Meningkatkan daya ingat sebenarnya sangat sederhana.


Pertama, lupa adalah fenomena yang sangat alami, jadi tidak perlu terlalu khawatir.
Profesor Scott Small dari Columbia University mengatakan bahwa otak secara aktif melemahkan sebagian ingatan untuk membantu membersihkan informasi yang sudah ketinggalan zaman atau tidak berguna; ini disebut teori pelupaan aktif.
Selain itu, para peneliti di Yale University mengajukan teori kelebihan beban isyarat: semakin banyak informasi yang terhubung oleh satu isyarat, semakin sulit bagi ingatan tertentu untuk ditemukan secara akurat.
Jadi, untuk meningkatkan daya ingat perlu tepat sasaran, mengurangi gangguan antar informasi, serta membangun posisi yang jelas untuk pengetahuan dan jalur pengambilan yang unik.
Secara konkret, bisa dimulai dari 6 hal.
Pertama, tambahkan isyarat yang berbeda untuk pengetahuan yang sulit diingat. Jangan terus-menerus membaca materi yang sama; bisa diganti dengan kelas terbuka, film dokumenter, gambar, atau buku lain. Pembicara yang berbeda, serta visual dan latar yang berbeda, semuanya dapat menambah pintu pengambilan baru untuk pengetahuan yang sama.
Kedua, kelompokkan pengetahuan yang mirip untuk perbandingan horizontal. Cari dulu persamaan di antara keduanya, lalu tegaskan perbedaannya; ini biasanya lebih mudah membentuk koneksi daripada menghafal tiap topik secara terpisah, dan juga bisa mengurangi kebingungan saat mengingat.
Ketiga, bangun dulu kerangka besar, lalu ingat detailnya. Saat belajar sejarah, bisa mulai dari menyusun garis waktu; saat belajar bidang baru, kuasai dulu kategori utama dan latar belakangnya, lalu masukkan tokoh, tahun, dan konsep ke dalamnya.
Keempat, saat mempelajari pengetahuan baru, sekaligus ulas pengetahuan lama yang relevan. Tempatkan konten baru dan lama untuk dibandingkan, lalu pastikan hubungan dan perbedaannya; ini dapat mengurangi gangguan timbal balik dari informasi yang mirip saat proses pengambilan.
Kelima, saat perlu memproses atau memanggil banyak informasi secara fokus, utamakan memperkuat materi yang sudah dipelajari. Jangan sekaligus menyelipkan banyak pengetahuan yang benar-benar asing, karena informasi baru dan lama mudah saling mengganggu; bahkan bagian yang sebelumnya sudah dikuasai pun bisa menjadi kabur.
Keenam, jangan berulang kali memberi tahu diri sendiri bahwa daya ingat Anda buruk. Temuan penelitian yang dikutip dalam materi tersebut menunjukkan bahwa ketika seseorang diberi tahu dirinya tidak pandai untuk jenis tugas tertentu, performa aktualnya juga bisa menurun. Keyakinan, emosi, dan tekanan psikologis turut memengaruhi daya ingat dan kemampuan pengambilan.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan