Dalam pasar global minggu ini, volatilitas menandai pergerakan Bitcoin dan indeks dolar AS, mencerminkan ketidakpastian dalam perdagangan internasional. Bitcoin mengalami fluktuasi signifikan, turun hingga sekitar $60.017, level terendah dalam 16 bulan terakhir, sebelum rebound dengan kuat ke sekitar $70.300, mencatat keuntungan sebesar 13%. Berdasarkan data saat ini, BTC berada di sekitar (67.99K dengan perubahan positif sebesar 0,33% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan stabilisasi setelah turbulensi awal.
Secara paralel, indeks dolar AS menunjukkan fluktuasi serupa. Dolar sempat melewati ambang 98 poin, mencapai 98.029 )puncak dua minggu dengan +0,1%(, kemudian melemah ke 97.672 )-0,3%(. Seperti yang dilaporkan oleh RTHK, mata uang komoditas menguat dalam perdagangan terakhir di New York, dengan dolar Australia dan dolar Selandia Baru menguat lebih dari 1% terhadap dolar, masing-masing melewati level 0,7 dan 0,6. Poundsterling Inggris naik di atas 1,361 terhadap dolar )+0,7%(, sementara euro mencapai 1,182 )+0,4%. Dolar AS tetap di sekitar 157,1 yen Jepang.
Di bidang imbal hasil, obligasi Treasury AS jangka 10 tahun rebound di atas 4,2%, sementara imbal hasil jangka 2 tahun sempat menyentuh 3,5%. Pelaku pasar tetap menunggu data ketenagakerjaan Januari minggu depan, sebuah acara yang dapat mempengaruhi lebih jauh indeks dolar maupun pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari mendatang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dalam pasar global minggu ini, volatilitas menandai pergerakan Bitcoin dan indeks dolar AS, mencerminkan ketidakpastian dalam perdagangan internasional. Bitcoin mengalami fluktuasi signifikan, turun hingga sekitar $60.017, level terendah dalam 16 bulan terakhir, sebelum rebound dengan kuat ke sekitar $70.300, mencatat keuntungan sebesar 13%. Berdasarkan data saat ini, BTC berada di sekitar (67.99K dengan perubahan positif sebesar 0,33% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan stabilisasi setelah turbulensi awal.
Secara paralel, indeks dolar AS menunjukkan fluktuasi serupa. Dolar sempat melewati ambang 98 poin, mencapai 98.029 )puncak dua minggu dengan +0,1%(, kemudian melemah ke 97.672 )-0,3%(. Seperti yang dilaporkan oleh RTHK, mata uang komoditas menguat dalam perdagangan terakhir di New York, dengan dolar Australia dan dolar Selandia Baru menguat lebih dari 1% terhadap dolar, masing-masing melewati level 0,7 dan 0,6. Poundsterling Inggris naik di atas 1,361 terhadap dolar )+0,7%(, sementara euro mencapai 1,182 )+0,4%. Dolar AS tetap di sekitar 157,1 yen Jepang.
Di bidang imbal hasil, obligasi Treasury AS jangka 10 tahun rebound di atas 4,2%, sementara imbal hasil jangka 2 tahun sempat menyentuh 3,5%. Pelaku pasar tetap menunggu data ketenagakerjaan Januari minggu depan, sebuah acara yang dapat mempengaruhi lebih jauh indeks dolar maupun pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari mendatang.