Judul Treasury Amerika: Bagaimana Tantangan Likuiditas Mempengaruhi Perdagangan Global

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pasar obligasi Treasury AS dianggap sebagai aset paling aman di dunia, tetapi menghadapi krisis likuiditas yang diam-diam. Memahami dinamika ini sangat penting bagi setiap trader atau investor yang beroperasi di pasar fixed income.

Mengapa Likuiditas Treasury Tertekan?

Sejak krisis 2008, regulasi perbankan menjadi jauh lebih ketat. Aturan Leverage Ratio (eSLR) yang disebutkan mewajibkan bank untuk mempertahankan lebih banyak modal cadangan, mengurangi kemampuan mereka dalam menengahi obligasi Treasury.

Sementara itu, volume obligasi yang beredar meningkat hampir 4 kali lipat sejak 2007. Neraca para dealer utama (intermediaries) tidak mengikuti pertumbuhan ini, menciptakan ketidakseimbangan yang berbahaya.

Hasilnya? Kedalaman pasar yang berkurang. Liquidity trading yang lebih sedikit. Volatilitas yang lebih tinggi selama periode stres.

Bagaimana Kebijakan Quantitative Easing Mempengaruhi Semua Ini

Federal Reserve menggunakan dua alat utama untuk mengendalikan ekonomi:

Kebijakan Konvensional: Menaikkan atau menurunkan suku bunga

Kebijakan Tidak-Konvensional: Quantitative Easing (QE - menyuntikkan uang) dan Quantitative Tightening (QT - menyedot uang)

Ketika Fed menerapkan QT, mereka berhenti menginvestasikan kembali obligasi yang jatuh tempo dan akhirnya mulai menjualnya. Ini meningkatkan pasokan obligasi di pasar, menekan harga dan menaikkan suku bunga. Dengan likuiditas yang lebih sedikit, spread trading meningkat - yang buruk bagi mereka yang ingin melakukan liquidity trading secara efisien.

Intermediaries Baru: PTFs (Principal Trading Firms)

Dengan bank-bank tradisional yang beroperasi dengan tangan terikat oleh regulasi, perusahaan trading utama (PTFs) mengambil peran sentral sebagai perantara. Mereka menyediakan likuiditas yang berharga dalam kondisi normal.

Tapi inilah masalahnya: selama krisis, PTFs menghilang. Mereka tidak memiliki kewajiban hukum yang sama seperti bank dan bisa saja keluar dari pasar saat volatilitas melonjak.

Solusi yang Sedang Dibahas

Regulator mengusulkan penyesuaian pada eSLR untuk memungkinkan bank kembali menjadi perantara pasar Treasury yang efisien. Langkah sementara, seperti yang diterapkan selama pandemi, juga sedang dipertimbangkan untuk periode turbulensi di masa depan.

Tujuannya adalah menemukan keseimbangan: menjaga stabilitas keuangan tetapi memungkinkan bank berfungsi sebagai dealer yang mampu menyediakan liquidity trading yang cukup selama masa stres.

Apa Artinya Ini Bagi Anda

Pasar Treasury dengan likuiditas yang lebih baik berarti spread yang lebih kecil, harga yang lebih dapat diprediksi, dan kejutan yang lebih sedikit. Bagi trader fixed income dan investor yang bergantung pada transaksi cepat dan efisien, ini adalah perbedaan antara keuntungan dan kerugian.

Diskusi tentang bagaimana menyesuaikan regulasi perbankan versus menjaga keamanan sistem keuangan akan tetap menjadi pusat perhatian dalam beberapa tahun ke depan. Perhatikan: perubahan dalam dinamika ini mempengaruhi semua yang kita perdagangkan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)