Marina Bay Sands Mendorong Pertumbuhan Pendapatan LVS: Bagaimana Efisiensi EBITDA Mendukung Profitabilitas

Las Vegas Sands Corp. menyelesaikan tahun 2025 dengan bukti yang meyakinkan tentang konversi profitabilitas yang kuat di Marina Bay Sands, menempatkan Singapura sebagai pusat penghasilan utama perusahaan. Properti di Singapura menghasilkan EBITDA rekor sebesar $806 juta di kuartal terakhir, dengan pendapatan tahunan mencapai sekitar $2,9 miliar. Hasil ini menunjukkan kemampuan luar biasa Marina Bay Sands untuk menerjemahkan ekspansi pendapatan menjadi profitabilitas bersih, bahkan saat pasar perjudian global menghadapi tantangan. Kinerja ini mengungkapkan ekonomi bawaan dari operasi di Singapura: seiring volume bisnis meningkat, struktur biaya dasar tetap disiplin dan dapat diskalakan. Sepanjang tahun 2025, peningkatan volume perjudian, okupansi hotel, dan aliran pendapatan tambahan diserap dalam basis biaya operasional yang relatif tetap—dinamika ini secara alami mendukung ekspansi margin dan pertumbuhan laba.

Kinerja EBITDA Rekor Mencerminkan Efisiensi Skala Operasi

EBITDA kuartalan sebesar $806 juta merupakan tonggak penting bagi waralaba Marina Bay Sands. Hasil ini menegaskan bagaimana properti ini secara efisien mengubah pendapatan tambahan menjadi pendapatan operasional. Meski menghadapi tantangan inflasi dan tarif pajak perjudian massal yang lebih tinggi, EBITDA tetap tangguh, mencerminkan pengelolaan biaya yang ketat dan keunggulan struktural yang tertanam dalam ekosistem perjudian dan perhotelan di Singapura. Perusahaan menekankan bahwa aliran pendapatan berkualitas tinggi—terutama dari segmen perjudian massal premium, tarif kamar yang tinggi, dan aktivitas non-perjudian yang resilient—mendorong pertumbuhan tanpa perlu peningkatan biaya operasional secara proporsional. Hal ini sangat berbeda dengan pasar perjudian lain seperti Makau, di mana intensitas promosi dan pergeseran ke segmen premium serta permainan rolling telah menekan margin.

Keunggulan Struktur Biaya Mendukung Konversi Pendapatan menjadi Laba

Yang membedakan Marina Bay Sands bukan hanya profitabilitas absolutnya, tetapi efisiensi dalam mengubah penjualan menjadi laba. Struktur biaya properti ini dapat diskalakan secara prediktif seiring pendapatan meningkat, artinya setiap dolar tambahan dari pendapatan perjudian atau hotel secara tidak proporsional menambah laba operasional. Leverage operasional ini berasal dari beberapa faktor: fasilitas yang matang dan teroptimasi; lingkungan regulasi dan pajak yang stabil di Singapura; serta campuran pendapatan yang seimbang antara perjudian massal dan layanan perhotelan dengan margin tinggi. Seiring volume meningkat tanpa memerlukan kenaikan biaya yang proporsional, kontribusi EBITDA menjadi mesin yang semakin terlihat dalam kerangka keuangan konsolidasi LVS. Kontras efisiensi ini dengan pasar kompetitif menegaskan nilai strategis Singapura bagi portofolio LVS.

Keunggulan Valuasi di Tengah Kinerja Industri yang Campur Aduk

Dari segi kinerja saham, LVS telah naik 6,2% dalam enam bulan terakhir, mengungguli penurunan industri sebesar 21,7%. Operator sejenis seperti Wynn Resorts dan Boyd Gaming mencatat kenaikan masing-masing 2% dan 1,3%, sementara MGM Resorts turun 5,7%. Dari segi metrik valuasi, LVS diperdagangkan dengan rasio P/E ke depan sebesar 17,54, di bawah rata-rata industri sebesar 24,28. Rasio peer menunjukkan lanskap yang campur aduk: Wynn Resorts diperdagangkan pada 20,83, Boyd Gaming pada 10,79, dan MGM Resorts pada 15,65. Diskon valuasi ini, dikombinasikan dengan kekuatan EBITDA yang dihasilkan Singapura, menunjukkan bahwa pasar mungkin belum sepenuhnya memperhitungkan kualitas dan stabilitas profil pendapatan Marina Bay Sands. Estimasi konsensus untuk EPS 2026 memproyeksikan pertumbuhan moderat sebesar 4% dari tahun ke tahun, dibandingkan dengan pertumbuhan 24,8% yang diharapkan untuk Wynn Resorts dan 10,7% untuk Boyd Gaming, sementara MGM diperkirakan mengalami penurunan sebesar 11,7%.

Faktor-Faktor yang Mendorong Ketahanan EBITDA LVS ke Depan

Melihat ke depan, konversi efisien pendapatan dari Singapura menjadi EBITDA yang tahan lama mendukung profil penghasilan LVS yang lebih seimbang di seluruh portofolionya. Meski kinerja regional tetap tidak merata, kapasitas Marina Bay Sands untuk menghasilkan EBITDA dengan margin tinggi secara struktural menyoroti keunggulan kompetitif dari model operasi ini. Seiring volume bisnis terus meningkat pada basis biaya yang tetap terkendali relatif terhadap pertumbuhan, kontribusi EBITDA dari properti Singapura diperkirakan akan tetap menjadi kontributor yang terlihat dan berkelanjutan bagi kekuatan keuangan keseluruhan LVS. Kemampuan properti ini untuk mempertahankan disiplin operasional sambil menangkap permintaan tambahan menunjukkan bahwa tingkat kinerja EBITDA serupa dapat dipertahankan dalam jangka menengah, asalkan kondisi regulasi tetap stabil dan kunjungan ke Singapura terus berlanjut.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)