Menurut laporan Foresight News, skandal penipuan terkait bursa kripto AAX kembali meningkat. Kepolisian Hong Kong pada 23 Desember 2025 menangkap dua pria lokal yang diduga terkait erat dengan kasus penipuan mata uang virtual di platform tersebut. Sebelumnya, AAX telah mengambil langkah-langkah seperti menghapus saluran YouTube resmi dan akun Facebook mereka, berusaha menutupi krisis yang sedang berlangsung.
Metode Penipuan Platform Semakin Terungkap
Perkembangan kejadian menunjukkan bahwa masalah AAX sudah berlangsung lama. Pada 14 November 2025, platform tersebut mengeluarkan pengumuman yang menyatakan bahwa “fungsi dompet sedang ditingkatkan, membutuhkan waktu 7-10 hari kerja untuk memulihkan aset pengguna.” Pengumuman pemeliharaan sistem yang tampaknya rutin ini sebenarnya menjadi awal pembekuan dana investor. Hanya sehari kemudian, pada 15 November, AAX tiba-tiba mengumumkan sedang mengumpulkan dana untuk memulihkan operasi normal, berusaha menutupi kekurangan akibat penangguhan penarikan dana yang menyebabkan banyak investor ingin menarik dana mereka. Serangkaian tindakan ini menunjukkan bahwa kebenaran penipuan AAX jauh lebih kompleks daripada yang awalnya diungkapkan.
Tindakan Resmi dan Kesulitan Investor
Perilaku tidak normal dari platform ini memicu perhatian otoritas pengawas. Kepolisian Hong Kong akhirnya mengambil tindakan dengan menangkap orang-orang terkait dengan tuduhan penipuan. Ini tidak hanya menandai bahwa kasus ini memasuki tahap peradilan, tetapi juga menunjukkan bahwa kerugian yang dialami investor telah mencapai tingkat yang memicu intervensi resmi. Banyak investor hingga saat ini masih belum dapat menarik aset yang dibekukan di platform tersebut.
Makna Peringatan dari Kasus Penipuan AAX
Kasus penipuan AAX ini kembali mengingatkan para pelaku pasar kripto bahwa risiko yang terkait dengan platform perdagangan mata uang virtual jauh lebih besar dari yang dibayangkan. Dari kedok peningkatan dompet hingga pengungkapan kesulitan pendanaan, dan hingga penegakan hukum oleh polisi, rantai keruntuhan platform ini sudah sangat jelas terlihat. Investor harus meningkatkan kewaspadaan dan mampu mengenali metode penipuan semacam ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Polisi Hong Kong menangkap 2 tersangka, kasus penipuan AAX terus berkembang
Menurut laporan Foresight News, skandal penipuan terkait bursa kripto AAX kembali meningkat. Kepolisian Hong Kong pada 23 Desember 2025 menangkap dua pria lokal yang diduga terkait erat dengan kasus penipuan mata uang virtual di platform tersebut. Sebelumnya, AAX telah mengambil langkah-langkah seperti menghapus saluran YouTube resmi dan akun Facebook mereka, berusaha menutupi krisis yang sedang berlangsung.
Metode Penipuan Platform Semakin Terungkap
Perkembangan kejadian menunjukkan bahwa masalah AAX sudah berlangsung lama. Pada 14 November 2025, platform tersebut mengeluarkan pengumuman yang menyatakan bahwa “fungsi dompet sedang ditingkatkan, membutuhkan waktu 7-10 hari kerja untuk memulihkan aset pengguna.” Pengumuman pemeliharaan sistem yang tampaknya rutin ini sebenarnya menjadi awal pembekuan dana investor. Hanya sehari kemudian, pada 15 November, AAX tiba-tiba mengumumkan sedang mengumpulkan dana untuk memulihkan operasi normal, berusaha menutupi kekurangan akibat penangguhan penarikan dana yang menyebabkan banyak investor ingin menarik dana mereka. Serangkaian tindakan ini menunjukkan bahwa kebenaran penipuan AAX jauh lebih kompleks daripada yang awalnya diungkapkan.
Tindakan Resmi dan Kesulitan Investor
Perilaku tidak normal dari platform ini memicu perhatian otoritas pengawas. Kepolisian Hong Kong akhirnya mengambil tindakan dengan menangkap orang-orang terkait dengan tuduhan penipuan. Ini tidak hanya menandai bahwa kasus ini memasuki tahap peradilan, tetapi juga menunjukkan bahwa kerugian yang dialami investor telah mencapai tingkat yang memicu intervensi resmi. Banyak investor hingga saat ini masih belum dapat menarik aset yang dibekukan di platform tersebut.
Makna Peringatan dari Kasus Penipuan AAX
Kasus penipuan AAX ini kembali mengingatkan para pelaku pasar kripto bahwa risiko yang terkait dengan platform perdagangan mata uang virtual jauh lebih besar dari yang dibayangkan. Dari kedok peningkatan dompet hingga pengungkapan kesulitan pendanaan, dan hingga penegakan hukum oleh polisi, rantai keruntuhan platform ini sudah sangat jelas terlihat. Investor harus meningkatkan kewaspadaan dan mampu mengenali metode penipuan semacam ini.