Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah meningkat pesat dalam beberapa minggu terakhir, secara langsung mempengaruhi pasar energi global. Serangan militer AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada akhir Februari, dan konflik telah meluas dengan tindakan balasan Iran. Perkembangan ini telah mengganggu lalu lintas pengiriman di Selat Hormuz secara serius, yang membawa sekitar dua puluh persen pengiriman minyak dan gas alam dunia. Serangan Iran terhadap infrastruktur energi dan kapal tanker telah menyebabkan gangguan pasokan, sementara sinyal keterlibatan dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab semakin meningkatkan risiko. Akibatnya, harga minyak mentah Brent telah naik ke sekitar $108 per barel dalam beberapa hari terakhir, dan analis menyarankan bahwa harga bisa mencapai $120 jika konflik berlanjut. Tekanan geopolitik ini memperkuat lingkungan inflasi, menyebabkan bank sentral mempertahankan kebijakan suku bunga ketat dan memicu tekanan jual pada aset berisiko. Para ahli menekankan bahwa jika konflik diselesaikan dengan cepat, harga minyak bisa kembali ke normal dengan cepat, tetapi ketidakpastian saat ini dapat menyebabkan fluktuasi pasar jangka panjang. Investor memantau ketegangan ini secara ketat dan menata ulang portofolio mereka sesuai.
Harga minyak yang meningkat memiliki dampak luas pada ekonomi global dan secara langsung memperkuat penarikan di pasar cryptocurrency. Brent mentah mencapai $108 per barel meningkatkan biaya energi, mendorong ekspektasi inflasi, dan menyebabkan bank sentral seperti Federal Reserve menunda pemotongan suku bunga. Harga minyak yang tinggi juga meningkatkan biaya produksi dan logistik, menyusutkan laba perusahaan, memperlambat pertumbuhan ekonomi, dan mengurangi minat investor terhadap aset berisiko. Di sektor kripto, efek ini memperketat likuiditas, meningkatkan biaya peluang dari aset seperti Bitcoin dan Ethereum, memicu tekanan jual, dan menyebabkan kerugian tambahan sekitar lima persen dari total kapitalisasi pasar. Analis menekankan bahwa kenaikan harga minyak sebagian besar bersifat geopolitik, tetapi harga bisa kembali normal segera dengan potensi perbaikan di sisi pasokan, dan bahwa dinamika fundamental dari siklus bull tetap tidak berubah. Investor memantau efek ini secara ketat, mengelola risiko jangka pendek sambil terus melindungi peluang jangka panjang.
#BitcoinWeakens
#CryptoMarketPullback
#CreatorLeaderboard