Tentang apakah China akan membuka kembali cryptocurrency di masa depan, pertanyaan ini tidak dapat dijawab secara sederhana dengan ya atau tidak. Perlu dipahami dari dua dimensi: evolusi sejarah dan struktur ekonomi.
Perspektif Sejarah: Zona Larangan Saat Ini Belum Tentu Menjadi Kebiasaan Esok Hari
Zaman terus berkembang. Meninjau beberapa dekade terakhir, beberapa tindakan yang dulu dikontrol secara ketat bahkan dianggap pelanggaran serius, kini tidak lagi menjadi masalah. Ini mencerminkan sebuah prinsip dasar: sistem dan kebijakan sering tertinggal dari perkembangan masyarakat, membutuhkan waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan kondisi objektif yang baru. Contoh serupa adalah evolusi sistem pendidikan di lembaga pemasyarakatan, dari hukuman keras menuju reformasi yang lebih manusiawi, yang juga mengalami proses perubahan persepsi yang panjang. Cryptocurrency pun demikian, kebijakan pengaturan saat ini tidak mewakili sikap permanen.
Nilai Objektif Cryptocurrency Tidak Dapat Disangkal
Cryptocurrency mampu bertahan hingga hari ini dan tetap aktif bukan karena hype dan kemasan konsep, melainkan karena keunggulan nyata dalam transaksi lintas batas, keamanan, dan efisiensi aliran dana. Solusi ini memenuhi kebutuhan pasar yang nyata. Logika teknologi dasar dan skenario penggunaannya bersifat objektif, tidak hilang karena kebijakan satu negara, dan inilah alasan utama mengapa cryptocurrency dapat bertahan secara global.
Alasan Sebenarnya di Balik Pengaturan Ketat Saat Ini
Pengaturan ketat terhadap cryptocurrency saat ini bukan karena kekurangan mendasar dari cryptocurrency itu sendiri, melainkan karena struktur ekonomi domestik saat ini memiliki mekanisme perlindungan alami terhadapnya.
Secara spesifik: harga aset di dalam negeri umumnya lebih tinggi daripada aset sejenis di luar negeri, dan sistem pengendalian modal membatasi aliran dana lintas batas untuk menyeimbangkan tekanan keluar modal; sekaligus, dalam siklus ekonomi yang menurun, penyaluran kredit diperlukan untuk menopang harga aset demi menjaga stabilitas keuangan. Kehadiran cryptocurrency seperti sebuah “celah” dalam sistem ekonomi mikro, yang dapat mempercepat aliran keluar modal dan mengancam keseimbangan keuangan yang bergantung pada pengendalian. Oleh karena itu, pengaturan ketat menjadi langkah pertahanan yang diperlukan.
Kemungkinan di Masa Depan: Kapan Relaksasi Terjadi
Perubahan kebijakan biasanya memerlukan perubahan dasar ekonomi sebagai prasyarat. Ketika kondisi berikut secara bertahap terpenuhi, kemungkinan besar akan ada peluang penyesuaian kebijakan terhadap cryptocurrency:
Bubble aset telah terserap, dan selisih harga aset domestik dan luar negeri menyempit
Proses internasionalisasi Renminbi semakin dalam, dan tingkat pembukaan proyek modal meningkat
Struktur ekonomi dioptimalkan dan ditingkatkan, sehingga kebutuhan untuk penopang kredit berkurang
Namun, saat ini ekonomi China sedang dalam siklus penyesuaian “penurunan neraca aset dan liabilitas”, di mana proses mengurangi leverage, penyelesaian utang daerah, dan peningkatan struktur industri tidak singkat. Ini berarti bahwa pemenuhan kondisi tersebut akan membutuhkan waktu yang cukup lama.
Kesimpulan: Arah Jelas, Waktu Belum Tepat
Cryptocurrency sebagai inovasi keuangan dan solusi teknologi memiliki arah perkembangan yang objektif dan tidak dapat dibatalkan; tetapi dalam pasar China, pelaksanaan pelonggaran kebijakan atau pembukaan tergantung pada proses siklus ekonomi dan penyesuaian struktur keuangan domestik. Dalam beberapa tahun ke depan yang dapat diperkirakan, cryptocurrency di dalam negeri akan tetap berada dalam kerangka pengaturan yang ada. Ini bukan soal penilaian nilai, melainkan soal titik waktu dan kondisi ekonomi. Kerangka tren besar sudah ditetapkan, tinggal masalah kecepatan perubahan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Prospek mata uang kripto di Tiongkok: Pemikiran mendalam tentang perubahan zaman dan siklus kebijakan
Tentang apakah China akan membuka kembali cryptocurrency di masa depan, pertanyaan ini tidak dapat dijawab secara sederhana dengan ya atau tidak. Perlu dipahami dari dua dimensi: evolusi sejarah dan struktur ekonomi.
Perspektif Sejarah: Zona Larangan Saat Ini Belum Tentu Menjadi Kebiasaan Esok Hari
Zaman terus berkembang. Meninjau beberapa dekade terakhir, beberapa tindakan yang dulu dikontrol secara ketat bahkan dianggap pelanggaran serius, kini tidak lagi menjadi masalah. Ini mencerminkan sebuah prinsip dasar: sistem dan kebijakan sering tertinggal dari perkembangan masyarakat, membutuhkan waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan kondisi objektif yang baru. Contoh serupa adalah evolusi sistem pendidikan di lembaga pemasyarakatan, dari hukuman keras menuju reformasi yang lebih manusiawi, yang juga mengalami proses perubahan persepsi yang panjang. Cryptocurrency pun demikian, kebijakan pengaturan saat ini tidak mewakili sikap permanen.
Nilai Objektif Cryptocurrency Tidak Dapat Disangkal
Cryptocurrency mampu bertahan hingga hari ini dan tetap aktif bukan karena hype dan kemasan konsep, melainkan karena keunggulan nyata dalam transaksi lintas batas, keamanan, dan efisiensi aliran dana. Solusi ini memenuhi kebutuhan pasar yang nyata. Logika teknologi dasar dan skenario penggunaannya bersifat objektif, tidak hilang karena kebijakan satu negara, dan inilah alasan utama mengapa cryptocurrency dapat bertahan secara global.
Alasan Sebenarnya di Balik Pengaturan Ketat Saat Ini
Pengaturan ketat terhadap cryptocurrency saat ini bukan karena kekurangan mendasar dari cryptocurrency itu sendiri, melainkan karena struktur ekonomi domestik saat ini memiliki mekanisme perlindungan alami terhadapnya.
Secara spesifik: harga aset di dalam negeri umumnya lebih tinggi daripada aset sejenis di luar negeri, dan sistem pengendalian modal membatasi aliran dana lintas batas untuk menyeimbangkan tekanan keluar modal; sekaligus, dalam siklus ekonomi yang menurun, penyaluran kredit diperlukan untuk menopang harga aset demi menjaga stabilitas keuangan. Kehadiran cryptocurrency seperti sebuah “celah” dalam sistem ekonomi mikro, yang dapat mempercepat aliran keluar modal dan mengancam keseimbangan keuangan yang bergantung pada pengendalian. Oleh karena itu, pengaturan ketat menjadi langkah pertahanan yang diperlukan.
Kemungkinan di Masa Depan: Kapan Relaksasi Terjadi
Perubahan kebijakan biasanya memerlukan perubahan dasar ekonomi sebagai prasyarat. Ketika kondisi berikut secara bertahap terpenuhi, kemungkinan besar akan ada peluang penyesuaian kebijakan terhadap cryptocurrency:
Namun, saat ini ekonomi China sedang dalam siklus penyesuaian “penurunan neraca aset dan liabilitas”, di mana proses mengurangi leverage, penyelesaian utang daerah, dan peningkatan struktur industri tidak singkat. Ini berarti bahwa pemenuhan kondisi tersebut akan membutuhkan waktu yang cukup lama.
Kesimpulan: Arah Jelas, Waktu Belum Tepat
Cryptocurrency sebagai inovasi keuangan dan solusi teknologi memiliki arah perkembangan yang objektif dan tidak dapat dibatalkan; tetapi dalam pasar China, pelaksanaan pelonggaran kebijakan atau pembukaan tergantung pada proses siklus ekonomi dan penyesuaian struktur keuangan domestik. Dalam beberapa tahun ke depan yang dapat diperkirakan, cryptocurrency di dalam negeri akan tetap berada dalam kerangka pengaturan yang ada. Ini bukan soal penilaian nilai, melainkan soal titik waktu dan kondisi ekonomi. Kerangka tren besar sudah ditetapkan, tinggal masalah kecepatan perubahan.