Mengapa para raja investasi tidak bermain dengan prediksi makro? Sejujurnya, bukan karena mereka takut atau kurang kemampuan, tetapi karena secara objektif hal ini memang tidak bisa dilakukan secara akurat.
Lihatlah logika mereka: sistem makro itu sendiri sangat kompleks—suku bunga, inflasi, kebijakan, variabel-variabel ini saling terkait, dan mereka juga harus waspada terhadap konflik geopolitik, bencana alam, dan peristiwa black swan lainnya yang bisa datang kapan saja. Hubungan yang saling terkait ini membuat arah pasar pada dasarnya tidak bisa diprediksi, dan ini tidak ada hubungannya dengan seberapa besar kemampuan Anda.
Menggunakan data historis sebagai acuan paling meyakinkan. Bagaimana tingkat akurasi prediksi makro jangka panjang dari para ekonom top dan analis bank investasi? Hampir sama seperti tebakan buta, tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah ini hanya dengan meningkatkan kemampuan. Karena makro secara objektif adalah kotak hitam, mengapa harus menghabiskan banyak energi di atasnya? Sebaliknya, lebih baik fokus pada fundamental perusahaan yang bisa dipahami—hal-hal ini bisa dipahami secara bertahap melalui penelitian, dan risikonya juga lebih terkendali. Inilah yang disebut prinsip lingkaran kemampuan, terdengar sederhana, tetapi sebenarnya didasarkan pada pemahaman rasional tentang esensi pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeCrier
· 01-08 04:52
Prediksi makro benar-benar kebutuhan palsu, para influencer besar semua tahu, daripada berkelana tanpa arah lebih baik fokus pada fundamental
Lihat AsliBalas0
AmateurDAOWatcher
· 01-08 04:51
Bagus sekali, prediksi makroekonomi memang jebakan, siapa yang menginjak akan menyesal
Kerangka kemampuan ini memang benar, bukan karena merendah, tetapi fakta yang harus diakui oleh semua yang masih hidup
Fundamental adalah jalan keluar, jauh lebih andal daripada terus-menerus memperhatikan pidato Fed
Kotak hitam ya kotak hitam, kita fokus pada perusahaan yang bisa kita lihat dengan jelas, itu yang penting
Data historis dipajang, tingkat akurasi prediksi para master itu benar-benar seperti melempar dadu haha
Daripada menghabiskan energi menebak tren besar, lebih baik menaruh uang pada hal-hal yang bisa kita pahami, risikonya jauh lebih kecil
Logika ini juga berlaku di crypto, jangan selalu berpikir untuk memprediksi langkah BTC berikutnya, pahami dulu fundamental proyeknya
Uang di luar kerangka kemampuan mungkin hanyalah pajak kecerdasan
Lihat AsliBalas0
SmartContractDiver
· 01-08 04:45
Sejujurnya, prediksi makroekonomi hanyalah sebuah jebakan, orang pintar sudah tidak menginjaknya lagi.
Sistem lingkaran kemampuan ini memang masuk akal, kita lebih baik jujur melihat fundamental perusahaan saja.
Kotak hitam adalah kotak hitam, sekecil apapun kecerdasannya tidak bisa ditebak, lebih baik mencari aset yang bisa dilihat dengan jelas.
Saya setuju dengan logika ini, data historis yang ada di sana lebih meyakinkan daripada sekadar omongan.
Makroekonomi seperti perjudian, yang benar-benar membutuhkan keahlian adalah mikroekonomi.
Investor yang hebat semua tahu batas mereka, itu yang disebut matang.
Lihat AsliBalas0
VCsSuckMyLiquidity
· 01-08 04:31
Benar, prediksi makroekonomi hanyalah sebuah mitos, lingkaran kemampuan adalah jalan yang sebenarnya
Lihat AsliBalas0
MEVictim
· 01-08 04:24
Makro adalah permainan peluang, para ahli sudah lama memahaminya. Daripada tebakan sembarangan, lebih baik fokus pada fundamental dan berjuang keras.
Mengapa para raja investasi tidak bermain dengan prediksi makro? Sejujurnya, bukan karena mereka takut atau kurang kemampuan, tetapi karena secara objektif hal ini memang tidak bisa dilakukan secara akurat.
Lihatlah logika mereka: sistem makro itu sendiri sangat kompleks—suku bunga, inflasi, kebijakan, variabel-variabel ini saling terkait, dan mereka juga harus waspada terhadap konflik geopolitik, bencana alam, dan peristiwa black swan lainnya yang bisa datang kapan saja. Hubungan yang saling terkait ini membuat arah pasar pada dasarnya tidak bisa diprediksi, dan ini tidak ada hubungannya dengan seberapa besar kemampuan Anda.
Menggunakan data historis sebagai acuan paling meyakinkan. Bagaimana tingkat akurasi prediksi makro jangka panjang dari para ekonom top dan analis bank investasi? Hampir sama seperti tebakan buta, tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah ini hanya dengan meningkatkan kemampuan. Karena makro secara objektif adalah kotak hitam, mengapa harus menghabiskan banyak energi di atasnya? Sebaliknya, lebih baik fokus pada fundamental perusahaan yang bisa dipahami—hal-hal ini bisa dipahami secara bertahap melalui penelitian, dan risikonya juga lebih terkendali. Inilah yang disebut prinsip lingkaran kemampuan, terdengar sederhana, tetapi sebenarnya didasarkan pada pemahaman rasional tentang esensi pasar.