Setiap tahun, dunia jurnalisme teknologi menghasilkan pelaporan keamanan siber yang luar biasa dan layak mendapatkan pengakuan. Meskipun kami sendiri tidak menerbitkan cerita-cerita ini, kami merasa mereka terlalu menarik untuk diabaikan — masing-masing menampilkan keunggulan investigatif yang mungkin membuat iri orang lain. Berikut rangkuman penyelidikan keamanan siber paling berpengaruh dari 2025 yang menarik perhatian kami dan mengubah cara kami memandang keamanan, privasi, dan akuntabilitas.
Biaya Pribadi Menjadi Sumber Keamanan Siber
Beberapa cerita melampaui jurnalisme teknologi biasa karena mereka mengungkap elemen manusia di balik narasi keamanan siber. Shane Harris dari The Atlantic mendokumentasikan korespondensi luar biasa selama berbulan-bulan dengan seorang hacker terkenal yang mengklaim pengetahuan dalam tentang operasi siber besar, termasuk serangan terhadap infrastruktur kritis dan target internasional. Yang awalnya skeptis secara jurnalistik berkembang menjadi hubungan yang menarik. Ketika kematian sumber mengungkap kebenaran yang lebih dalam di balik klaim mereka, Harris menyusun sebuah narasi yang jauh lebih kompleks dari yang awalnya disajikan. Penyelidikan ini menyoroti tantangan dan bahaya nyata yang dihadapi reporter keamanan siber saat membangun sumber tingkat tinggi di dunia bawah digital.
Ketika Raksasa Teknologi Menghadapi Permintaan Rahasia Pemerintah
Laporan Washington Post Januari 2025 tentang perintah pengadilan rahasia di Inggris yang meminta Apple membuat backdoor ke iCloud merupakan momen penting bagi hak digital. Perintah tersebut, yang tersembunyi di bawah perintah larangan global, mengharuskan Apple memungkinkan akses polisi ke data terenkripsi pengguna. Ini adalah permintaan pertama dari jenisnya. Pelaporan Post memaksa isu ini menjadi perhatian publik, memicu sengketa diplomatik selama berbulan-bulan antara pemerintah dan mendorong Apple untuk menghentikan layanan penyimpanan cloud terenkripsi ujung ke ujung yang diopt-in di wilayah yang terdampak. Cerita ini menunjukkan bagaimana jurnalisme investigatif dapat mengungkap penyalahgunaan pengawasan yang seharusnya tetap tersembunyi dari mata publik.
Mengungkap Identitas Pemuda di Balik Kelompok Hacker Terkenal
Brian Krebs, salah satu reporter keamanan siber paling berpengalaman di industri, melakukan penyelidikan sistematis yang melacak alias hacker online kembali ke seorang pelaku muda di Yordania. Dengan mengikuti jejak digital, Krebs mengidentifikasi individu di balik nama pengguna yang digunakan oleh anggota kelompok ancaman persisten tingkat tinggi. Pelaporannya termasuk wawancara dengan orang-orang dekat tersangka dan bahkan tersangka sendiri, yang dilaporkan mengaku dan mengklaim sedang berusaha keluar dari gaya hidup kriminal siber. Penyelidikan ini menunjukkan bagaimana forensik digital yang sabar dan pengembangan sumber dapat mengungkap aktor online yang paling sulit dijangkau sekalipun.
Bagaimana Broker Data yang Tidak Dikenal Membantu Pengawasan Massal
Seri investigasi dari 404 Media mengungkapkan program pengawasan tanpa surat perintah yang besar dan beroperasi di depan mata. Airlines Reporting Corporation — sebuah broker data yang didirikan oleh industri penerbangan — telah menjual akses ke lima miliar catatan penerbangan dan rencana perjalanan, termasuk nama penumpang dan informasi keuangan, kepada lembaga federal termasuk ICE dan Departemen Luar Negeri. Jurnalis menggunakan pelaporan mereka untuk menerapkan tekanan publik dan legislatif, akhirnya memaksa perusahaan menutup program akses data tanpa surat perintah tersebut. Cerita ini menunjukkan kekuatan media independen untuk mengungkap dan membongkar sistem pengawasan massal.
