Miskin, sejak kapan itu jadi masalah moral?


Ibunya si gadis berkata, “Kalian miskin karena seluruh keluarga kalian tidak mau berusaha.”
“Orang tuanya, sejak hari dia lahir, sudah tahu bahwa dia kelak akan menikah. Dua puluh lebih tahun ini tidak disiapkan, bukan karena tidak bertanggung jawab, tapi karena tidak sayang pada anak.”
“Orang tuanya tidak bertanggung jawab, tidak sayang pada anak. Nanti juga tidak akan sayang pada menantu maupun cucu.”

Kakak kucing melihat beberapa kalimat ini. Sekilas memang terdengar seperti ada benarnya, tapi kenapa terasa makin dipikir makin tidak beres 🤣
Misalnya saat dia berkata:
“Kalau pihak pria di usia awal 20-an belum punya rumah belum punya mobil, tidak apa-apa.”
“Tapi orang tuanya, sejak hari dia lahir, sudah tahu bahwa dia kelak akan menikah. Dua puluh lebih tahun ini tidak disiapkan, bukan karena tidak bertanggung jawab, tapi karena tidak sayang pada anak.”

Miskin, sejak kapan juga jadi masalah moral?
Kalau sebuah keluarga tidak menyiapkan rumah untuk pernikahan anaknya, apakah berarti orang tua itu malas, egois, dan tidak sayang pada anak?
Itu sama saja seperti mengatakan:
Orang tua sejak anak lahir sudah tahu bahwa pendidikan tinggi itu penting, tapi akhirnya anak tidak masuk Tsinghua atau Peking University
Kalau begitu berarti orang tua juga tidak sungguh-sungguh menyiapkan, tidak bertanggung jawab, tidak sayang pada anak?
Kakak kucing akhirnya paham: letak logika yang paling “ampuh” dari rangkaian ini adalah…
Hanya melihat hasil, tidak memerhatikan apakah orang biasa punya kemampuan atau tidak?

Banyak orang tua sebenarnya tidak tidak ingin membelikan rumah untuk anaknya.
Tapi karena mereka sendiri dari dulu bekerja keras seumur hidup di pabrik, proyek bangunan, pasar sayur, dan pekerjaan sejenis lainnya.
Uang yang didapat harus untuk menafkahi keluarga, membiayai anak sekolah, mengobati orang tua yang sakit, dan sebagainya
Pada akhirnya, bisa saja mereka sudah menghabiskan seluruh tenaga untuk membesarkan anak sampai hidupnya aman dan selamat.

Mungkin kamu bisa menyalahkan seorang pria yang tidak punya rumah dan mobil
Itu pilihan pribadimu
Dan bisa juga merasa bahwa kondisi dua keluarga tidak cocok
Itu memang masalah nyata
Tapi tidak mungkin karena keluarga orang lain tidak punya uang, lalu langsung menyimpulkan:
“Orang tuanya tidak bertanggung jawab, tidak sayang pada anak, dan nanti juga tidak akan sayang pada menantu serta cucunya.” Bukankah itu kesimpulan seperti itu?

Kalau tidak punya uang, itu masalah kondisi ekonomi
Kalau tidak bertanggung jawab, itu masalah karakter
Kakak kucing merasa dua hal ini tidak boleh dicampur aduk.

Kakak kucing sekarang merasa, saat ini banyak orang membahas pernikahan, kok masih harus membungkus realitas menjadi penghakiman moral?

Kalau tidak menghargai sebuah keluarga, boleh saja jujur: kondisi tidak cocok.
Tidak perlu menambahkan lagi kalimat:
“Kalian miskin karena seluruh keluarga kalian tidak mau berusaha.”

Kakak kucing akhirnya ingin bertanya kepada semua orang:
Kalau sebuah keluarga tidak menyiapkan rumah untuk pernikahan anak laki-lakinya, menurut kalian itu berarti orang tua tidak bertanggung jawab, dan seharusnya dari dulu sudah menyiapkan?
Atau kalian merasa kemampuan keluarga biasa memang terbatas itu hal yang wajar, dan tidak bisa menyamakan kondisi ekonomi yang buruk dengan tidak sayang?
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan