Dalam kasus penipuan kripto di Hong Kong, departemen kepolisian secara resmi menuntut 16 orang sebagai hasil dari operasi besar. Di antara tersangka tersebut adalah anggota pendiri JPEX, influencer yang berpengaruh, pedagang OTC (meja) bursa, dan operator akun rahasia. Kerugian yang terkait dengan kasus ini telah melebihi 1,6 miliar HK$, dan lebih dari 2.700 korban terpengaruh.
Lingkup Operasi dan Jumlah Penangkapan
Investigasi yang dilakukan oleh Biro Kejahatan Perdagangan Kepolisian Hong Kong dimulai pada September 2023 dan menghasilkan 80 penahanan antara September dan November. Tuduhan resmi yang diumumkan pada 5 November menandai tahap akhir dari penyelidikan terhadap struktur yang dikenal sebagai “Green Stone Digital Asset Platform” yang beroperasi tanpa izin.
Profil Tersangka
Tuduhan yang diajukan oleh kejaksaan bersifat multi-dimensi. Enam anggota utama JPEX menghadapi tuduhan konspirasi penipuan, pencucian uang, dan promosi investasi ilegal. Selain itu, tujuh orang yang berfungsi sebagai operator pasar OTC yang memfasilitasi transfer kripto, serta tiga tersangka yang diidentifikasi sebagai pengelola profil palsu, juga termasuk dalam kasus ini.
Identifikasi Pelaku dan Kerjasama Internasional
Tim penyelidik telah mengidentifikasi dua pelaku utama dan satu anggota organisasi yang masih buron. Polisi telah mengeluarkan red notice (Interpol) melalui Interpol untuk menangkap orang-orang ini. Sebagai hasilnya, diketahui bahwa kedua pelaku sedang dicari secara aktif di tingkat internasional.
Dimensi Keuangan dan Pembekuan Aset
Kasus penipuan kripto di Hong Kong ini merupakan salah satu kejahatan keuangan terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Kasus ini telah membekukan aset senilai 228 juta HK$. Dana yang tersisa masih dalam penyelidikan, dan diskusi tentang proses kompensasi bagi para korban terus berlangsung.
Penyelidikan Berkelanjutan
Polisi menyatakan akan melanjutkan penyelidikan dan mengharapkan adanya penuntutan tambahan. Mengingat cakupan kasus penipuan kripto di Hong Kong ini, kemungkinan akan ada lebih banyak penangkapan dan tuduhan di masa mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Operasi dalam Penipuan Cryptocurrency Hong Kong: 16 Orang Dituntut, Kerugian Lebih dari 2 Miliar Dolar
Dalam kasus penipuan kripto di Hong Kong, departemen kepolisian secara resmi menuntut 16 orang sebagai hasil dari operasi besar. Di antara tersangka tersebut adalah anggota pendiri JPEX, influencer yang berpengaruh, pedagang OTC (meja) bursa, dan operator akun rahasia. Kerugian yang terkait dengan kasus ini telah melebihi 1,6 miliar HK$, dan lebih dari 2.700 korban terpengaruh.
Lingkup Operasi dan Jumlah Penangkapan
Investigasi yang dilakukan oleh Biro Kejahatan Perdagangan Kepolisian Hong Kong dimulai pada September 2023 dan menghasilkan 80 penahanan antara September dan November. Tuduhan resmi yang diumumkan pada 5 November menandai tahap akhir dari penyelidikan terhadap struktur yang dikenal sebagai “Green Stone Digital Asset Platform” yang beroperasi tanpa izin.
Profil Tersangka
Tuduhan yang diajukan oleh kejaksaan bersifat multi-dimensi. Enam anggota utama JPEX menghadapi tuduhan konspirasi penipuan, pencucian uang, dan promosi investasi ilegal. Selain itu, tujuh orang yang berfungsi sebagai operator pasar OTC yang memfasilitasi transfer kripto, serta tiga tersangka yang diidentifikasi sebagai pengelola profil palsu, juga termasuk dalam kasus ini.
Identifikasi Pelaku dan Kerjasama Internasional
Tim penyelidik telah mengidentifikasi dua pelaku utama dan satu anggota organisasi yang masih buron. Polisi telah mengeluarkan red notice (Interpol) melalui Interpol untuk menangkap orang-orang ini. Sebagai hasilnya, diketahui bahwa kedua pelaku sedang dicari secara aktif di tingkat internasional.
Dimensi Keuangan dan Pembekuan Aset
Kasus penipuan kripto di Hong Kong ini merupakan salah satu kejahatan keuangan terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Kasus ini telah membekukan aset senilai 228 juta HK$. Dana yang tersisa masih dalam penyelidikan, dan diskusi tentang proses kompensasi bagi para korban terus berlangsung.
Penyelidikan Berkelanjutan
Polisi menyatakan akan melanjutkan penyelidikan dan mengharapkan adanya penuntutan tambahan. Mengingat cakupan kasus penipuan kripto di Hong Kong ini, kemungkinan akan ada lebih banyak penangkapan dan tuduhan di masa mendatang.