ZachXBT, seorang detektif on-chain, baru-baru ini mengungkapkan sebuah kasus penipuan yang dirancang dengan cermat di platform Twitter. Kasus ini melibatkan sebuah akun bernama yuna, yang mengaku sebagai korban pencurian dompet Trust Wallet dengan menyamar sebagai wanita dan memalsukan pengalaman pencurian tersebut, sehingga menarik perhatian dan interaksi dari komunitas secara besar-besaran. Pengungkapan ini kembali mengingatkan komunitas kripto untuk waspada terhadap penipuan yang melibatkan penyamaran identitas.
Narasi Palsu di Balik Kasus Pencurian Trust Wallet
Menurut penyelidikan ZachXBT, akun yuna mengklaim bahwa dompet Trust Wallet-nya telah diretas oleh hacker dengan kerugian sekitar 300.000 dolar AS. Identitas “korban” ini berhasil menarik simpati dan perhatian banyak pengguna komunitas. Namun, penyelidikan mendalam menunjukkan bahwa akun korban tersebut sebenarnya adalah sebuah karakter penipuan yang dirancang dengan cermat, bertujuan membangun kepercayaan dan memperluas pengaruh.
Akun Sering Mengubah Identitas dan Mempromosikan Banyak Token Penipuan
Yang lebih mengejutkan adalah catatan perilaku nyata dari akun yuna. Data dari ZachXBT menunjukkan bahwa akun ini pernah melakukan perubahan nama pengguna secara sering dalam waktu singkat, sebanyak 44 kali, dan setiap kali perubahan berusaha menciptakan identitas dan persona baru. Selama periode ini, akun tersebut mempromosikan ratusan token Meme yang termasuk dalam kategori Rug Pull, di mana proyek-proyek tersebut secara tipikal melakukan penipuan dengan menarik dana investor lalu segera kabur.
Komunitas Kripto Perlu Tingkatkan Kesadaran Pencegahan
Bahaya dari penipuan semacam ini terletak pada kemampuannya membangun identitas korban yang terpercaya, memanfaatkan rasa simpati dan keinginan untuk membantu dari komunitas, lalu mengarahkan pengguna ke proyek penipuan. Upaya terus-menerus dari peneliti keamanan seperti ZachXBT sangat penting untuk menjaga keamanan komunitas, dan mengingatkan pengguna agar memverifikasi identitas dan riwayat akun sebelum berinteraksi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
ZachXBT mengungkap jaringan penipuan di Twitter, identitas palsu dan skema "ganda" dengan token Rug
ZachXBT, seorang detektif on-chain, baru-baru ini mengungkapkan sebuah kasus penipuan yang dirancang dengan cermat di platform Twitter. Kasus ini melibatkan sebuah akun bernama yuna, yang mengaku sebagai korban pencurian dompet Trust Wallet dengan menyamar sebagai wanita dan memalsukan pengalaman pencurian tersebut, sehingga menarik perhatian dan interaksi dari komunitas secara besar-besaran. Pengungkapan ini kembali mengingatkan komunitas kripto untuk waspada terhadap penipuan yang melibatkan penyamaran identitas.
Narasi Palsu di Balik Kasus Pencurian Trust Wallet
Menurut penyelidikan ZachXBT, akun yuna mengklaim bahwa dompet Trust Wallet-nya telah diretas oleh hacker dengan kerugian sekitar 300.000 dolar AS. Identitas “korban” ini berhasil menarik simpati dan perhatian banyak pengguna komunitas. Namun, penyelidikan mendalam menunjukkan bahwa akun korban tersebut sebenarnya adalah sebuah karakter penipuan yang dirancang dengan cermat, bertujuan membangun kepercayaan dan memperluas pengaruh.
Akun Sering Mengubah Identitas dan Mempromosikan Banyak Token Penipuan
Yang lebih mengejutkan adalah catatan perilaku nyata dari akun yuna. Data dari ZachXBT menunjukkan bahwa akun ini pernah melakukan perubahan nama pengguna secara sering dalam waktu singkat, sebanyak 44 kali, dan setiap kali perubahan berusaha menciptakan identitas dan persona baru. Selama periode ini, akun tersebut mempromosikan ratusan token Meme yang termasuk dalam kategori Rug Pull, di mana proyek-proyek tersebut secara tipikal melakukan penipuan dengan menarik dana investor lalu segera kabur.
Komunitas Kripto Perlu Tingkatkan Kesadaran Pencegahan
Bahaya dari penipuan semacam ini terletak pada kemampuannya membangun identitas korban yang terpercaya, memanfaatkan rasa simpati dan keinginan untuk membantu dari komunitas, lalu mengarahkan pengguna ke proyek penipuan. Upaya terus-menerus dari peneliti keamanan seperti ZachXBT sangat penting untuk menjaga keamanan komunitas, dan mengingatkan pengguna agar memverifikasi identitas dan riwayat akun sebelum berinteraksi.