Belakangan ini banyak teman bertanya kepada saya tentang cara memulai investasi saham Hong Kong, sebenarnya berinvestasi di saham Hong Kong lebih sederhana dari yang dibayangkan. Bursa Hong Kong sebagai salah satu dari sepuluh pusat keuangan internasional terbesar di dunia, saat ini memiliki lebih dari 2600 perusahaan tercatat, dengan total nilai pasar mendekati 38 triliun HKD, perusahaan besar seperti Tencent, Alibaba, BYD semuanya terdaftar di sini, volume pasar dan tingkat kematangannya tidak perlu diragukan lagi.



Saya akan mulai dengan menjelaskan karakteristik perdagangan saham Hong Kong, ini harus dipahami oleh pemula. Saham Hong Kong menerapkan mode perdagangan T+0, yaitu pembelian hari ini bisa langsung dijual hari itu juga, tanpa batasan jumlah transaksi, sama seperti saham AS. Penyelesaian transaksi adalah T+2, artinya uang hasil penjualan hari Senin baru bisa dicairkan hari Rabu, tetapi bisa langsung digunakan untuk transaksi lanjutan. Ada satu hal penting lagi—saham Hong Kong tidak memiliki batasan kenaikan dan penurunan harga, tetapi saham-saham besar memiliki mekanisme pengaturan volatilitas, indeks Hang Seng dan indeks konstituen China jika dalam 5 menit kenaikan atau penurunan lebih dari 10% akan masuk ke periode pending, hanya bisa diperdagangkan dalam rentang harga tertentu.

Jam perdagangan dibagi menjadi tiga bagian: 09:00-09:30 adalah sesi harga pembukaan, 09:30-12:00 dan 13:00-16:00 adalah sesi perdagangan berkelanjutan, dan 16:00-16:08 adalah sesi penutupan harga. Unit transaksi terkecil adalah 1 lot, tetapi jumlah saham per lot berbeda-beda, Tencent misalnya 100 saham per lot, beberapa perusahaan mungkin 10 saham atau puluhan ribu saham.

Mengenai cara berinvestasi di saham Hong Kong, ada tiga metode utama. Yang pertama adalah membeli saham secara langsung, ini adalah cara yang paling tradisional. Kode saham Hong Kong terdiri dari 5 digit yang diawali angka 0, terbagi antara papan utama dan papan pengembangan, kode papan pengembangan diawali 08. Disarankan pemula mulai dari papan utama karena perusahaan di sana lebih matang dari segi bisnis dan keuangan. Saham Hong Kong juga mendukung short selling, tetapi hanya untuk sekuritas tertentu yang diizinkan untuk dijual kosong, sekitar 1000-an saham. Untuk membeli saham Hong Kong, bisa melalui broker terkenal seperti Futu Securities, Tiger Securities, harus menggunakan HKD atau USD, perhatikan juga biaya konversi mata uangnya.

Metode kedua adalah berinvestasi indeks atau ETF, ini risiko lebih terkendali untuk pemula. Ada tiga indeks utama di pasar Hong Kong: Hang Seng Index, Hang Seng China Enterprises Index, dan Hang Seng Tech Index. Yang paling representatif adalah Hang Seng Index, yang mencakup perusahaan papan utama dengan kapitalisasi pasar terbesar dan volume transaksi paling aktif, saat ini ada 83 saham konstituen, dengan total nilai pasar lebih dari 60% dari total pasar saham Hong Kong. Untuk berinvestasi indeks bisa menggunakan futures atau ETF, tetapi futures memiliki ambang minimum 50.000 HKD, jadi kebanyakan orang memilih ETF. ETF adalah dana yang diperdagangkan di bursa, bisa dibeli dan dijual seperti saham biasa, misalnya Fidelity Hang Seng Index ETF, MSCI Hong Kong ETF, semuanya mengikuti indeks Hang Seng dan bisa langsung diperdagangkan di platform broker.

Metode ketiga adalah kontrak selisih harga (CFD), ini lebih cocok untuk trader jangka pendek. CFD mirip futures tetapi dengan leverage yang lebih fleksibel, dan tidak ada batasan minimum, bisa melakukan posisi long maupun short. Keuntungan trading CFD di saham Hong Kong adalah biaya rendah, tidak ada komisi hanya spread, leverage sangat fleksibel, biasanya 1 sampai 30 kali lipat untuk saham, bahkan bisa sampai 200 kali lipat untuk indeks, jauh lebih tinggi dari broker tradisional yang biasanya 2-4 kali. Contohnya, membeli saham Tencent secara normal membutuhkan lebih dari 30.000 HKD, tetapi dengan CFD mungkin hanya beberapa dolar AS saja sudah bisa masuk pasar, biaya jauh lebih murah. Tentu saja leverage adalah pedang bermata dua, bisa memperbesar kerugian, jadi harus hati-hati.

Untuk memilih saham, sebaiknya fokus pada saham blue chip, yaitu perusahaan besar dan stabil, sudah matang. Tencent, Alibaba adalah contoh yang baik. Melihat performa tahun lalu, Xiaomi naik lebih dari 120%, Ctrip naik 94%, BYD naik 24%, ini adalah beberapa saham Hong Kong yang cukup populer.

Kalau Anda benar-benar ingin mulai berinvestasi di saham Hong Kong, prosesnya tidak rumit. Cari platform broker terpercaya, biasanya mereka akan memberikan akun demo dengan dana virtual untuk latihan. Setelah itu, deposit dana, jika pakai Visa atau Mastercard biayanya lebih murah. Cari nama atau kode saham yang ingin dibeli, atur apakah mau beli atau jual, jumlah, leverage, stop loss dan take profit, lalu langsung order. Prosesnya bisa selesai dalam beberapa menit.

Secara keseluruhan, tingkat kesulitan berinvestasi di saham Hong Kong sebenarnya tidak tinggi, yang penting adalah memahami aturan pasar dan menemukan metode investasi yang cocok untuk diri sendiri. Pemula bisa mulai dari ETF indeks, lalu setelah terbiasa baru mencoba saham individual atau instrumen lain. Pasar saham Hong Kong matang dan teratur, likuiditasnya juga baik, layak untuk dipelajari dan dicermati.
HK500,16%
HSCHKD-0,39%
TCOM0,73%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan