Baru saja mengetahui bahwa Elon Musk ternyata harus meluruskan orang-orang soal latar belakang etnisnya di Twitter pada tahun 2024. Tampaknya semua orang mengira dia adalah Afrikaner, tetapi sebenarnya dia berasal dari latar belakang British/English. Bagian yang menarik? Dia membandingkan dirinya dengan J.R.R. Tolkien, yang juga lahir di South Africa tetapi memiliki orang tua Inggris. Keduanya lahir di sana, keduanya punya warisan Inggris—semacam paralel yang keren.



Musk lahir di Pretoria pada tahun 1971, dan Tolkien di Bloemfontein pada tahun 1892. Artikel itu menyebutkan bahwa Musk cukup terobsesi dengan karya-karya Tolkien, jadi mungkin itulah sebabnya koneksi itu menonjol baginya. Tampaknya karya Tolkien bahkan ikut berperan saat Musk berkencan dengan Grimes, yang agak acak tapi juga sangat sesuai dengan dirinya.

Semuanya bermula karena seseorang membuat postingan blog yang menggambarkan didikan Musk sebagai “keluarga Afrikaner di Afrika Selatan pada masa apartheid,” dan dia hanya ingin meluruskan semuanya. Masuk akal—identitas budaya itu penting, dan Afrikaner vs orang Afrika Selatan berbahasa Inggris itu cukup berbeda secara historis. Sepertinya bahkan para miliarder pun peduli agar kisah mereka sendiri benar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan