Google NotebookLM resmi berganti nama menjadi “Gemini Notebook”, mendukung penulisan kode, serta integrasi mendalam dengan Google Search

Google 宣宣布其 aplikasi catatan AI yang sangat populer, NotebookLM, resmi berganti nama menjadi “Gemini Notebook”. Menurut pemberitaan media luar《The Verge》, aplikasi ini akan tetap mempertahankan format operasional sebagai aplikasi mandiri, serta melakukan integrasi yang lebih mendalam dengan Gemini dan Google Search. Pada saat yang sama, aplikasi ini juga meluncurkan fitur baru bagi perusahaan dan pengguna kelas atas yang memungkinkan pengguna menulis dan menjalankan kode.

(Ringkasan: Uni Eropa kembali mengayunkan palu anti-monopoli! memaksa Google membuka izin Android dan Search kepada asisten AI pesaing)
(Tambahan konteks: AS memulai penyelidikan pelanggaran paten memori Samsung; Nvidia, Google, dan Broadcom juga ikut menjadi pihak yang dituduh)

Raksasa teknologi Google semakin menyerap dan memperkuat ekosistem kecerdasan buatannya (AI). Pada 16 Juli 2026 pukul waktu Taipei, menurut pemberitaan media luar《The Verge》, Google mengumumkan bahwa aplikasi catatan AI andalannya NotebookLM resmi berganti nama menjadi “Gemini Notebook”. Langkah ini tidak hanya menyatukan nama merek, tetapi juga menandakan bahwa alat tersebut akan mengalami lompatan besar dalam peningkatan fitur.

Meski telah berganti nama, Google menegaskan Gemini Notebook tetap akan ada sebagai aplikasi independen, tidak akan sepenuhnya digabungkan ke aplikasi utama Gemini. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan posisi produk yang berfokus pada pencatatan dan manajemen pengetahuan.

Dari Project Tailwind ke asisten AI serba bisa

Melihat kembali perjalanan aplikasi ini, Google pertama kali memperkenalkannya pada acara developer I/O Mei 2023 dengan kode “Project Tailwind” sebagai kemunculan awal proyek catatan AI personal tersebut. Kemudian pada Juli tahun yang sama, aplikasi ini diluncurkan secara luas dengan nama NotebookLM.

Dalam beberapa tahun terakhir, tim Google terus menyuntikkan fitur-fitur kuat ke dalamnya, membuatnya berkembang dari sekadar alat teks menjadi asisten AI serba bisa. Misalnya, aplikasi ini mampu mengubah ringkasan catatan yang dingin menjadi “AI podcast” berbentuk percakapan bersama pembawa acara virtual, membuat slide presentasi naratif, bahkan memproduksi video pendek bergaya TikTok. Baru-baru ini, aplikasi ini sudah mendukung menghubungkan catatan langsung ke aplikasi Gemini. Ke depannya, aplikasi ini juga berencana membawa fitur catatan ke pengalaman AI obrolan “AI Mode” dari Google Search.

Dukungan eksekusi kode, integrasi mendalam komputasi awan

Selain penataan ulang merek, perubahan nama ini juga diiringi pembaruan kelas pembunuh (killer) yang ditujukan untuk pengguna profesional. Pemberitaan menyebutkan bahwa Gemini Notebook kini dapat terhubung ke komputer awan yang aman, sehingga pengguna bisa langsung di dalam aplikasi “menulis dan menjalankan kode (Code)”.

Fitur baru yang telah diumumkan sejak bulan lalu ini saat ini diprioritaskan untuk pengguna Google AI Ultra serta pelanggan perusahaan di Workspace. Sementara itu, untuk pengguna Pro pada umumnya, akses ke fitur tersebut juga akan diberikan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan melalui versi web. Perubahan nama merek, integrasi silang lintas platform yang lebih dalam, dan peluncuran fitur eksekusi kode baru semuanya menunjukkan ambisi Google untuk menjadikan Gemini Notebook sebagai bagian penting dari strategi teka-teki ekosistem AI mereka secara keseluruhan.

AVGO-4,90%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan