Saya menyadari bahwa banyak trader pemula meremehkan pentingnya membaca candle Jepang dengan benar. Sayang sekali, karena menguasai model-model ini benar-benar dapat mengubah cara Anda mendekati pasar.



Mari kita mulai dengan Marubozu, yaitu candle tanpa bayangan atau dengan sangat sedikit bayangan. Nama ini secara harfiah berarti "kepala gundul" dalam bahasa Jepang, dan itulah persisnya: sebuah candle yang bersih, tanpa cacat. Saat Anda melihatnya, itu berarti ada keyakinan pasar yang nyata. Jika itu adalah Marubozu biru dalam tren naik, itu bisa berarti tren akan berlanjut. Tapi dalam tren turun, hati-hati—mungkin ini sinyal bahwa para pembeli mulai mengambil kendali. Kebalikannya pada Marubozu merah: kelanjutan penurunan atau potensi pembalikan ke atas.

Berikutnya ada Doji. Ini terjadi ketika pembukaan dan penutupan hampir sama. Pola ini adalah keraguan pasar. Pembeli dan penjual berada pada posisi seimbang, dan terus terang, ini adalah momen ketika Anda harus tetap waspada.

Tapi favorit saya untuk trading candle Jepang yang efektif adalah Master Candle. Yang satu ini menelan empat candle berikutnya. Biasanya antara 30 dan 150 poin. Keindahan dari hal ini adalah: jika Anda melihat candle kelima mematahkan batas-batas Master Candle, Anda mendapatkan sinyal yang benar-benar nyata. Ini adalah pola kuat yang rutin saya gunakan.

Sekarang, bagaimana cara memeriksa apakah pola Anda benar-benar valid? Ada tiga hal sederhana: pertama, tunggu sampai candle benar-benar menutup. Selama masih dalam pembentukan, Anda hanya melihat setengah dari ceritanya. Kedua, konfirmasi dengan level support dan resistance. Pola saja tidak cukup. Dan ketiga, masukkan ini ke dalam strategi keseluruhan Anda, bukan secara terpisah.

Untuk praktiknya, ini yang sering saya lakukan: saya mengatur tiga EMA (20, 60, 100) pada grafik 4H. Ketika yang biru berada di atas yang merah dan yang hijau, itu adalah tren naik. Ketika sebaliknya, itu bersifat bearish. Lalu, saya menunggu harga kembali untuk menguji EMA-EMA itu, dan di sana saya mencari candle untuk masuk. Bisa berupa Marteau, Étoile filante, Engloutissement—tidak masalah selama konsisten dengan tren.

Stop loss saya biasanya saya letakkan 10 pips di atas candle saat masuk. Untuk target, saya menggunakan pivot mingguan.

Hal penting yang perlu diingat: candle Jepang adalah psikologi pasar yang dikristalkan dalam grafik. Ini memberi tahu siapa yang mengendalikan harga pada momen yang tepat ini—pembeli atau penjual. Dan siapa pun yang bisa membacanya, akan punya keunggulan selangkah.

Satu hal terakhir: selalu latihan dulu di akun demo. Trading candle bisa sangat menguntungkan jika Anda menguasai manajemen risiko. Tapi Anda harus belajar tanpa risiko terlebih dahulu. Pola-pola candle Jepang trading itu kuat, namun membutuhkan disiplin dan latihan. Ayo, sekarang giliran Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan