#Gate广场创作者新春激励 Goldman Sachs melaporkan bahwa pasar secara umum memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu minggu ini. Fokus utama dari pertemuan ini terletak pada pernyataan Ketua Fed Jerome Powell dalam konferensi pers setelahnya, yang berpotensi memberikan arahan bagi aset berisiko (termasuk Bitcoin). Inti perhatian pasar adalah apakah penghentian pemangkasan suku bunga ini akan diartikan sebagai “penghentian hawkish” atau “penghentian dovish”. Jika Powell menekankan risiko inflasi, hal ini mungkin menekan ekspektasi penurunan suku bunga dan memberi tekanan pada aset berisiko; sebaliknya, jika dia mengisyaratkan bahwa penghentian pemangkasan suku bunga ini bersifat sementara dan membuka peluang untuk melanjutkan penurunan suku bunga di bulan-bulan mendatang, maka hal ini berpotensi meningkatkan harga Bitcoin dan aset berisiko lainnya. Selain itu, jika pejabat yang ditunjuk oleh Trump memberikan suara menentang keputusan mempertahankan suku bunga, hal ini dapat memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan pelonggaran di masa depan. Penjelasan Powell mengenai keputusan mempertahankan suku bunga mungkin akan memberikan dukungan bagi dolar AS, sehingga memberi tekanan pada Bitcoin yang dihitung dalam dolar. Dia juga mungkin akan ditanya tentang langkah-langkah keterjangkauan perumahan terbaru dari pemerintahan Trump (yang berpotensi mendorong inflasi jangka pendek), penyelidikan hukum terhadap dirinya secara pribadi, serta volatilitas pasar obligasi yang dipicu oleh Jepang, yang semua ini dapat memperburuk volatilitas pasar.
[Pengguna telah membagikan data perdagangannya. Buka Aplikasi untuk melihat lebih lanjut].
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Berisi konten yang dihasilkan AI
9 Suka
Hadiah
9
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Falcon_Official
· 1jam yang lalu
Mengamati dengan Seksama 🔍️
Lihat AsliBalas0
FatYa888
· 1jam yang lalu
Terburu-buru 2026 👊
Lihat AsliBalas0
楚老魔
· 1jam yang lalu
Tahun Baru Kaya Mendadak 🤑
Lihat AsliBalas0
ICameToSeeThePictur
· 1jam yang lalu
Terburu-buru 2026 👊
Lihat AsliBalas0
VisitingTheSettingSun
· 1jam yang lalu
Tahun Baru Kaya Mendadak 🤑
Lihat AsliBalas0
Amelia1231
· 1jam yang lalu
Tahun Baru Kaya Mendadak 🤑
Lihat AsliBalas0
SpeciallyTargetingChildren's
· 1jam yang lalu
Duduklah dengan nyaman dan pegang dengan baik, kita akan segera lepas landas 🛫
#Gate广场创作者新春激励 Goldman Sachs melaporkan bahwa pasar secara umum memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu minggu ini. Fokus utama dari pertemuan ini terletak pada pernyataan Ketua Fed Jerome Powell dalam konferensi pers setelahnya, yang berpotensi memberikan arahan bagi aset berisiko (termasuk Bitcoin). Inti perhatian pasar adalah apakah penghentian pemangkasan suku bunga ini akan diartikan sebagai “penghentian hawkish” atau “penghentian dovish”. Jika Powell menekankan risiko inflasi, hal ini mungkin menekan ekspektasi penurunan suku bunga dan memberi tekanan pada aset berisiko; sebaliknya, jika dia mengisyaratkan bahwa penghentian pemangkasan suku bunga ini bersifat sementara dan membuka peluang untuk melanjutkan penurunan suku bunga di bulan-bulan mendatang, maka hal ini berpotensi meningkatkan harga Bitcoin dan aset berisiko lainnya. Selain itu, jika pejabat yang ditunjuk oleh Trump memberikan suara menentang keputusan mempertahankan suku bunga, hal ini dapat memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan pelonggaran di masa depan. Penjelasan Powell mengenai keputusan mempertahankan suku bunga mungkin akan memberikan dukungan bagi dolar AS, sehingga memberi tekanan pada Bitcoin yang dihitung dalam dolar. Dia juga mungkin akan ditanya tentang langkah-langkah keterjangkauan perumahan terbaru dari pemerintahan Trump (yang berpotensi mendorong inflasi jangka pendek), penyelidikan hukum terhadap dirinya secara pribadi, serta volatilitas pasar obligasi yang dipicu oleh Jepang, yang semua ini dapat memperburuk volatilitas pasar.