Sumber: PortaldoBitcoin
Judul Asli: Banco Central tetapkan aturan untuk bank menawarkan layanan mata uang kripto
Tautan Asli: https://portaldobitcoin.uol.com.br/banco-central-define-regras-para-bancos-oferecerem-servicos-de-criptomoedas/
Bank sentral Brasil pada hari Kamis (22) merilis aturan untuk bank komersial dalam menyediakan layanan jual beli mata uang kripto. Poin utama adalah mengharuskan penunjukan auditor eksternal untuk membuktikan bahwa praktik terbaik telah diterapkan dalam pemisahan aset virtual.
Instruksi normatif BCB nomor 701/2026 berlaku untuk perusahaan sebagaimana disebutkan dalam Pasal 20 resolusi, yang meliputi: bank komersial, bank valas, bank investasi, bank multifungsi, Banco de Brasil, perusahaan sekuritas, distributor sekuritas, dan perusahaan pialang valas.
Bank yang ingin menyediakan layanan aset virtual (seperti penitipan dan perantara) harus memperoleh sertifikasi teknis yang disusun oleh perusahaan independen yang memenuhi syarat. Perantara adalah istilah yang digunakan oleh bank sentral untuk aktivitas jual beli dan konversi mata uang kripto ke mata uang lokal.
Laporan ini harus membuktikan bahwa bank telah melakukan pemisahan yang efektif antara aset virtual milik klien dan aset yang dimiliki oleh bank itu sendiri, serta menyerahkan bukti cadangan yang menunjukkan bahwa perusahaan benar-benar memiliki aset virtual yang diklaim atas nama klien dan pengguna.
Dokumen ini juga harus membuktikan bahwa bank memiliki struktur tata kelola dan kepatuhan yang memadai, termasuk pengelolaan risiko dan modal serta kebijakan keamanan siber. Aturan ini secara signifikan memperluas cakupan sertifikasi teknis dan juga harus mengevaluasi layanan terkait, termasuk teknologi dan komputasi awan, kemampuan operasional penyedia pihak ketiga, serta rencana pemulihan dalam kejadian yang mempengaruhi aset klien.
Pendapat konklusif juga harus membuktikan keberadaan pengendalian internal, kebijakan pencegahan pencucian uang, serta mekanisme pemantauan risiko dan kejadian secara berkelanjutan. Bank sentral dapat meminta laporan ini diperdalam lebih lanjut, dan laporan ini harus disimpan selama minimal lima tahun untuk keperluan pengawasan.
Instruksi normatif ini akan berlaku mulai 2 Februari 2026, dan sejak tanggal tersebut, lembaga keuangan akan tunduk pada persyaratan baru.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bank Sentral Brasil Mengeluarkan Peraturan Pengawasan Layanan Cryptocurrency Bank
Sumber: PortaldoBitcoin Judul Asli: Banco Central tetapkan aturan untuk bank menawarkan layanan mata uang kripto Tautan Asli: https://portaldobitcoin.uol.com.br/banco-central-define-regras-para-bancos-oferecerem-servicos-de-criptomoedas/ Bank sentral Brasil pada hari Kamis (22) merilis aturan untuk bank komersial dalam menyediakan layanan jual beli mata uang kripto. Poin utama adalah mengharuskan penunjukan auditor eksternal untuk membuktikan bahwa praktik terbaik telah diterapkan dalam pemisahan aset virtual.
Instruksi normatif BCB nomor 701/2026 berlaku untuk perusahaan sebagaimana disebutkan dalam Pasal 20 resolusi, yang meliputi: bank komersial, bank valas, bank investasi, bank multifungsi, Banco de Brasil, perusahaan sekuritas, distributor sekuritas, dan perusahaan pialang valas.
Bank yang ingin menyediakan layanan aset virtual (seperti penitipan dan perantara) harus memperoleh sertifikasi teknis yang disusun oleh perusahaan independen yang memenuhi syarat. Perantara adalah istilah yang digunakan oleh bank sentral untuk aktivitas jual beli dan konversi mata uang kripto ke mata uang lokal.
Laporan ini harus membuktikan bahwa bank telah melakukan pemisahan yang efektif antara aset virtual milik klien dan aset yang dimiliki oleh bank itu sendiri, serta menyerahkan bukti cadangan yang menunjukkan bahwa perusahaan benar-benar memiliki aset virtual yang diklaim atas nama klien dan pengguna.
Dokumen ini juga harus membuktikan bahwa bank memiliki struktur tata kelola dan kepatuhan yang memadai, termasuk pengelolaan risiko dan modal serta kebijakan keamanan siber. Aturan ini secara signifikan memperluas cakupan sertifikasi teknis dan juga harus mengevaluasi layanan terkait, termasuk teknologi dan komputasi awan, kemampuan operasional penyedia pihak ketiga, serta rencana pemulihan dalam kejadian yang mempengaruhi aset klien.
Pendapat konklusif juga harus membuktikan keberadaan pengendalian internal, kebijakan pencegahan pencucian uang, serta mekanisme pemantauan risiko dan kejadian secara berkelanjutan. Bank sentral dapat meminta laporan ini diperdalam lebih lanjut, dan laporan ini harus disimpan selama minimal lima tahun untuk keperluan pengawasan.
Instruksi normatif ini akan berlaku mulai 2 Februari 2026, dan sejak tanggal tersebut, lembaga keuangan akan tunduk pada persyaratan baru.