lebih luas yang patut dipantau bersama kebijakan Fed, data ekonomi China, dan indikator makro lainnya yang membentuk kondisi pasar untuk Bitcoin, Ethereum, dan eksposur kripto yang lebih luas.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
degenonymous
· 01-09 10:00
Gaji di Jepang kembali turun, sepertinya BTC akan menghadapi tekanan...
Lihat AsliBalas0
Degen4Breakfast
· 01-08 03:45
Gaji aktual di Jepang kembali turun, ini dia, ekonomi global tidak baik, btc juga harus ikut terkena dampaknya
Lihat AsliBalas0
LightningWallet
· 01-08 03:45
Gaji di Jepang kembali turun, para investor ritel semakin menderita... daya beli nyata menyusut, seberapa baik pasar kripto bisa bertahan
Lihat AsliBalas0
OnchainDetective
· 01-08 03:44
Data gaji di Jepang ini, saya sudah melihat tanda-tandanya di chain sejak lama. Penurunan daya beli riil, konsumsi yang lemah, rantai logika ini sangat jelas—modal pasti akan mengalir keluar, pergerakan tidak biasa di pasar crypto sudah lama mencerminkan tekanan ini. Berdasarkan data di chain, gangguan makro semacam ini biasanya disertai dengan pola transfer alamat dompet yang tidak normal, layak untuk ditelusuri lebih dalam.
Lihat AsliBalas0
GrayscaleArbitrageur
· 01-08 03:43
Gaji di Jepang kembali turun, sekarang ekonomi global benar-benar agak sulit untuk bertahan.
Upah riil Jepang mencatat penurunan terbesar sejak Januari pada bulan November, menandakan tekanan yang terus-menerus terhadap daya beli konsumen di ekonomi terbesar ketiga di dunia. Kontraksi ini mencerminkan stagnasi upah yang berkelanjutan di tengah inflasi, sebuah dinamika yang patut dipantau oleh trader makro. Ketika pendapatan riil menyusut, pengeluaran rumah tangga biasanya melemah, yang berdampak pada selera risiko global—including pasar aset digital. Hambatan ekonomi di ekonomi utama sering berkorelasi dengan pergeseran sentimen perdagangan kripto dan aliran modal. Data ini merupakan bagian dari pola yang lebih luas yang patut dipantau bersama kebijakan Fed, data ekonomi China, dan indikator makro lainnya yang membentuk kondisi pasar untuk Bitcoin, Ethereum, dan eksposur kripto yang lebih luas.