Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tantangan Industri RUU Regulasi Crypto di Tengah Perdebatan Bailout
Saat diskusi tentang kemungkinan RUU regulasi kripto semakin intens di Washington, muncul ketidaksepakatan tajam antara pembuat kebijakan dan pelaku industri aset digital. Inti dari perdebatan ini adalah pertanyaan mendasar: apakah pemerintah harus pernah mempertimbangkan menggunakan dana pembayar pajak untuk menstabilkan pasar cryptocurrency. Kontroversi ini menyoroti ketegangan yang semakin meningkat tentang bagaimana regulator harus mendekati industri yang beroperasi berdasarkan prinsip ekonomi yang sangat berbeda dari keuangan tradisional.
Peringatan Warren: Dana Pembayar Pajak dan Kekhawatiran Regulasi Kripto
Pada awal 2025, Elizabeth Warren, anggota terkemuka Komite Perbankan Senat, menyuarakan penolakan keras terhadap intervensi pemerintah di pasar cryptocurrency. Suratnya kepada Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell memperingatkan terhadap apa yang dia sebut sebagai preseden berbahaya. Warren berpendapat bahwa mengalihkan uang publik untuk mendukung pasar aset digital secara efektif berarti “mengalihkan kekayaan dari pembayar pajak Amerika kepada miliarder kripto.”
Sikap senator ini mencerminkan kekhawatiran regulasi yang lebih luas yang terkait dengan beberapa faktor:
Warren secara konsisten menempatkan dirinya sebagai salah satu kritikus paling vokal terhadap sektor kripto di Washington, secara rutin menyoroti kekurangan dalam kerangka perlindungan investor dan pengawasan regulasi.
Argumen Balik Industri: Pasar Menyesuaikan Diri Tanpa Bantuan Pemerintah
Menanggapi tekanan regulasi yang meningkat, para pemimpin industri kripto mengemukakan pandangan yang sangat berbeda. Mereka menekankan bahwa pasar aset digital beroperasi berdasarkan fondasi yang sangat berbeda dari lembaga keuangan tradisional. Berbeda dengan sistem keuangan warisan yang secara historis membutuhkan penyelamatan pemerintah saat krisis, pasar cryptocurrency bergantung pada mekanisme pasar untuk menyelesaikan kegagalan.
Perbedaan inti ini mendasari posisi industri: kripto tidak pernah membutuhkan intervensi pemerintah dan, secara desain, tidak akan pernah. Ketika platform kripto menghadapi kebangkrutan, pasar menangani hasilnya melalui likuidasi, restrukturisasi, atau penutupan—mekanisme yang tidak bergantung pada sumber daya pembayar pajak. Model koreksi diri ini, para pendukung berargumen, adalah alasan utama mengapa RUU regulasi kripto tidak diperlukan terkait pertanyaan bailout.
Perpecahan Regulasi: Disiplin Pasar vs. Perlindungan Pemerintah
Ketidaksepakatan ini mencerminkan perbedaan filosofis yang lebih dalam tentang regulasi keuangan. Pendukung keuangan tradisional menginginkan adanya penyangga pemerintah yang kuat untuk mencegah keruntuhan sistemik. Industri kripto mendukung pendekatan terdesentralisasi dan berbasis pasar di mana peserta menanggung risiko dan konsekuensi sepenuhnya.
Seiring para pembuat undang-undang terus menyusun RUU regulasi kripto, kesenjangan ideologis ini kemungkinan akan tetap menjadi poin yang diperdebatkan. Perdebatan ini pada akhirnya bergantung pada apakah pembuat kebijakan memandang cryptocurrency sebagai sistem keuangan yang sedang berkembang yang membutuhkan mekanisme perlindungan pemerintah, atau sebagai ekosistem pasar mandiri yang mampu mengelola stabilitasnya sendiri tanpa dana publik.