Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya telah mengamati selama beberapa waktu bagaimana banyak trader pemula masih belum menguasai sepenuhnya candlestick Jepang, jadi saya memutuskan untuk berbagi apa yang telah saya pelajari tentang alat dasar ini.
Candlestick Jepang muncul berabad-abad yang lalu di Jepang, khususnya dalam perdagangan beras selama abad ke-17. Yang menarik adalah bahwa ini tetap menjadi salah satu alat paling efektif untuk membaca pasar hingga saat ini. Pada dasarnya, setiap candlestick memberi tahu sebuah cerita tentang apa yang terjadi selama periode waktu tertentu, entah satu jam, satu hari, atau satu minggu.
Setiap candlestick memiliki empat poin kunci yang harus Anda hafal: harga pembukaan (di mana mulai), harga penutupan (di mana berakhir), titik tertinggi yang dicapai, dan titik terendah. Empat data ini adalah semua yang Anda perlukan untuk menafsirkan dengan benar apa yang sedang terjadi.
Sekarang, inilah yang penting. Candlestick Jepang dibagi menjadi dua kategori dasar. Jika harga penutupan berada di atas pembukaan, Anda memiliki candlestick bullish (umumnya berwarna hijau atau putih) yang menunjukkan tekanan pembeli. Jika menutup di bawah, itu bearish (berwarna merah atau hitam) dan menunjukkan tekanan penjual. Tampaknya sederhana, tetapi sebagian besar kesalahan terjadi ketika trader mengabaikan informasi dasar ini.
Apa yang benar-benar memberi Anda keunggulan adalah mengenali pola-pola. Misalnya, pola palu adalah favorit saya karena muncul tepat saat Anda mengharapkan perubahan. Memiliki badan kecil dengan bayangan bawah yang panjang, biasanya di akhir penurunan, dan sering menunjukkan bahwa pembeli mulai mengambil kendali. Kemudian ada pola hanging man, yang merupakan kebalikan: muncul setelah kenaikan dan bisa menunjukkan kelelahan.
Juga ada pola engulfing, yang cukup mudah dikenali. Pola bullish engulfing menunjukkan dua candlestick di mana yang kedua benar-benar menelan yang pertama, menandakan perubahan ke arah atas. Engulfing bearish adalah kebalikannya.
Dalam praktiknya, apa yang telah berhasil bagi saya adalah menggunakan candlestick Jepang untuk tiga hal utama. Pertama, menentukan momentum: ukuran badan dan panjang bayangan memberi tahu seberapa kuat pergerakan tersebut. Kedua, mengukur volatilitas: candlestick besar berarti pergerakan harga yang lebih besar. Ketiga, mengidentifikasi titik pembalikan sebelum kebanyakan orang menyadarinya.
Sejujurnya, menguasai candlestick Jepang adalah salah satu jalan pintas terbaik untuk meningkatkan analisis teknikal Anda. Ini bukan sihir, melainkan belajar membaca apa yang pasar tunjukkan secara konstan.