Tahun 2025, laporan keuangan "Tujuh Raksasa" di pasar saham AS menunjukkan perbedaan: Microsoft (pendapatan Azure Cloud meningkat 40%), Meta (pendapatan iklan meningkat 21%), dan Apple (rebound penjualan iPhone) tampil stabil, dengan laba bersih masing-masing tumbuh 12%, 36%, dan 7%; Amazon (pertumbuhan AWS 19%) dan Alphabet (pertumbuhan bisnis cloud melambat menjadi 30%) menghadapi keraguan pasar karena lonjakan pengeluaran modal (total lebih dari miliar dolar AS); Tesla mengalami penurunan laba bersih YoY sebesar 71%, menjadi satu-satunya perusahaan yang pendapatan dan laba keduanya menurun. Tantangan umum industri semakin jelas: investasi infrastruktur AI melonjak (Microsoft dan Meta memperkirakan pengeluaran modal tahun 2026 masing-masing mencapai @E5@ miliar dan @E5@ miliar dolar AS), tetapi imbal hasil jangka pendek terbatas, ditambah dengan gempuran teknologi biaya rendah DeepSeek dan gesekan perdagangan geopolitik, sehingga logika valuasi saham teknologi beralih dari "narasi pertumbuhan" ke "verifikasi profitabilitas".
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tahun 2025, laporan keuangan "Tujuh Raksasa" di pasar saham AS menunjukkan perbedaan: Microsoft (pendapatan Azure Cloud meningkat 40%), Meta (pendapatan iklan meningkat 21%), dan Apple (rebound penjualan iPhone) tampil stabil, dengan laba bersih masing-masing tumbuh 12%, 36%, dan 7%; Amazon (pertumbuhan AWS 19%) dan Alphabet (pertumbuhan bisnis cloud melambat menjadi 30%) menghadapi keraguan pasar karena lonjakan pengeluaran modal (total lebih dari miliar dolar AS); Tesla mengalami penurunan laba bersih YoY sebesar 71%, menjadi satu-satunya perusahaan yang pendapatan dan laba keduanya menurun. Tantangan umum industri semakin jelas: investasi infrastruktur AI melonjak (Microsoft dan Meta memperkirakan pengeluaran modal tahun 2026 masing-masing mencapai @E5@ miliar dan @E5@ miliar dolar AS), tetapi imbal hasil jangka pendek terbatas, ditambah dengan gempuran teknologi biaya rendah DeepSeek dan gesekan perdagangan geopolitik, sehingga logika valuasi saham teknologi beralih dari "narasi pertumbuhan" ke "verifikasi profitabilitas".