Kontrol jangka panjang Amerika Serikat terhadap industri minyak dan gas Venezuela adalah fenomena yang menarik. Peneliti dari New York University Carolyn Kissane menunjukkan bahwa dalam situasi risiko geopolitik yang sangat tinggi, sulit membayangkan perusahaan akan terburu-buru masuk untuk mencari keuntungan. Ini mencerminkan sebuah kenyataan: ketika ketidakpastian politik menjadi norma, pelaku pasar akan memperlambat langkah mereka. Bagi investor yang memperhatikan pola energi global dan alokasi aset, tren geopolitik semacam ini sering mempengaruhi ekspektasi pasar komoditas utama, dan selanjutnya mempengaruhi logika penetapan harga aset risiko secara keseluruhan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ConfusedWhale
· 7jam yang lalu
Geopolitik ini benar-benar bisa mengguncang pasar, contoh nyata adalah minyak dan gas Venezuela
Ketika risiko politik meningkat, uang pintar semua pergi, siapa yang berani memegang arang panas ini
Tatanan energi berubah, komoditas utama ikut bergoyang, bahkan seluruh aset risiko harus dihitung ulang
Inilah mengapa beberapa investasi terlihat menguntungkan tetapi tidak ada yang berani menyentuhnya, biaya ketidakpastian terlalu tinggi
Lihat AsliBalas0
POAPlectionist
· 10jam yang lalu
Risiko politik ini benar-benar bisa membuat perusahaan takut, contoh nyata adalah minyak dan gas Venezuela
Ketika geopolitik menjadi tidak stabil, modal langsung menarik diri, tidak ada yang berani bertaruh pada ketidakpastian semacam ini
Logika ini sebenarnya sangat jelas, semakin tinggi risiko, logika penetapan harga otomatis akan berubah
Indikator utama pasar energi adalah tingkat stabilitas politik, makanya tidak heran tidak ada yang masuk
Pada akhirnya, uang akan mengalir ke tempat yang aman, siapa sih yang berani berinvestasi di tengah-tengah bom?
Lihat AsliBalas0
WhaleWatcher
· 01-09 23:22
Risiko geopolitik yang tinggi membuat modal kabur, logika ini tidak salah... Amerika Serikat mengendalikan minyak dan gas Venezuela? Kedengarannya lebih rumit daripada tata kelola crypto, jujur saja.
Lihat AsliBalas0
SilentObserver
· 01-08 04:52
Risiko geopolitik... Jujur saja, itu seperti bertaruh dan kalah, siapa yang berani maju
---
Masalah Venezuela itu, Amerika ingin menguasai sendiri tapi perusahaan semua takut haha
---
Ketika ketidakpastian politik mencapai puncaknya, modal mulai berpura-pura mati, logika ini tidak masalah
---
Dalam hal pola energi... memang mempengaruhi ekspektasi pasar, kita para investor ritel harus ikut menanggung risikonya
---
Tidak heran tidak ada yang berani mencari emas, risikonya tinggi banget, siapa yang mau ambil alih?
---
Analisis dari Kissane sebenarnya menyentuh inti masalahnya, uang yang tidak bodoh akan mengalir ke tempat yang pasti
Lihat AsliBalas0
liquiditea_sipper
· 01-08 04:46
Risiko geopolitik ini benar-benar merupakan kekuatan tak terlihat yang mempengaruhi penetapan harga pasar, banyak orang belum menyadarinya... Situasi di Venezuela memang membuat investor institusional semuanya sedang menunggu dan melihat
Lihat AsliBalas0
MerkleDreamer
· 01-08 04:41
Ketidakstabilan geopolitik akan menyebabkan modal menyusut, logika ini berlaku di mana saja, termasuk minyak dan gas. Permainan catur Venezuela ini dikendalikan oleh Amerika Serikat tetapi juga berisiko, perusahaan-perusahaan sedang menunggu arah angin agar stabil.
Lihat AsliBalas0
DataChief
· 01-08 04:30
Risiko geopolitik memang sulit dijelaskan dengan satu kata, situasi di Venezuela ini lebih kompleks... Pasar memang akan menjadi takut, tidak ada yang berani bertaruh pada kartu politik
Kontrol jangka panjang Amerika Serikat terhadap industri minyak dan gas Venezuela adalah fenomena yang menarik. Peneliti dari New York University Carolyn Kissane menunjukkan bahwa dalam situasi risiko geopolitik yang sangat tinggi, sulit membayangkan perusahaan akan terburu-buru masuk untuk mencari keuntungan. Ini mencerminkan sebuah kenyataan: ketika ketidakpastian politik menjadi norma, pelaku pasar akan memperlambat langkah mereka. Bagi investor yang memperhatikan pola energi global dan alokasi aset, tren geopolitik semacam ini sering mempengaruhi ekspektasi pasar komoditas utama, dan selanjutnya mempengaruhi logika penetapan harga aset risiko secara keseluruhan.