Singapura mengambil tindakan untuk mencegah jenis PHK massal yang telah kita lihat mempengaruhi lembaga keuangan secara global. Pemerintah bermitra dengan pengusaha swasta besar untuk meningkatkan pelatihan keterampilan teknologi di seluruh tenaga kerja. Ini adalah langkah strategis—seiring otomatisasi dan AI membentuk ulang keuangan, kesenjangan bakat menjadi nyata. Dengan maju lebih dulu melalui program peningkatan keterampilan, Singapura berharap dapat mempermudah transisi dan menjaga stabilitas pekerjaan saat industri berkembang. Menarik untuk melihat bagaimana pemerintah merespons gangguan teknologi di keuangan tradisional.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TheShibaWhisperer
· 01-10 21:51
Operasi ini di Singapura memang cukup menarik, tapi kembali lagi, seberapa banyak pelatihan bisa menyelesaikan masalah?
Lihat AsliBalas0
CodeZeroBasis
· 01-10 19:32
Operasi di Singapura ini benar-benar penuh pertimbangan, memberikan suntikan darah terlebih dahulu ke industri keuangan
Lihat AsliBalas0
SchrodingerProfit
· 01-08 10:32
Singapura memang punya strategi yang menarik, lebih baik mengambil inisiatif daripada hanya bertahan saja.
Lihat AsliBalas0
GateUser-3824aa38
· 01-08 05:47
Kebijakan Singapura ini memang cerdas, tapi kembali lagi, apakah upskilling benar-benar bisa mengikuti kecepatan AI... Rasanya ini lebih bersifat mengobati gejala daripada menyelesaikan akar masalahnya
Lihat AsliBalas0
airdrop_huntress
· 01-08 05:46
Langkah ini di Singapura memang cukup cerdas, melatih ulang orang sebelum PHK besar terjadi, setidaknya terlihat tidak begitu kejam
Lihat AsliBalas0
DAOdreamer
· 01-08 05:46
Catur ini di Singapura cukup bagus, merencanakan sebelumnya selalu lebih baik daripada panik di saat terakhir
Lihat AsliBalas0
fren_with_benefits
· 01-08 05:41
Singapura ini cukup berisi, setidaknya tidak seperti beberapa negara yang pasrah dan menunggu mati
Lihat AsliBalas0
OptionWhisperer
· 01-08 05:41
Langkah ini di Singapura masih sangat realistis, daripada menunggu dip PHK, lebih baik belajar keterampilan dari sekarang. Meskipun terdengar cukup bagus, berapa banyak sebenarnya yang berhasil beralih karir...
Lihat AsliBalas0
CoconutWaterBoy
· 01-08 05:35
Singapura benar-benar cerdas, memanfaatkan badai teknologi keuangan sebelum sepenuhnya melanda untuk mulai merekrut dan melatih orang, jauh lebih pintar daripada negara-negara yang pasif melakukan PHK
Lihat AsliBalas0
liquiditea_sipper
· 01-08 05:21
Langkah ini di Singapura memang cukup cerdas, mengamankan posisi lebih awal agar orang tidak kehilangan pekerjaan secara besar-besaran
Singapura mengambil tindakan untuk mencegah jenis PHK massal yang telah kita lihat mempengaruhi lembaga keuangan secara global. Pemerintah bermitra dengan pengusaha swasta besar untuk meningkatkan pelatihan keterampilan teknologi di seluruh tenaga kerja. Ini adalah langkah strategis—seiring otomatisasi dan AI membentuk ulang keuangan, kesenjangan bakat menjadi nyata. Dengan maju lebih dulu melalui program peningkatan keterampilan, Singapura berharap dapat mempermudah transisi dan menjaga stabilitas pekerjaan saat industri berkembang. Menarik untuk melihat bagaimana pemerintah merespons gangguan teknologi di keuangan tradisional.