BlackRock CEO Larry Fink dalam surat tahunan yang diumumkan akhir pekan lalu menunjukkan bahwa kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi global telah mencapai “tingkat yang paling serius dalam beberapa tahun terakhir”. Menurut laporan Odaily Star Journal, sebagian besar kekhawatiran yang dihadapi pelaku pasar disebabkan oleh ketidakpastian yang timbul dari kebijakan tarif yang didorong oleh pemerintahan Trump.
Perburukan Sentimen Pasar yang Disebabkan Kebijakan Tarif Pemerintahan Trump
Mr. Larry Fink menyatakan bahwa hampir semua pihak terkait industri yang ditemuinya mengungkapkan kekhawatiran yang sama. Ketidakpastian mengenai masa depan akibat kebijakan ini tampak sangat mempengaruhi psikologi investor. Berbagai skenario mengenai dampak kebijakan tarif terhadap ekonomi sedang dipertimbangkan di pasar, dan ketidakpastian ini mempercepat penurunan sentimen pasar saat ini.
Pelemahan Ekonomi yang Dirasakan oleh Manajemen Perusahaan dan Penyesuaian Jangka Pendek Pasar
CEO BlackRock menyebutkan bahwa dalam jangka pendek, pasar sedang mengalami fase penyesuaian, dan para eksekutif perusahaan juga merasakan adanya pelemahan ekonomi. Banyak pengusaha sedang mempertimbangkan revisi ke bawah terhadap prospek pertumbuhan mereka, dan perasaan ini menyebar ke seluruh pasar. Namun, ada juga pandangan bahwa skenario resesi saat ini masih belum memiliki dasar yang pasti.
Kekuatan Historis Pasar Modal dan Potensi Pemulihan Jangka Panjang
Dalam surat tahunan tersebut, kekuatan pasar modal yang telah terbukti melalui ratusan tahun sejarah kembali ditekankan. Mr. Larry Fink menunjukkan bahwa meskipun ada ketidakstabilan jangka pendek, prospek didasarkan pada fundamental pasar dan keandalan mekanisme pasar. Secara historis, pasar telah mampu melewati berbagai guncangan politik dan ekonomi serta kembali ke jalur pertumbuhan. Dari sudut pandang ini, kondisi kekhawatiran saat ini juga diperkirakan bersifat sementara.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Larefink memperingatkan tentang memburuknya kekhawatiran ekonomi dan prospek pemulihan pasar
BlackRock CEO Larry Fink dalam surat tahunan yang diumumkan akhir pekan lalu menunjukkan bahwa kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi global telah mencapai “tingkat yang paling serius dalam beberapa tahun terakhir”. Menurut laporan Odaily Star Journal, sebagian besar kekhawatiran yang dihadapi pelaku pasar disebabkan oleh ketidakpastian yang timbul dari kebijakan tarif yang didorong oleh pemerintahan Trump.
Perburukan Sentimen Pasar yang Disebabkan Kebijakan Tarif Pemerintahan Trump
Mr. Larry Fink menyatakan bahwa hampir semua pihak terkait industri yang ditemuinya mengungkapkan kekhawatiran yang sama. Ketidakpastian mengenai masa depan akibat kebijakan ini tampak sangat mempengaruhi psikologi investor. Berbagai skenario mengenai dampak kebijakan tarif terhadap ekonomi sedang dipertimbangkan di pasar, dan ketidakpastian ini mempercepat penurunan sentimen pasar saat ini.
Pelemahan Ekonomi yang Dirasakan oleh Manajemen Perusahaan dan Penyesuaian Jangka Pendek Pasar
CEO BlackRock menyebutkan bahwa dalam jangka pendek, pasar sedang mengalami fase penyesuaian, dan para eksekutif perusahaan juga merasakan adanya pelemahan ekonomi. Banyak pengusaha sedang mempertimbangkan revisi ke bawah terhadap prospek pertumbuhan mereka, dan perasaan ini menyebar ke seluruh pasar. Namun, ada juga pandangan bahwa skenario resesi saat ini masih belum memiliki dasar yang pasti.
Kekuatan Historis Pasar Modal dan Potensi Pemulihan Jangka Panjang
Dalam surat tahunan tersebut, kekuatan pasar modal yang telah terbukti melalui ratusan tahun sejarah kembali ditekankan. Mr. Larry Fink menunjukkan bahwa meskipun ada ketidakstabilan jangka pendek, prospek didasarkan pada fundamental pasar dan keandalan mekanisme pasar. Secara historis, pasar telah mampu melewati berbagai guncangan politik dan ekonomi serta kembali ke jalur pertumbuhan. Dari sudut pandang ini, kondisi kekhawatiran saat ini juga diperkirakan bersifat sementara.