Perluasan ketidakpastian akibat konflik geopolitik, atribut “perlindungan nilai” dari aset kripto kembali menjadi bahan diskusi
Setiap kali situasi geopolitik memanas, pasar kripto akan kembali terlibat dalam diskusi “apakah memiliki atribut perlindungan nilai”. Kenyataannya, aset kripto bukanlah aset perlindungan nilai dalam arti tradisional, tetapi dalam fase ketidakpastian yang meningkat tajam, aset ini sering diperlakukan sebagai “aset non-sovereign, non-kredit” untuk mengimbangi risiko sistemik.
Ketika perang, sanksi, konflik energi, dan peristiwa lain terjadi secara berulang, kekhawatiran utama investor bukanlah tentang keuntungan, tetapi apakah aset akan dibatasi, dibekukan, atau mengalami depresiasi. Dalam konteks ini, karakteristik “tidak dapat diintervensi secara sembarangan” dari aset seperti Bitcoin akan lebih menonjol secara temporer. Namun, perlu ditekankan bahwa perlindungan nilai ini lebih banyak tercermin dalam logika jangka panjang, bukan stabilitas harga jangka pendek. Dalam jangka pendek, pasar kripto tetap akan mengalami fluktuasi tajam akibat sentimen dan gangguan likuiditas. Oleh karena itu, konflik geopolitik bukanlah alasan langsung untuk kenaikan harga kripto, melainkan katalisator yang mengubah pola alokasi dana.#国际地缘局势影响
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
3 Suka
Hadiah
3
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CoinWay
· 3jam yang lalu
Terburu-buru 2026 👊
Lihat AsliBalas0
SpicyHandCoins
· 3jam yang lalu
Pengemudi berpengalaman, bimbing aku 📈
Lihat AsliBalas0
CoinRelyOnUniversal
· 3jam yang lalu
Duduklah dengan nyaman dan pegang dengan baik, kita akan segera lepas landas 🛫
Perluasan ketidakpastian akibat konflik geopolitik, atribut “perlindungan nilai” dari aset kripto kembali menjadi bahan diskusi
Setiap kali situasi geopolitik memanas, pasar kripto akan kembali terlibat dalam diskusi “apakah memiliki atribut perlindungan nilai”. Kenyataannya, aset kripto bukanlah aset perlindungan nilai dalam arti tradisional, tetapi dalam fase ketidakpastian yang meningkat tajam, aset ini sering diperlakukan sebagai “aset non-sovereign, non-kredit” untuk mengimbangi risiko sistemik.
Ketika perang, sanksi, konflik energi, dan peristiwa lain terjadi secara berulang, kekhawatiran utama investor bukanlah tentang keuntungan, tetapi apakah aset akan dibatasi, dibekukan, atau mengalami depresiasi. Dalam konteks ini, karakteristik “tidak dapat diintervensi secara sembarangan” dari aset seperti Bitcoin akan lebih menonjol secara temporer.
Namun, perlu ditekankan bahwa perlindungan nilai ini lebih banyak tercermin dalam logika jangka panjang, bukan stabilitas harga jangka pendek. Dalam jangka pendek, pasar kripto tetap akan mengalami fluktuasi tajam akibat sentimen dan gangguan likuiditas. Oleh karena itu, konflik geopolitik bukanlah alasan langsung untuk kenaikan harga kripto, melainkan katalisator yang mengubah pola alokasi dana.#国际地缘局势影响