Dunia Bawah Pelacakan Lokasi Telepon
Mother Jones menemukan database yang terbuka dari perusahaan pengawasan misterius yang berisi data lokasi yang dilacak dari ribuan individu di seluruh dunia, dari tahun 2007 hingga 2015. Dataset ini mengungkapkan bagaimana aktor jahat memanfaatkan SS7 (Signalling System No. 7), sebuah protokol telekomunikasi yang kurang dikenal, untuk melacak lokasi telepon target berprofil tinggi secara global. Penyelidikan ini memetakan ekosistem bayangan dari pengawasan telepon yang sebagian besar beroperasi di luar kesadaran publik atau pengawasan regulasi.
Menyelidiki Telepon Darurat Palsu Massal yang Menarget Sekolah
Wired menyelidiki serangan “swatting” nasional yang mengkaji biaya manusia nyata dari ancaman yang semakin berkembang ini. Dengan memprofil pelaku, operator pusat panggilan yang menangani laporan palsu, dan penyelidik yang melacak penyerang, cerita ini mengungkap bagaimana panggilan darurat palsu telah berkembang dari lelucon menjadi krisis keselamatan publik yang nyata. Salah satu pelaku yang produktif, dikenal sebagai Torswats, melakukan kampanye berkelanjutan terhadap sekolah dan operator di seluruh negeri, sementara peneliti keamanan bekerja secara independen untuk mengidentifikasi dan mengungkap pelaku di balik ancaman tersebut.
Mengapa Cerita-cerita Ini Penting
Penyelidikan yang menonjol di tahun 2025 memiliki benang merah yang sama: mereka mengungkap sistem tersembunyi, mempertanggungjawabkan institusi berkuasa, dan membutuhkan berbulan-bulan pelaporan yang berdedikasi. Meskipun kami mungkin iri dengan akses yang diperoleh para jurnalis ini dan dampak yang dihasilkan, cerita-cerita ini mengingatkan kita mengapa jurnalisme keamanan siber yang ketat tetap penting. Setiap penyelidikan membongkar sesuatu yang perlu diketahui publik — mulai dari penyalahgunaan kekuasaan pemerintah, eksploitasi data perusahaan, hingga taktik kriminal yang terus berkembang. Seiring ancaman digital menjadi semakin canggih, pekerjaan untuk mengungkapnya menjadi semakin krusial.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Investigasi Keamanan Siber yang Tidak Bisa Kami Hentikan Membaca di 2025
Setiap tahun, dunia jurnalisme teknologi menghasilkan pelaporan keamanan siber yang luar biasa dan layak mendapatkan pengakuan. Meskipun kami sendiri tidak menerbitkan cerita-cerita ini, kami merasa mereka terlalu menarik untuk diabaikan — masing-masing menampilkan keunggulan investigatif yang mungkin membuat iri orang lain. Berikut rangkuman penyelidikan keamanan siber paling berpengaruh dari 2025 yang menarik perhatian kami dan mengubah cara kami memandang keamanan, privasi, dan akuntabilitas.
Biaya Pribadi Menjadi Sumber Keamanan Siber
Beberapa cerita melampaui jurnalisme teknologi biasa karena mereka mengungkap elemen manusia di balik narasi keamanan siber. Shane Harris dari The Atlantic mendokumentasikan korespondensi luar biasa selama berbulan-bulan dengan seorang hacker terkenal yang mengklaim pengetahuan dalam tentang operasi siber besar, termasuk serangan terhadap infrastruktur kritis dan target internasional. Yang awalnya skeptis secara jurnalistik berkembang menjadi hubungan yang menarik. Ketika kematian sumber mengungkap kebenaran yang lebih dalam di balik klaim mereka, Harris menyusun sebuah narasi yang jauh lebih kompleks dari yang awalnya disajikan. Penyelidikan ini menyoroti tantangan dan bahaya nyata yang dihadapi reporter keamanan siber saat membangun sumber tingkat tinggi di dunia bawah digital.
Ketika Raksasa Teknologi Menghadapi Permintaan Rahasia Pemerintah
Laporan Washington Post Januari 2025 tentang perintah pengadilan rahasia di Inggris yang meminta Apple membuat backdoor ke iCloud merupakan momen penting bagi hak digital. Perintah tersebut, yang tersembunyi di bawah perintah larangan global, mengharuskan Apple memungkinkan akses polisi ke data terenkripsi pengguna. Ini adalah permintaan pertama dari jenisnya. Pelaporan Post memaksa isu ini menjadi perhatian publik, memicu sengketa diplomatik selama berbulan-bulan antara pemerintah dan mendorong Apple untuk menghentikan layanan penyimpanan cloud terenkripsi ujung ke ujung yang diopt-in di wilayah yang terdampak. Cerita ini menunjukkan bagaimana jurnalisme investigatif dapat mengungkap penyalahgunaan pengawasan yang seharusnya tetap tersembunyi dari mata publik.
Mengungkap Identitas Pemuda di Balik Kelompok Hacker Terkenal
Brian Krebs, salah satu reporter keamanan siber paling berpengalaman di industri, melakukan penyelidikan sistematis yang melacak alias hacker online kembali ke seorang pelaku muda di Yordania. Dengan mengikuti jejak digital, Krebs mengidentifikasi individu di balik nama pengguna yang digunakan oleh anggota kelompok ancaman persisten tingkat tinggi. Pelaporannya termasuk wawancara dengan orang-orang dekat tersangka dan bahkan tersangka sendiri, yang dilaporkan mengaku dan mengklaim sedang berusaha keluar dari gaya hidup kriminal siber. Penyelidikan ini menunjukkan bagaimana forensik digital yang sabar dan pengembangan sumber dapat mengungkap aktor online yang paling sulit dijangkau sekalipun.
Bagaimana Broker Data yang Tidak Dikenal Membantu Pengawasan Massal
Seri investigasi dari 404 Media mengungkapkan program pengawasan tanpa surat perintah yang besar dan beroperasi di depan mata. Airlines Reporting Corporation — sebuah broker data yang didirikan oleh industri penerbangan — telah menjual akses ke lima miliar catatan penerbangan dan rencana perjalanan, termasuk nama penumpang dan informasi keuangan, kepada lembaga federal termasuk ICE dan Departemen Luar Negeri. Jurnalis menggunakan pelaporan mereka untuk menerapkan tekanan publik dan legislatif, akhirnya memaksa perusahaan menutup program akses data tanpa surat perintah tersebut. Cerita ini menunjukkan kekuatan media independen untuk mengungkap dan membongkar sistem pengawasan massal.
Dunia Bawah Pelacakan Lokasi Telepon
Mother Jones menemukan database yang terbuka dari perusahaan pengawasan misterius yang berisi data lokasi yang dilacak dari ribuan individu di seluruh dunia, dari tahun 2007 hingga 2015. Dataset ini mengungkapkan bagaimana aktor jahat memanfaatkan SS7 (Signalling System No. 7), sebuah protokol telekomunikasi yang kurang dikenal, untuk melacak lokasi telepon target berprofil tinggi secara global. Penyelidikan ini memetakan ekosistem bayangan dari pengawasan telepon yang sebagian besar beroperasi di luar kesadaran publik atau pengawasan regulasi.
Menyelidiki Telepon Darurat Palsu Massal yang Menarget Sekolah
Wired menyelidiki serangan “swatting” nasional yang mengkaji biaya manusia nyata dari ancaman yang semakin berkembang ini. Dengan memprofil pelaku, operator pusat panggilan yang menangani laporan palsu, dan penyelidik yang melacak penyerang, cerita ini mengungkap bagaimana panggilan darurat palsu telah berkembang dari lelucon menjadi krisis keselamatan publik yang nyata. Salah satu pelaku yang produktif, dikenal sebagai Torswats, melakukan kampanye berkelanjutan terhadap sekolah dan operator di seluruh negeri, sementara peneliti keamanan bekerja secara independen untuk mengidentifikasi dan mengungkap pelaku di balik ancaman tersebut.
Mengapa Cerita-cerita Ini Penting
Penyelidikan yang menonjol di tahun 2025 memiliki benang merah yang sama: mereka mengungkap sistem tersembunyi, mempertanggungjawabkan institusi berkuasa, dan membutuhkan berbulan-bulan pelaporan yang berdedikasi. Meskipun kami mungkin iri dengan akses yang diperoleh para jurnalis ini dan dampak yang dihasilkan, cerita-cerita ini mengingatkan kita mengapa jurnalisme keamanan siber yang ketat tetap penting. Setiap penyelidikan membongkar sesuatu yang perlu diketahui publik — mulai dari penyalahgunaan kekuasaan pemerintah, eksploitasi data perusahaan, hingga taktik kriminal yang terus berkembang. Seiring ancaman digital menjadi semakin canggih, pekerjaan untuk mengungkapnya menjadi semakin krusial.