Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja menyadari satu hal: Charles Hoskinson pasti merupakan salah satu nama yang paling sering disalahpahami dalam dunia crypto. Orang-orang biasanya hanya melihat dia sebagai sosok yang kontroversial di media sosial, tetapi pada kenyataannya Charles Hoskinson adalah sosok dengan pemikiran yang tajam dan benar-benar telah mengubah cara kita memandang blockchain.
Kisah ini dimulai dari hari-hari awal Ethereum. Charles Hoskinson pernah menjadi CEO pertama dari proyek ini, dan visi-nya tidak berbeda jauh dengan Vitalik—menciptakan sebuah platform untuk aplikasi terdesentralisasi. Namun kemudian terjadi konflik soal tata kelola. Sementara Charles mendukung model berbasis keuntungan untuk mengumpulkan dana dengan lebih cepat, pihak lain justru menginginkan jalur yang nirlaba. Pada tahun 2014, dia pergi, dan sejarah mata uang kripto pun berubah.
Alih-alih bersedih, Charles Hoskinson memutuskan untuk membangun miliknya sendiri. Pada tahun 2015, dia bersama Jeremy Wood mendirikan IOHK, dan sejak saat itu Cardano pun lahir. Tanpa basa-basi, tanpa terasa meledak dengan promosi—Cardano adalah blockchain yang dibangun di atas fondasi penelitian akademik yang ketat. Setiap komponen dinilai oleh para akademisi, setiap keputusan memiliki dasar teknis.
Meskipun ada kritik bahwa Cardano adalah “rantai zombie”, hingga akhir 2024 sudah ada lebih dari 1.000 proyek yang beroperasi di blockchain ini. Sistem PoS-nya hanya mengonsumsi sebagian energi yang dibutuhkan Bitcoin, dan ini benar-benar penting di tengah kekhawatiran tentang pemborosan energi saat ini.
Karakter Charles Hoskinson selalu menuai kontroversi. Dia tidak ragu mengkritik siapa pun—dari para jurnalis hingga para pesaing—bahkan sampai pada para pengkritik dirinya sendiri. Jujur? Ada. Profesional? Tidak pernah sekalipun. Tapi Anda tidak bisa bilang dia membosankan. Bahkan, Charles Hoskinson pernah bertanya kepada komunitas di Twitter apakah dia adalah “kanker” bagi Cardano, dan 51,6% menjawab “iya”. Namun demikian, dia tetap melanjutkan.
Belakangan ini, Charles Hoskinson telah memperluas arena sampai ke dunia politik. Dia secara terbuka mendukung Robert F. Kennedy Jr. untuk jabatan presiden Amerika Serikat, mengkritik pemerintahan Biden atas kebijakan crypto yang menekan, dan bahkan mengusulkan sebuah “Tuyên ngôn quyền” bagi pengguna crypto. Pada bulan November tahun lalu, dia mengumumkan “Chiến dịch Cơ bản” untuk mengidentifikasi celah-celah dalam pasar crypto Amerika Serikat. Dia juga bertemu dengan Presiden Argentina Javier Milei untuk membahas integrasi blockchain ke dalam sistem-sistem pemerintahan.
Baik Cardano berhasil atau tidak, satu hal yang jelas: Charles Hoskinson tidak pernah berhenti mengejar visinya. Disalahpahami, dikritik, disukai atau dibenci—tapi dia tetap terus membangun. Dan itulah yang membuatnya menjadi sosok yang patut diperhatikan dalam sejarah crypto.