Salah satu kejutan geopolitik paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir telah mengguncang pasar global, dan kripto bereaksi dalam hitungan menit. Donald Trump mengonfirmasi operasi tempur yang dipimpin AS terhadap Iran dalam pidato delapan menit di Gedung Putih. Ia membenarkan serangan tersebut sebagai upaya untuk menghilangkan ancaman nuklir dan memperingatkan potensi konsekuensi tingkat rezim. Eskalasi ini mengikuti tindakan preventif sebelumnya oleh Israel, dan laporan ledakan di Teheran segera muncul. Investor langsung beralih ke mode risiko rendah, mengirim gelombang kejut melalui pasar keuangan global.
Pasar cryptocurrency menjual dengan tajam saat ketakutan menyebar. Bitcoin turun dari sekitar $68.000 menjadi hampir $63.000 dalam hitungan menit, memicu lebih dari $100 juta likuidasi dalam waktu singkat. Altcoin mengalami kerugian yang lebih besar karena kepanikan mendominasi sentimen jangka pendek. Reaksi ini mengikuti pola yang sudah dikenal, karena trader sering memperlakukan kripto sebagai aset berisiko tinggi selama krisis geopolitik dan memindahkan modal ke alternatif yang lebih aman.
Beberapa faktor mempercepat penurunan ini. Ketidakpastian terkait perang yang meningkat menekan semua pasar keuangan sekaligus. Harga minyak melonjak karena kekhawatiran tentang gangguan pasokan di jalur kritis. Pada saat yang sama, investor mengalihkan dana ke tempat aman tradisional seperti emas dan perak. Rotasi modal ini mengurangi likuiditas jangka pendek dari pasar kripto dan memperburuk volatilitas. Dari sudut pandang analisis Bitcoin, kejutan makro mendadak sering memicu penurunan cepat sebelum pasar stabil kembali.
Ketegangan masa lalu antara AS dan Iran memberikan konteks penting. Dalam episode sebelumnya, Bitcoin awalnya turun tetapi kemudian pulih dengan kuat setelah ketidakpastian mereda. Pada 2019, Bitcoin pertama kali bereaksi negatif terhadap kekhawatiran meningkatnya konflik sebelum naik hampir 30% setelahnya. Kelemahan jangka pendek, oleh karena itu, tidak selalu menentukan trajektori jangka panjang. Jika ketegangan stabil, permintaan terhadap Bitcoin bisa kembali dengan cepat.
Trader kini perlu mengamati beberapa perkembangan secara dekat. Eskalasi lebih lanjut dapat mendorong Bitcoin ke level $60.000, di mana support utama mungkin menghadapi tekanan. Di sisi lain, de-eskalasi bisa memicu reli pemulihan, karena pasar sering rebound setelah kejelasan menggantikan ketidakpastian. Keterlibatan Iran dalam penambangan kripto juga menambah kompleksitas, karena gangguan operasional dapat mempengaruhi aktivitas jaringan dan meningkatkan volatilitas.
Pergerakan harga Bitcoin saat ini mencerminkan sensitivitas tinggi terhadap berita utama. Level support utama tetap berada di bawah tekanan, dan sentimen dapat berubah dengan cepat setiap kali ada pembaruan geopolitik. Aliran berita kini menjadi penggerak pasar, memaksa trader tetap disiplin dan menghindari keputusan emosional selama periode volatilitas ekstrem.
Eskalasi ini telah mengubah pandangan jangka pendek pasar global dan memperkuat eksposur kripto terhadap risiko geopolitik. Bitcoin turun dengan cepat, tetapi pola historis menunjukkan ketahanan setelah ketegangan mereda. Langkah selanjutnya tergantung pada apakah konflik meningkat atau menstabil. Sampai sinyal yang lebih jelas muncul, pasar akan terus bereaksi terhadap setiap perkembangan baru.
Artikel Terkait
ChatGPT Memprediksi Harga XRP dan Bitcoin Jika Perang AS–Iran Memperburuk Lebih Lanjut
Prediksi Harga XRP 2026: Strategi Portofolio Terbaik Pasangkan XRP Dengan Pepeto untuk Potensi Kenaikan 150x Sementara Solana Melorot
Crypto Kap Terbawah Terbaik 2026: Solana Menargetkan $150 dan XRP Menargetkan $3 tetapi Pepeto Memiliki Matematika 100x yang Tidak Bisa Dicocokkan oleh Token Kapitalisasi Besar