🎭 Setelah Ditipu Dua Kali, Iran Menjadi Cerdas — Namun Trump Masih Mengirimkan Undangan



Ada satu nalar tersembunyi dalam sejarah diplomasi:
Ditipu pertama kali disebut kepercayaan. Ditipu kedua kali disebut pelajaran. Ditipu ketiga kali... itu adalah masalah Anda sendiri.

Pejabat Iran berbicara dengan sangat jelas—
"Kami tidak ingin ditipu lagi."

Kalimat ini diterjemahkan ke bahasa diplomasi adalah: satu kata di meja perundingan, naskah berbeda untuk persetujuan rudal, pertemuan seperti itu kami tidak akan adakan lagi.

Mari kita putar ulang dua putaran operasi sebelumnya: Trump menyatakan secara terbuka "mencari perjanjian damai" sambil menyetujui serangan mematikan terhadap Iran — mulut berbicara tentang perundingan, tetapi tangan tidak pernah berhenti.

Sekarang naskahnya datang lagi—
Kapal induk militer AS dan pengebom sedang meningkatkan pasukan secara besar-besaran ke Timur Tengah, sementara Gedung Putih mendorong Iran untuk duduk di meja perundingan.

Kombinasi gerakan ini... terlihat sangat familiar~

Dilema Iran terletak pada: jika tidak berunding, tekanan berlanjut; jika berunding, sejarah memberi tahu mereka hasilnya.

Dilema pasar terletak pada: setiap kali situasi Timur Tengah muncul kata "perundingan", harga minyak turun sebentar; setiap kali perundingan gagal, harga minyak berlipat ganda sebagai balasan.

Selat Hormuz masih tersumbat, penambahan pasukan masih berlangsung, meja perundingan belum duduk—
Perdamaian adalah barang paling mahal, dan saat ini tidak ada yang mampu membayar harga itu~

Permainan geopolitik pada akhirnya akan tertulis dalam harga minyak, kemudian tertulis dalam tagihan Anda~
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan