Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
3 Altcoin Ini Berpotensi Pecahkan Rekor ATH Baru di Februari 2024
Ketiga altcoin ini menunjukkan formasi bullish dan berpotensi mencatat rekor ATH baru di bulan Februari.
Awal tahun 2024 membawa dinamika harga yang beragam di pasar kripto. Meski puncak harga baru berhasil tercapai di paruh pertama bulan Januari, koreksi tajam justru terjadi di paruh kedua bulan yang sama. Untuk itu, BeInCrypto menyoroti deretan altcoin unggulan di bulan Februari yang berpotensi mencetak rekor ATH baru.
Garis Tren Support Celestia (TIA) Bisa Menyeret Harga ke Puncak Baru
Harga Celestia (TIA) telah menanjak di sepanjang garis tren support naik (ascending support) sejak awal November 2023. Lalu, pada 15 Januari 2024, aksi naik ini berpuncak pada rekor ATH baru di angka US$20,40 .
Meski harga TIA amblas sejak saat itu, TIA berhasil memantul pada tanggal 23 Januari, memvalidasi garis tren support naik dan area support horizontal US$14,40. Sejauh ini, garis tren ini sudah berusia 86 hari.
Sementara harga TIA memantul, begitu juga Relative Strength Index (RSI) (lingkaran hijau). Kalangan trader pasar umumnya menggunakan RSI sebagai indikator momentum untuk mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual). Berbekal informasi ini, mereka bisa menentukan waktu terbaik untuk mengakumulasi atau menjual aset.
Pembacaan RSI di atas 50 dan tren naik menandakan bahwa keunggulan masih berpihak pada bull, sedangkan RSI di bawah 50 menunjukkan hal sebaliknya.
Salah seorang trader kripto Altcoin Sherpa menyebutkan bahwa walaupun terdapat potensi untuk mencapai rekor ATH baru, dia meramal harga akan terus berfluktuasi dalam kisaran yang sempit (choppy). Apabila tren pemantulan berlanjut, TIA berpotensi naik sebesar 43% menuju resistance berikutnya di US$24,60.
Namun, terlepas prediksi harga TIA yang bullish, terjadinya breakdown dari garis tren support naik dapat memicu penurunan sebesar 16% menuju area support US$14,40.
PENDLE Catat Kenaikan Parabolik
Harga PENDLE telah menanjak di sepanjang garis tren support naik parabolik sejak Agustus 2023. Sebagai catatan, garis tren ini telah memperoleh beberapa kali validasi, yang terakhir adalah pada 10 Januari 2024 (ikon hijau). Terlebih, laju kenaikan ini semakin cepat usai terjadinya pemantulan.
Berdasarkan wave count yang tersaji, PENDLE sekarang berada di gelombang kelima dan terakhir dari tren naiknya. Para analis teknikal kerap memanfaatkan teori Elliott Wave untuk menilai arah tren dengan menelaah pola harga yang berulang serta psikologi investor.
Mengingat gelombang kelima lebih panjang dari 0,618 kali panjang gelombang pertama dan ketiga, maka gelombang kelima berpotensi memanjang hingga mencapai panjang yang sama dengan kombinasi dua gelombang sebelumnya.
Jika kenaikan terus berlanjut, PENDLE dapat mencatat rekor ATH baru di angka US$3,30, yang berarti naik 15% dari harga saat ini.
Kendati pergerakan harganya positif, trader kripto Income Sharks memprediksi bahwa koreksi dalam jangka pendek kemungkinan akan terjadi.
Walaupun prediksi harga PENDLE ini bullish, penutupan harga di bawah US$2,40 dapat memicu penurunan sebesar 25% menuju garis tren support naik parabolik di US$1,90.
Render (RNDR) Jadi Penutup Daftar Altcoin yang Siap Cetak Rekor ATH
Analisis teknikal pada time frame mingguan menunjukkan bahwa RNDR telah menanjak dalam pergerakan naik lima gelombang sejak Juni 2023. Apabila wave count ini terbukti benar, artinya RNDR kini sedang berada di gelombang kelima dan terakhir dari pergerakan naiknya.
Di samping itu, harganya sempat memantul di awal tahun, memvalidasi area support horizontal US$3,60 (ikon hijau) dan memulai gelombang kelima. Bila wave count ini terbukti akurat, maka gelombang kelima bisa memanjang ke angka US$8,35, atau naik 75% di atas harga RNDR saat ini. Adapun raihan ini akan menandai rekor ATH baru untuk RNDR.
Sementara itu, trader kripto King Crypto optimis bahwa kenaikan harga akan terus berlanjut.
Meski prediksi harga RNDR ini bullish, penutupan di bawah US$3,60 akan membatalkan wave count tersebut. Setelah itu, RNDR terancam turun 50% menuju support terdekat di US$2,40.
Bagaimana pendapat Anda tentang potensi ketiga altcoin ini untuk mencatat rekor ATH baru di Februari 2024? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!
sumber : id.beincrypto.com