Di puncak tren naik, Dark Cloud Cover adalah pola teknikal klasik. Pola ini terdiri dari dua candlestick: pertama adalah candlestick bullish yang kuat, diikuti oleh candlestick bearish. Harga pembukaan candlestick bearish ini berada di atas atau sama dengan harga penutupan candlestick bullish sebelumnya, tetapi ditutup di bawah titik tengah candlestick bullish tersebut dalam penurunan yang kuat.
Pola ini biasanya menandakan kelelahan momentum kenaikan. Ketika Anda melihat pola ini di grafik, biasanya berarti kekuatan bullish mulai melemah, dan bearish mulai masuk. Trader sering menggunakannya sebagai sinyal potensi pembalikan atau koreksi. Mengidentifikasi pola ini dengan alat analisis teknikal dapat membantu merumuskan strategi trading yang lebih akurat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ForumLurker
· 16jam yang lalu
Saya telah melihat banyak awan gelap menutupi langit, yang utama tetap harus melihat kecocokan volume transaksi, pola candlestick saja mudah tertangkap.
Lihat AsliBalas0
ConfusedWhale
· 16jam yang lalu
Kembali datang awan gelap menutupi langit, setiap kali selalu mengatakan hasil pembalikan tetapi tetap terus mengerek harga...
Lihat AsliBalas0
FUDwatcher
· 16jam yang lalu
Itu lagi lagi, setelah candle hijau diikuti oleh candle merah harus langsung kabur? Saya sudah berkali-kali melihat sinyal ini gagal total.
Lihat AsliBalas0
GasFeeTherapist
· 16jam yang lalu
Kembali lagi dengan awan gelap menutupi langit, setiap kali bilang akan berbalik, lalu apa hasilnya? Saya berpikir bahwa ini harus dilihat dari volume transaksi, kalau cuma melihat pola saja pasti akan keluar terlalu cepat.
Dark Cloud Cover - Sinyal Pembalikan Bearish
Di puncak tren naik, Dark Cloud Cover adalah pola teknikal klasik. Pola ini terdiri dari dua candlestick: pertama adalah candlestick bullish yang kuat, diikuti oleh candlestick bearish. Harga pembukaan candlestick bearish ini berada di atas atau sama dengan harga penutupan candlestick bullish sebelumnya, tetapi ditutup di bawah titik tengah candlestick bullish tersebut dalam penurunan yang kuat.
Pola ini biasanya menandakan kelelahan momentum kenaikan. Ketika Anda melihat pola ini di grafik, biasanya berarti kekuatan bullish mulai melemah, dan bearish mulai masuk. Trader sering menggunakannya sebagai sinyal potensi pembalikan atau koreksi. Mengidentifikasi pola ini dengan alat analisis teknikal dapat membantu merumuskan strategi trading yang lebih akurat.