Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Korea Selatan Meluncurkan Tinjauan Mendesak Setelah Peretasan Dompet Crypto yang Disita
Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Korea Selatan Koo Yun-cheol berjanji akan segera meninjau kembali cara lembaga publik mengelola cryptocurrency yang disita setelah terjadi celah keamanan besar.
Pengumuman ini muncul beberapa hari setelah Layanan Pajak Nasional (NTS) secara tidak sengaja membocorkan frasa seed wallet dalam siaran pers resmi, yang menyebabkan pencurian sementara jutaan aset digital.
Insiden ini memperkuat pengawasan terhadap praktik penitipan aset digital pemerintah dan mempercepat seruan untuk reformasi regulasi.
Bagaimana Pelanggaran Terjadi
Pada 26 Februari 2026, NTS mengeluarkan siaran pers yang merinci penyitaan 8,1 miliar won (sekitar $5,6 juta) dari penghindar pajak bernilai tinggi. Pengumuman tersebut menyertakan foto resolusi tinggi dari dompet perangkat keras Ledger yang disita.
Salah satu gambar dilaporkan menampilkan frasa mnemonic recovery yang ditulis tangan, ditempatkan di samping perangkat yang terkait dengan wajib pajak yang diidentifikasi sebagai “Mr. C.” Frasa seed yang terbuka memungkinkan siapa saja yang melihat gambar tersebut untuk merekonstruksi wallet.
Dalam beberapa jam, seseorang yang tidak dikenal menggunakan frasa tersebut untuk mengakses wallet. Setelah menyetor sejumlah kecil Ethereum (ETH) untuk menutupi biaya transaksi, pelaku memindahkan sekitar 4 juta token PRTG, bernilai sekitar $4,8 juta, dari akun tersebut.
Dana Dicuri – Lalu Dikembalikan
Menurut laporan, seorang pria menyerahkan diri ke Kepolisian Nasional Korea pada 1 Maret 2026, mengaku bahwa dia mengakses dana tersebut karena penasaran. Pihak berwenang menyatakan bahwa aset tersebut dikembalikan ke keadaan semula setelah insiden.
Meskipun dana berhasil dipulihkan, pelanggaran ini mengungkap kerentanan dalam cara lembaga publik menangani materi kriptografi sensitif dan komunikasi publik.
Tanggapan Pemerintah dan Reformasi Kebijakan
Menteri Koo menyatakan bahwa pemerintah akan “segera menetapkan dan melaksanakan langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa terulang.” Langkah-langkah yang diusulkan termasuk memperkuat prosedur pengelolaan aset digital di seluruh lembaga publik yang menangani crypto yang disita.
Pihak berwenang juga berencana melakukan audit nasional terhadap kepemilikan crypto pemerintah. Tinjauan ini dilakukan tidak hanya setelah insiden NTS tetapi juga kegagalan penitipan lainnya, termasuk kehilangan 22 BTC dari brankas polisi Gangnam dan kasus penanganan yang salah di kantor kejaksaan.
Reformasi ini diharapkan sejalan dengan sistem pemantauan yang diperkenalkan oleh Kejaksaan Agung pada Februari 2026. Sistem tersebut mewajibkan adanya peringatan langsung untuk setiap pergerakan tidak sah dari aset digital yang disita.